3 Bahaya Gerakan Khilafatul Muslimin yang Perlu Kita Hindari!

3 Bahaya Gerakan Khilafatul Muslimin yang Perlu Kita Hindari!

- in Suara Kita
203
0
3 Bahaya Gerakan Khilafatul Muslimin yang Perlu Kita Hindari!

Saat ini, kita dikejutkan oleh sebuah video yang diunggah oleh Dafid Fuadi di akun Facebook miliknya. Di dalam video tersebut, memperlihatkan segerombolan orang berboncengan menggunakan sepeda motor. Berkonvoi melintasi jalan area di Brebes Jawa tengah. Mereka-mereka ini  dilengkapi dengan seragam hijau putih sambil membawa papan bertuliskan “Khilafah Solusi Tuntas Problem Ummat” dan “Khilafah Itu Ibadah Khilafah Itu Miliknya Umat Islam”. Terus menyusuri jalan sambil membagikan “amplop” entah apa isinya.

Fakta ini, sebetulnya bukanlah solusi apalagi tawaran. Melainkan sebagai “penyakit umat” yang telah sejak lama muncul dan saat ini mulai diteriakkan kembali. Meskipun, gerakan khilafatul muslimin ini menyatakan tidak sama dengan gerakan HTI yang telah dibubarkan itu. Namun, mereka masih membawa “slogan basi” yang semua orang sudah merasa muak dengan hal-hal yang semacam itu. Seperti khilafah yang dianggap sebagai solusi problem umat dan khilafah yang dianggap ibadah sekaligus milik umat Islam.

Waspada 3 Bahaya Gerakan Khilafatul Muslimin

Tetapi, keberadaannya segerombolan orang yang berkonvoi meneriakkan khilafah Islam ini juga tidak boleh kita anggap remeh. Sebab, ada tugas besar bagi kita untuk (menyelamatkan) masyarakat secara umum, utamanya masyarakat “awam”. Agar, mereka tidak mudah termakan sebuah janji-janji dan slogan suci tentang khilafah yang mulai kembali dijunjung ini. Sebab, ada 3 bahaya khilafatul muslimin yang harus kita hindari.

Pertama, dari segi sejarahnya. Gerakan khilafatul muslimin ini berdiri pada tahun 1997. Didirikan oleh orang yang pernah dua kali masuk penjara karena terlibat dalam aksi radikalisme-terorisme. Yaitu Abdul Qadir Hasan Baraja. Dia pernah dipenjara selama 3 tahun, pada tahun 1979 karena keterlibatannya atas Teror Warman. Juga, dipenjara selama 13 tahun, akibat kasus bom di Jawa Timur dan Borobudur pada 1985.

Artinya apa? meskipun gerakan khilafatul muslimin ini menganggap jauh berbeda dengan HTI, namun kita bisa lihat dari jejak kelam sejarahnya. Bahwa, ini tentunya gerakan yang sangat-sangat membahayakan bagi NKRI. Meskipun, siapa saja pendirinya, jelas yang namanya gerakan khilafah atau gerakan negara Islam di Indonesia mutlak tidak bisa kita terima keberadaannya.

Kedua, yang namanya gerakan khilafah sebagai solusi itu hanyalah ilusi. Bukan sebagai penyelesai masalah umat. Tetapi, justru pembawa masalah terhadap keumatan itu sendiri. Dan ini perlu kita waspadai serta jangan mudah terlena dengan slogan-slogan khilafah ajaran Islam atau slogan khilafah sebagai solusi menuntaskan problem umat.

Karena, kita harus tahu satu hal. Bahwa, khilafah itu adalah (sistem politik) di era para sahabat Nabi. Tentunya, yang berkaitan dengan sisitem/kebijakan adalah ide yang mengacu pada prinsip-prinsip roda kepemimpinan yang ada di eran-nya. Artinya, khilafah itu bukan agama atau-pun bukan ajaran Islam yang termaktub di dalam kitab suci. Melainkan ide kepemimpinan yang sudah tidak relevan di era kita hari ini. Bahkan, kita mungkin pernah mendengar penyesalan seorang yang terjebak dengan tawaran negara khilafah di negara ISIS itu? Cobalah pikirkan secara akal sehat kita.

Ketiga, telah sejak lama kita jelaskan berkali-kali. Bahwa siapa-pun yang ingin menegakkan negara Islam secara formal di Indonesia itu mutlak mereka adalah aktor politik yang memanfaatkan label keagamaan sebagai jalan untuk menguasai tatanan. Sebab, bisa kita bayangkan jika para penyokong khilafah itu berkuasa di negeri ini. Lalu, bagaimana kenyataan sosial kita? Pasti akan penuh kehancuran dan mereka hanya memiliki kepentingan tentang kelompoknya saja. Bahkan yang lain akan menjadi korban.            

Jadi, perihal gerakan Khilafatul Muslimin yang baru-baru ini muncul ke luar permukaan itu perlu kita waspadai dan jangan mudah terlena bergabung di dalamnya. Sebab, sejak dulu telah begitu banyak orang yang mengungkapkan sebuah fakta dan realita. Bahwa, khilafah itu bukan solusi umat, melainkan hanyalah ilusi yang tidak akan pernah menyelesaikan problem umat. Melainkan akan membawa problem bagi keutamaan itu sendiri. Maka, waspadalah dan jangan mudah terlena dengan bujuk rayuannya.

Facebook Comments