Senin, 26 Agustus, 2019
Informasi Damai
Archives by: Hatim Gazali

Hatim Gazali

Hatim Gazali Posts

Awas, Anak Kita Rentan Terpapar Radikalisme

Awas, Anak Kita Rentan Terpapar Radikalisme
Suara Kita
Kemudahan akses internet yang dimiliki oleh anak-anak kita menempatkan mereka sebagai pihak yang rentan  terpapar radikalisme. Bayangkan saja, waktu yang mereka habiskan untuk mengakses internet sedemikian luas, bahkan lebih panjang waktu ketimbang waktu bermain dengan sebayanya. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menemukan bahwa pengguna internet di Indonesia mencapai 171,17 juta jiwa atau sekitar 64,8 persen dari total populasi penduduk Indonesia. Dari segi umur, anak di usia 15-19 tahun mempunyai ...
Read more 3

Tantangan Moderatisme Beragama

Tantangan Moderatisme Beragama
Suara Kita
Kemenangan Jokowi-KH. Ma’ruf Amin pada pemilihan presiden 2019 menyisakan tantangan yang tidak ringan di masa mendatang. Selain gugatan dan kegaduhan dari lawan politiknya, kemenangannya disambut dengan tingginya politik identitas dan menguatnya kelompok non-moderat. Memang sejak pilkada DKI, penggunaan simbol-simbol agama menyeruak begitu tajam. Penggunaan dalil-dalil Qur’an di ruang publik cukup mewarnai atmosphere politik DKI yang dimulai dari kontroversi surat al-Maidah ayat 51 yang diiringi aksi berjilid-jilid dan serangkaian aksi yang ...
Read more 1

Berpuasa dari Kebencian

Berpuasa dari Kebencian
Suara Kita
Sekalipun sepanjang hari umat Islam melaksanakan ibadah puasa, namun penyebaran ujaran kebencian dan hoaks tampaknya belum ada tanda segera surut. Puasa dilaksanakan, penyebaran hoaks dan ujaran kebencian pun dijalankan. Keduanya tampak seakan tak bertentangan. Semburan hoaks dan ujaran kebencian ini diduga oleh sebagian orang terjadi karena tiga hal. Pertama, masifnya media sosial sehingga para konsumennya tidak memiliki keleluasan waktu untuk menyaring informasi yang diterimanya. Hoaks dan ujaran kebencian ibarat bola ...
Read more 2

8 Pintu Radikalisme di Kampus

8 Pintu Radikalisme di Kampus
Suara Kita
Salah satu visi pendidikan UNESCO adalah bagaimana menciptakan orang-orang terdidik yang dapat hidup bersama (to live together) di tengah keragaman. Visi ini semakin menantang di era ini meningat semakin tingginya intoleransi dan politik identitas, tidak hanya pada skala nasional, melainkan juga di kalangan mahasiswa. Penelitian Wahid Foundation tahun 2017 menemukan lebih dari 60 % aktivis rohis siap berjihad dalam pengertian yang lebih keras. Bahkan, ada 11 juta masyarakat Indonesia siap ...
Read more 2

Mengakhiri Permusuhan Sebelum Ramadhan

Suara Kita
Alhamdulillah, kita segera akan memasuki bulan Ramadhan. Sebuah bulan yang diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki tatanan kehidupan berbangsa dan bernegera setelah nyaris porak poranda akibat terpaan friksi di tengah masyarakat karena pemilu. Sebelum memasuki bulan Ramadhan, bulan sya’ban adalah sebuah bulan yang istimewa karena pada bulan ini terjadi peristiwa besar, yaitu perubahan arah kiblat yang semula menghadap masjid al-Aqsha di Palestina menjadi masjid al-haram di Mekkah. Pada pertengahan ini atau ...
Read more 1

Mendidik Untuk Menjadi Duta Damai

Suara Kita
Salah satu mata kuliah yang saya ampu di Sampoerna University adalah Humanistic Studies (HS) atau pendidikan agama. Mata kuliah ini tergolong unik. Uniknya adalah jika di Perguruan Tinggi pada umumnya terdapat pendidikan agama Islam, Kristen, Hindu dan sebagainya sesuai dengan agama mahasiswanya, maka di Sampoerna University, Humanistic Studies tidak membedakan dan memisahkan mahasiswa berdasarkan agamanya. Karena itulah, Humanistic Studies ini seperti mata kuliah Studi Agama-Agama atau Agama-Agama di Dunia di ...
Read more 0

Wajah Islam Nir Kekerasan

Keagamaan
Di tangan bung Tomo, teriakan takbir dan semangat agama menjadi modal untuk membangkitkan rasa nasionalisme untuk mengusir penjajah di negeri ini. Tapi, kata Allahu Akbar itu kini seringkali bersanding dengan sejumlah kekerasan dan diskriminasi. Lihat saja aksi-aksi beberapa umat islam yang melakukan pengrusakan dan kekerasan sembari meneriakkan ucapan takbir. Bahkan, tengok saja sejumlah video para teroris yang kerap meneriakkan kata “Allahu Akbar” untuk menghasut dan membunuh orang lain. Kata “Allahu ...
Read more 0

Keluar dari Monopoli Makna Jihad

Suara Kita
Tak pernah menyusut, para teroris dan ekstrimis terus membranding dan menjustifikasi setiap tindakan kekerasan yang dilakukannya dengan kata jihad. Kata ini semakin dilucuti dari maknanya yang lebih subtantif, bahkan diyakini bermakna tunggal: membunuh siapa saja yang diyakini kafir. Karena itulah, penting kiranya menjernihkan maknanya sehingga kita dapat menangkap makna terdalamnya. Sebenarnya, dalam bentuk apapun, sebuah kekerasan sama sekali tidak dibenarkan oleh agama. Semua agama (khususnya Abrahamic Religions) menyadari bahwa kekerasan ...
Read more 0

Melucuti Agama dari Terorisme

Keagamaan
Bagi yang berakal sehat serta masih memiliki hari nurani, tindakan terorisme—apapun motif dan tujuannya—jelas bukan tindakan terpuji. Aksi terorisme yang terjadi di Paris, Prancis beberapa waktu yang lalu merupakan alarm bagi seluruh negara bahwa terorisme benar-benar menjadi ancaman yang nyata. Saat ini tidak ada negara yang benar-benar aman dari aksi terorisme, termasuk Indonesia. Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) memang telah mengklaim dirinya sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap terorisme ...
Read more 0
Translate »