Senin, 23 September, 2019
Informasi Damai
Archives by: Suheri Sahputra Rangkuti

Suheri Sahputra Rangkuti

Suheri Sahputra Rangkuti Posts

Khilafah Bukan Syari’at

Khilafah Bukan Syari’at
Suara Kita
Khilafah sering digadang-gadang oleh pendukungnya sebagai sistem pilihan atau satu-satunya jalan bernegara dalam Islam. Anggapan ini mereka dasarkan kepada sejarah pemerintahan Islam, yakni, pemerintahan setelah Nabi Muhammad, yang mengambil bentuk pemerintahan sebagai negara khilafah yang di kepalai seorang khalifah. Sistem khilafah yang dianut beberapa priode dalam pemerintahan Islam di masa lalu ini dijadikan dalil final oleh pengusungnya dikarenakan tidak menemukan sepotong pun dalil yang tegas yang menyatakan adanya kewajiban menerapkan ...
Read more 2

Dakwah Santun, Menuntun Untuk Hidup Rukun

Dakwah Santun, Menuntun Untuk Hidup Rukun
Suara Kita
Derasnya caci maki saat ini, tanpa kita sadari, ternyata sudah merengsak masuk ke mimbar-mimbar terhormat. Dalam mimbar sakral seperti dakwah, penafsiran agama sering dipaksa untuk memojokkan kelompok tertentu yang tidak satu pandangan. Kadang kala, caci maki juga turut dilibatkan dalam argumen dan dibungkus sedemikian rupa untuk mengemis pengakuan, agar kelompok, sekte dan mazhab yang diyakini dan dianutnya sebagai satu-satunya jalan kebenaran, selainnya diannggap tersesat. Mirisya, Beberapa pelaku dakwah ternyata ada ...
Read more 1

Indonesia Bukan Republik Thagut

Indonesia Bukan Republik Thagut
Suara Kita
Dalam sebuah grup Whatsapp, seorang teman mengirim sebuah artikel yang tidak jelas siapa penulisanya. Artikel yang memang tidak panjang itu memuat sejarah kemajuan dinasti Ottoman. Sepintas lalu tidak ada masalah dengan artikel itu, namun setelah dibaca tuntas ada beberapa paragraf yang seakan-akan memojokkan negara yang menurutnya tidak berazaskan Islam. Bahkan dalam artikel itu ada klaim “hanya konsep negara khilafah yang bisa mengakomodasi syariat Islam secara kaffah, oleh karenanya, khilafah harus ...
Read more 0

Moderasi di Era Sosial Media: Mencairkan Eksklusivisme Agama di Dunia Maya

Moderasi di Era Sosial Media: Mencairkan Eksklusivisme Agama di Dunia Maya
Suara Kita
Di tengah banjirnya suguhan yang mempromosikan kajian agama di media sosial, sepintas lalu memudahkan kita untuk terhubung dengan konten-konten kegamaan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Di lain hal, kemudahan ini bisa juga berakibat fatal bila suguhan kajian yang dikonsumsi adalah berupa kajian yang berisi indoktrinasi atau klaim-klaim kebenaran pada pihak tertentu dan menyerang dan menganggap salah bila melihat kelompok yang berbeda dengannya. Indoktrinasi dengan mengukuhkan kebenaran tunggal pada pihak tertentu ...
Read more 1

Menjadi Nitizen Cerdas, Hindari Hiper-Informasi Adu Domba

Menjadi Nitizen Cerdas, Hindari Hiper-Informasi Adu Domba
Suara Kita
Sebagian informasi yang kita konsumsi saat ini tidak lagi dipergunakan untuk mengangkat sebuah peristiwa tetapi informasi telah mendaulat dirinya sebagai peristiwa itu sendiri. Kondisi yang demikian mengarahkan informasi lebih fokus kepada tindakan komunikasi dibanding pesan-pesan dan makna yang dikandungnya. Peralihan ini tentu membuat unsur-unsur informasi menjadi berubah, medium jadi lebih penting dibanding isi dan citra lebih dipentingkan dibanding kebenaran informasi itu sendiri. Efeknya, kekacauan dan ketidakpastian menghantui tujuan dan makna ...
Read more 3

