Senin, 26 Agustus, 2019
Informasi Damai
Archives by: Nur Rokhim

Nur Rokhim

Nur Rokhim Posts

Hari Anak Nasional, “Monster” Radikalisme dan Pentingnya Pendidikan Toleransi

Hari Anak Nasional, “Monster” Radikalisme dan Pentingnya Pendidikan Toleransi
Suara Kita
Indonesia bakal merayakan Hari Anak Indonesia (HAN) pada tanggal 23 Juli 2019. Berdasarkan keterangan dari situs Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia, peringatan HAN ini memiliki makna sebagai wujud kepedulian seluruh rakyat Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal. Hal itu dapat diupayakan dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dalam memberikan perlindungan anak sehingga menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ...
Read more 1

Islam Damai, Dunia Maya dan Masa Depan Perdamaian Dunia

Islam Damai, Dunia Maya dan Masa Depan Perdamaian Dunia
Suara Kita
Pada tahun 2013 silam, para ulama Afghanistan–yang  jenuh dengan konflik berkepanjangan–berkunjung  ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta. Mereka ingin belajar kepada NU sebagai organisasi keagamaan Islam terbesar di Indonesia yang konsisten menjaga dan mewujudkan perdamaian dalam bingkai kebhinekaan di Indonesia. NU yang dikenal mengkampanyekan Islam Nusantara dengan prinsip tawasuth (sikap tengah-tengah, tidak ekstrem kanan, tidak ekstrem kiri), tawazun (seimbang), tasamuh (toleransi) dan i’tidal (tegak lurus) kemudian menyambut dengan ...
Read more 2

Smartphone, Smart User dan Perdamaian di Media Sosial

Smartphone, Smart User dan Perdamaian di Media Sosial
Suara Kita
Perkembangan teknologi lambat laun telah mengubah sendi-sendi kehidupan masyarakat dunia, tak terkecuali Indonesia. Kemunculan smartphone alias hp pintar dengan beragam aplikasi mampu menghilangkan batas-batas ketidakmungkinan dan menghadirkan kebebasan sebebas-bebasnya. Melalui media sosial, masyarakat kemudian menggunakan hp pintarnya untuk berinteraksi satu dengan yang lain, tanpa sekat, tanpa batas. Tak ada lagi batas teritorial, batas umur dan batasan-batasan lainnya. Semuanya bebas berinteraksi dan menjalankan silaturahmi via media sosial. Kehadiran hp pintar dan ...
Read more 4

Memutus Mata Rantai Radikalisme di Media Sosial

Suara Kita
Peristiwa terorisme di Indonesia seolah tak ada matinya. Selalu saja ada orang-orang yang dengan sukarela dan dengan keyakinan penuh melakukan “amaliah” bom bunuh diri. Orang-orang ini menganggap bahwa yang mereka lakukan adalah jihad. Tentu saja pemahaman semacam ini adalah salah kaprah alias kekeliruan besar. Meskipun demikian, pemahaman semacam ini terus berkembang dan menyasar anak-anak muda Indonesia. Hingga kemudian memunculkan “zombie-zombie” muda yang tega meledakkan diri bersama bom rakitan sendiri. Terbaru, ...
Read more 2

Idul Fitri, Halal bi Halal dan Rekonsiliasi Nasional

Suara Kita
Pemilihan presiden memang telah usai, tapi dampak yang ditimbulkan belum benar-benar hilang. Aroma perpecahan di antara sesama bangsa karena berbeda dukungan masih tercium sangat kuat. Di sana-sini masih terjadi debat kusir antar masing-masing pendukung. Persebaran hoax, fitnah dan ujaran kebencian juga masih ada. Jangankan reda, malah semakin menggila! Kanal-kanal media sosial dipenuhi caci maki dengan bahasa kasar dan rasis. Sungguh, sama sekali bukan pribadi bangsa Indonesia yang lemah lembut seperti ...
Read more 3

