Agar Bermedsosmu Bernilai Ibadah, Jadikanlah 3 Pesan Al Quran Ini sebagai Pedoman

Agar Bermedsosmu Bernilai Ibadah, Jadikanlah 3 Pesan Al Quran Ini sebagai Pedoman

- in Keagamaan
245
0
Agar Bermedsosmu Bernilai Ibadah, Jadikanlah 3 Pesan Al Quran Ini sebagai Pedoman

Hadirnya media sosial (medsos) dalam kehidupan kita bukan tanpa efek. Efek yang paling nyata yang bisa kita lihat hari ini adalah adanya perpecahan dan konflik berkepanjangan antarsesama anak bangsa. Baik karena dipicu masalah politik, perbedaan golongan, dan agama.

Krisis Etika di Medsos

Pada mulanya, kita tahu bahwa adanya medsos tak lebih dari sekadar sebagai taman bermain untuk mengisi kekosongan waktu. Akan tetapi, mengapa adanya media sosial itu hari ini malah menjadi timbulnya perpecahan dan disintegrasi sosial?

Ada banyak faktor yang sebenarnya bisa kita ajukan. Akan tetapi, secara umum, hal itu disebabkan karena dalam bermedsos, kita tak lagi mengindahkan etika. Etika dihilangkan.

Dalam bermedsos, kita menjelma sebagai individu-individu yang bebas nilai, yang tidak lagi dipandu oleh nilai-nilai etika dan moralitas. Sehingga, dengan begitu, dengan mudah kita melakukan hal-hal yang sebenarnya bertentangan dengan etika dan moralitas.

Misalnya, menyebar berita hoax, melakukan provokasi, melakukan intimidasi hingga yang paling parah, melakukan kekerasan cyber.

Di Indonesia, hal itu marak terjadi. Bahkan, Digital Civility Index (DCI, 2021) yang mengukur tingkat kesopanan digital di seluruh dunia menempat warganet Indonesia sebagai warganet yang paling tidak sopan se-Asia Tenggara.

Menurut DCI, ada tiga faktor yang menyebabkan tingkat kesopanan warganet Indonesia anjlok: 1) adanya hoax dan penipuan yang cukup tinggi, daei 13 persen naik menjadi 47 persen; 2) ujaran kebencian, dari 5 persen naik menjadi 27 persen; 3) adanya diskriminasi sebesar 13 persen.

Itu semua adalah contoh nyata bahwa dalam bermedsos, kita telah mengalami krisis etika dan krisis moralitas. Hingga pada tahap selanjutnya, media sosial itu sendiri menjadi benalu yang menghancurkan kerukunan dan keharmonisan kita.

3 Pesan Al Quran yang Harus Dijadikan Pedoman Bermedsos

Menanggalkan etika dan moralitas dalam bermedsos itu jelas adalah kesalahan fatal. Sebab, sejatinya, tidak ada satu fragmen kehidupan ini yang bisa dipisahkan dari etika dan moralitas itu sendiri, termasuk dalam bermedsos.

Karena itu, menyikapi adanya krisis etika di media sosial itu, sudah selayaknya bagi kita semua untuk kembali pada nilai-nilai etis yang telah diajarkan oleh Al Quran selama ini. Harapannya, dengan kembali pada nilai-nilai etis Al Quran itu, adanya konflik dan perpecahan yang terjadi di medsos itu bisa segera kita akhiri.

Dalam kaitannya dengan hal itu, beberapa nilai-nilai etis Al Quran yang laik kita aplikasikan dalam bermedsos adalah;

Pertama, jangan menyebar informasi bohong. Menyebar informasi bohong adalah sesuatu yang dilarang oleh Al Quran. Bahkan, Al Quran sampai mengancam orang-orang yang menyebar informasi bohong dengan menyebutnya sebagai orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah Swt.

Allah Swt. berfirman: “Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta” (QS. An-Nahl [16]: 105). Sebab, selain tidak baik, menyebar informasi bohong juga dapat menimbulkan fitnah dan perselisihan di antara umat manusia.

Kedua, jangan menggunakan kata-kata yang kasar. Sebaliknya, gunakanlah kata-kata yang baik. Allah Swt. berfirman: ”…dan berkatalah kalian semua kepada manusia dengan perkataan yang baik…” (QS. Al Baqarah: 83).

Mengapa? Karena kata-kata merupakan pintu yang luas, yang dari pintu tersebut, kebenaran ataupun keburukan bisa keluar. Ada sebuah pribahasa mengatakan, ”kata-kata yang baik saja punya potensi menimbulkan kesalahan, apalagi yang buruk.” Karena itu wajar bila Al Quran menganjurkan kita bertutur kata yang baik-baik. Sebab, kata-kata yang buruk memiliki mudarat atau dampak yang buruk pada kehidupan kita.

Berhati-hatilah dalam berkata-kata dimedsos. Pastikan bahwa kata-kata yang kita katakan, sudah kita pertimbangkan secara matang agar tidak menimbulkan ketegangan di antara sesama pengguna medsos.

Ketiga, jadikan medsos sebagai wahana untuk menyebarluaskan kebaikan. QS. Al Baqarah: 148 memerintahkan kita agar berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan. Dalam QS. Al Maidah ayat 2, Allah Swt. juga berfirman: ”Berlomba-lombalah dalam urusan kebaikan dan ketakwaan dan jangan berlomba-lomba dalam dosa dan permusuhan.”

Karena itu, agar aktivitas bermedsos kita bernilai ibadah, jadikanlah aktivitas itu untuk menyebarkan kebaikan. Sebab, dengan kita mengisi medsos kita dengan informasi-informasi kebaikan, itu akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Dan dari situ, kita juga akan mendapat nilai pahala dari kebaikan yang kita sebarluaskan.

Itulah beberapa nilai-nilai etis Al Quran yang diajarkan kepada kita dalam menjalani kehidupan. Yang secara umum, juga sangat relevan untuk kita praktikkan dalam bermedsos.

Facebook Comments