Budaya Sebagai Basis Pembentukan Karakter Generasi Milenial

Budaya Sebagai Basis Pembentukan Karakter Generasi Milenial
Suara Kita
Gambaran kehidupan sosial kita akhir-akhir ini kian mengkhawatirkan. Kita mulai kehilangan nilai-nilai konvensional kita sebagai bangsa yang berbudaya. Rasa hormat, keramahtamahan, tanggungjawab, kini kian pudar dari mental warga negara terlebih-lebih generasi milenial kita saat ini. Baru-baru ini sempat menggemparkan, seorang siswa menantang gurunya berduel, kita bahkan bosan mendengar berita lainnya, seperti seks bebas, penyalahgunaan obat-obat terlarang yang kian jamak diperankan oleh generasi milenial. Ki Hadjar Dewantara melihat kemerosotan moral anak ...
Read more 3

Tantangan Pers dalam Kepungan Hoax di Media Sosial

Tantangan Pers dalam Kepungan Hoax di Media Sosial
Suara Kita
Sejak zaman dulu, pers memiliki peran penting dalam kehidupan umat manusia. Di masa Romawi kuno, Proses jurnalistik itu telah ada, namun belum secanggih saat ini. Cara yang dipergunakan di masa itu masih sangat sederhana, Julius Caesar misalnya, mengumpulkan orang-orang yang bersuara keras untuk bertieriak ditebing tinggi memberitahukan putusan-putusan istana terkait kebijakan yang telah disahkan oleh raja. Di masa kenabian juga terjadi demikian, Nabi Sulaiman yang dikenal mengerti bahasa hewan, memiliki ...
Read more 2

Patroli Digital; Gerakan Hijrah Milenial Meninggalkan Hate Speech

Patroli Digital; Gerakan Hijrah Milenial Meninggalkan Hate Speech
Suara Kita
Adalah sebuah keniscayaan bila dikatakan bahwa generasi milenial adalah generasi gedget/smartphorne. Hampir seluruh interaksi mereka sehari-hari dilakukan di dunia maya yang sering disebut sebagai dunia tanpa batas dalam bahasa adagium lebih dikenal dengan “dunia dalam genggaman”. Survei terbaru menunjukkan, bahwa generasi milenial, rata-rata memakai gedget kurang lebih 3 sampai 4 jam satu hari. Artinya setengah dari sepertiga dari pengalaman hidupnya nimbrung di dunia maya, dengan berbagai macam fitur dan aplikasi ...
Read more 1

Debat Itu Adu Argumen Bukan Adu Urat Leher

Debat Itu Adu Argumen Bukan Adu Urat Leher
Suara Kita
Pada mulanya, debat itu adalah upaya menggugah orang untuk berpikir, menilik hidup, terutama hidupnya, dan menjadi lebih bijaksana sedikit. Ini lah yang dipertontonkan Socrates di masa lalu. Dulu Socrates menanyai seseorang, menggunakan teknik eclenchus, menyoal dan meminta jawab dan siap dibantah serta membantah, ia tak bermaksud mengalahkannya hingga takluk. Artinya, debat itu dihadirkan untuk mencari jalan pikiran dari teman debat atau melihat bagaimana pikiran seseorang memahami tema-tema tertentu yang dijadikan  ...
Read more 2

Menyemai Cinta di Alam Maya

Menyemai Cinta di Alam Maya
Suara Kita
Hari-hari ini kita mengalami penyempitan ruang untuk menyemai cinta, terutama di alam maya. Narasi-narasi provokasi dan caci maki kerap menghiasi laman sosial media kita. Kadang kita menjadi khawatir dan bertanya, apakah masyarakat kita setiap hari akan mengkonsumsi narasi-narasi ini, atau masyarakat kita sudah terbiasa dengan hal-hal yang demikian sehingga narasi kebencian itu dianggap layak konsumsi. Karena sampai pada saat ini, yang terlibat kasus hukum gara-gara ikut menyebarkan sesuatu yang tidak ...
Read more 1
Translate »