Menjadi Insan Kamil Pasca Ramadan

Menjadi Insan Kamil Pasca Ramadan
Suara Kita
Bulan suci ramadan sebentar lagi akan pergi. Tinggal beberapa hari lagi, bulan yang dinanti-nantikan kehadirannya oleh umat Islam di seluruh dunia akan meninggalkan kita. Pertanyaannya, sudahkan kita memaksimalkan amal di bulan suci ramadan? Sudahkah kita mampu mengendalikan nafsu yang ada di hati? Nafsu benci, nafsu kekuasaan, nafsu saling menjatuhkan dan nafsu-nafsu lainnya. Ramadan sejatinya adalah madrasah untuk umat Islam dalam mengelola dan mengendalikan nafsu. Simbol berpuasa yang menahan untuk tidak ...
Read more 2

“Jihad Akbar” Pasca Perang Badar: Melawan (Nafsu) Kebencian!

“Jihad Akbar” Pasca Perang Badar: Melawan (Nafsu) Kebencian!
Suara Kita
Kalian telah pulang dari sebuah pertempuran kecil menuju pertempuran akbar. Lalu sahabat bertanya, “Apakah pertempuran akbar (yang lebih besar) itu wahai Rasulullah? Rasul menjawab, “jihad (memerangi) hawa nafsu.” (Rasulullah Saw) Pada tanggal 17 ramadan tahun 2 H atau bertepatan dengan tanggal 17 Maret 624 M, terjadi perang besar antara orang-orang muslim dengan kaum kafir Quraisy. Perang itu disebut dengan Perang Badar. Pada perang itu, pasukan kafir Quraisy yang berjumlah 1000 ...
Read more 0

Ramadan, Fathu Makkah dan Rekonsiliasi Ala Rasulullah

Ramadan, Fathu Makkah dan Rekonsiliasi Ala Rasulullah
Suara Kita
Ramadan telah tiba. Bulan suci yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam seluruh dunia telah datang. Di berbagai belahan dunia, umat Islam menyambutnya dengan gegap gempita, tak terkecuali umat Islam Indonesia. Bagi umat Islam, ramadan adalah bulan spesial. Bulan berlipatnya pahala ketika melakukan kebaikan, bulan ampunan dan bulan diturunkannya al-Qur’an. Pada bulan ini terdapat malam Lailatul Qadar yang kebaikannya melebihi seribu bulan. Maka tak heran jika umat Islam begitu bahagia ketika ramadan ...
Read more 0

Tri Pusat Pendidikan Ki Hajar Dewantara: “Jimat” Ampuh Tangkal Radikalisme

Tri Pusat Pendidikan Ki Hajar Dewantara: “Jimat” Ampuh Tangkal Radikalisme
Suara Kita
Di dalam hidupnya anak-anak adalah tiga tempat pergaulan yang menjadi pusat pendidikan yang amat penting baginya, yaitu alam keluarga, alam perguruan dan alam pergerakan pemuda (masyarakat). (Ki Hajar Dewantara) Hari ini radikalisme menjadi momok menakutkan bagi masyarakat dunia. Kehadirannya yang mampu mengubah manusia menjadi mesin pembunuh menghawatirkan semua pihak. Tentu kita tidak akan pernah lupa atas sederetan kasus-kasus terorisme yang terjadi di Indonesia, bahkan dunia. Sebut saja misalnya bom Bali ...
Read more 0

Milenial Bersatu Hadang Gerakan Radikal di Dunia Maya

Suara Kita
Dunia maya kini menjadi tempat yang sangat strategis bagi para radikalis melakukan provokasi dan doktrinasi. Dengan kecanggihan teknologi, para radikalis sukses “mencuci” otak para pengujung dunia maya, utamanya para generasi milenial. Konten-konten yang mereka ciptakan pun beragam, mulai dari tulisan, meme bahkan video. Melalui konten-konten tersebut, para radikalis terus menyebarkan bibit-bibit kebencian ke seluruh penjuru dunia. Sifat dunia maya yang tak terbatas, semakin memperluas persebaran narasi-narasi kebencian yang diciptakan oleh ...
Read more 0
Translate »