3 Kesalahan Mendidik Anak, Hingga Mereka Mudah Terjangkit Virus Radikalisme

3 Kesalahan Mendidik Anak, Hingga Mereka Mudah Terjangkit Virus Radikalisme

- in Suara Kita
227
0
3 Kesalahan Mendidik Anak, Hingga Mereka Mudah Terjangkit Virus Radikalisme

Kalau kita amati, ada 3 kesalahan besar di dalam mendidik anak-anak. Baik di rumah atau-pun di sekolah. Hingga, 3 kesalahan ini, justru akan merusak psikis dan menyebabkan “imunitas” anak-anak rendah. Dan itu akan menjadi faktor terpenting, mengapa anak-anak rentan terjangkit virus radikalisme.

Ada-pun 3 hal ini, di antaranya; Pertama, mendidik anak dengan cara membentak. Kedua, menggunakan sistem ancaman atau jalan kekerasan. Ketiga, sikap membeda-bedakan anak, baik di sekolah atau di rumah. Tiga hal ini sangatlah berpengaruh besar terhadap karakter, tekanan emosional dan mentalitas anak jika tidak segera dibenahi.

Pertama, kebiasaan negatif yang dilakukan oleh orang tau dan bahkan guru. Ketika mendidik anak dengan cara membentak. Entah karena sulitnya memahami pelajaran, malas belajar atau alasan apa-pun. Hingga, cara membentak selalu dilakukan sebagai solusi, agar anak bisa mengikuti kemauan orang tua atau guru dalam segi belajar-mengajar.

Lantas, tahukah kita, seberapa buruk terhadap perkembangan mentalitas dan karakter anak ketika mereka dibentak? Pertama, secara tidak langsung ini akan berpengaruh terhadap perkembangan mental dan karakter anak yang didik dengan bentakan seperti itu. Karena, mereka (anak-anak) akan memahami jalan (membentak) sebagai solusi.

Sehingga, ini akan semakin membawa satu pengetahuan negatif. Anak-anak akan mudah terjangkit virus radikal dengan corak yang demikian. Bahwa, jalan membentak, jalan memarahi atau jalan kebencian dalam bentuk olok-olok akan menjadi kebiasaan yang dibenarkan. Bahkan, mereka akan menganggap hal demikian sebagai sesuatu yang perlu dilakukan.

Kedua, kebiasaan negatif selanjutnya di dalam mendidik anak adalah dengan cara mengancam dan menggunakan cara kekerasan. Seperti halnya, ketika anak-anak tidak mengerjakan PR malas di dalam belajar. Maka, kebiasaan ini tentu sangatlah buruk sekali.

Karena, di satu sisi ini akan semakin merusak nalar-kecerdasan anak. Di sisi lain tentunya ini akan mengajarkan anak. Bahwa, jalan mengancam dan jalan kekerasan itu akan dianggap sebagai kebenaran. Dan itu akan tertanam di dalam diri mereka sebagai watak, karakter atau sikap yang “mendarah- daging” dalam diri mereka.

Maka, dalam kondisi yang demikian tentunya anak-anak akan jauh lebih mudah terjangkit virus radikalisme. Mengapa? karena sikap mengancam atau jalan kekerasan merupakan karakter penting dari virus radikalisme tersebut. Sebagaimana, anak-anak akan mudah diajarkan bagaimana memusuhi, membenci atau bahkan bertindak zhalim atau melakukan kekerasan terhadap orang lain yang dianggap musuh.

Ketiga, mendidik anak-anak dengan cara membeda-bedakan, baik di sekolah atau di rumah. Sejatinya akan sangat berdampak buruk terhadap karakter, mental dan sikap anak-anak tentang sebuah perbedaan. Misalnya, di sekolah anak yang pintar mendapatkan perlakuan yang jauh berbeda dengan yang kurang pintar dari gurunya. Begitu juga ada fakta, terkait perlakuan yang membeda-bedakan ketika ada anak didik yang beda keyakinan dan lain sebagainya.

Lantas, apa pengaruhnya? Ini tentu akan semakin mengajarkan kepada anak-anak. Perihal upaya menyikapi sebuah perbedaan yang condong berpihak. Artinya, ini akan menjadi satu pelajaran negatif. Bahwa, mereka yang didik dengan cara membeda-bedakan, niscaya ini akan sangat berpengaruh terhadap sikap dan pola pikir mereka terhadap sebuah perbedaan yang ada di dalam kehidupan sosial. Mereka akan membedakan identitas-identitas yang melekat dengan identitas-identitas di luar dirinya.

Sebab, bisa saja anak-anak kelak akan bersikap acuh dan anti terhadap perbedaan. Bahkan, ini akan menjadi satu peluang besar anak-anak mudah terjangkit virus radikalisme. Karena misi mereka memang sangat jelas, ingin memberantas sebuah perbedaan yang ada di negeri ini.

Oleh karena itulah, 3 hal negatif yang saya paparkan di atas di dalam mendidik anak itu perlu dihilangkan. Baik di sekolah atau-pun di rumah. Sebab, ini akan sangat berpengaruh terhadap mental, pola pikir da sikap mereka ke depan. Karena, ini akan menjadi problem penting. Di mana, anak-anak akan mudah terjangkit virus radikalisme. Jadi, mari mendidik anak dengan melepaskan tiga sikap yang demikian demi melindungi mereka para generasi bangsa dari virus perusak bangsa ini.

Facebook Comments