Ayo Bangkit Bersama Melawan Segala Paham dan Gerakan Perusak NKRI

Ayo Bangkit Bersama Melawan Segala Paham dan Gerakan Perusak NKRI

- in Suara Kita
314
0
Ayo Bangkit Bersama Melawan Segala Paham dan Gerakan Perusak NKRI

Setiap tanggal 20 Mei, kita sebagai masyarakat Indonesia selalu memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Sebagaimana tahun 2022 ini, pemerintah mengusung tema “Ayo Bangkit Bersama”. Maka, dalam konteks menjaga dan melindungi bangsa ini, sejatinya kita perlu bangkit bersama melawan segala paham atau-pun gerakan perusak NKRI.

Sebab, kebangkitan nasional itu bukan hanya perihal sejarah yang hanya cukup dikenang. Tetapi, perlu kita jadikan spirit atau semangat baru. Untuk bisa mengokohkan semangat kebangkitan bersama. Yaitu bangkit bersama dalam segala situasi-kondisi. Demi menjaga dan melindungi NKRI dari segala ancaman yang mengitarinya.

Sebagaimana, sampai saat ini kita masih digerogoti oleh paham-gerakan yang sangat mengancam keutuhan NKRI. Layaknya intoleransi, ektrimisme, radikalisme dan terorisme.  Jadi, di momentum perayaan kebangkitan nasional inilah, kita bisa mengumpulkan semangat satu sama lain. Untuk membabat-habis paham-gerakan yang saya maksud tersebut.            

Lantas, jika ada yang bertanya, mengapa kita harus bangkit bersama dalam peran ini? Bukankah sudah ada TNI dan Polri serta instansi pemerintahan yang bertugas untuk itu? Tentu jawabannya adalah kemerdekaan bangsa ini. Karena, bangsa ini bisa merdeka dan bebas dari penindasan penjajah itu tidak datang dari kekuatan satu instansi atau satu kelompok saja. Melainkan sebuah perjuangan bersama yang begitu solid.    

Jadi, sebagai kekeliruan yang sangat besar. Ketika kita berpikir bahwa intoleransi, radikalisme-terorisme dan extremism itu cukup hanya diperangi oleh aparat pemerintahan saja. Sedangkan kita, hanya diam mendengar pemberitaan yang semakin-hari semakin tersebar paham kekerasan, intoleransi dan praktik kezhaliman mengatasnamakan agama. Maka, di sinilah kita sama saja membiarkan bangsa ini dirusak oleh mereka.

Sebab, dari awal perjuangan hingga kemerdekaan itu tidak terlepas dari persatuan dan kebersamaan. Jadi, sebagaimana dalam konteks kebangkitan nasional ini, mengacu ke dalam spirit kebersamaan secara menyeluruh. Untuk benar-benar bangkit-melawan segala paham atau gerakan yang sangat berpotensi merusak NKRI ini. Jadi, marilah kita menumbuhkan semangat bersatu untuk bangkit melawan segala paham-gerakan seperti intoleransi, radikalisme-terorisme dan praktik ekstremisme.

Sebagaimana kita perlu ingat. Di dalam gerakan Budi Utomo. Saya mengistilahkan sebagai titik temu “mengumpulkan rasa” atau satu rasa untuk sama-sama memiliki rasa nasionalisme dan semangat untuk berjuang melawan penjajah dan ingin merdeka. Ada semacam kesadaran untuk melepaskan fanatisme atau individualisme kesukuan atau-pun keagamaan. Untuk bisa bersama-bangkit melawan penjajah.

Karena, kebangkitan bersama ini bukan sebuah perjuangan yang hanya sekadar demi kepentingan satu kelompok saja. Sebab, para pendahulu kita itu berjuang untuk kebahagiaan kita bersama. Demi kenyamanan, keamanan dan kedamaian kita bersama. Jadi, sebagai kesalahan besar jika kita acuh dengan problem kebangsaan dan hanya mengandalkan satu instansi pemerintahan saja.

Sebab, kekuatan kita tidak datang dari seberapa canggih persenjataan para pahlawan terdahulu di dalam melawan penjajah. Tetapi, mewarisi satu kekuatan penting yaitu kebersamaan dan persatuan sebagai modal penting untuk menjaga bangsa ini. Sebagaimana yang kita pahami dalam literatur sejarah. Di mana, para leluhur bangsa kita menggunakan senjata seadanya dan tetapi mengapa kita mampu mengusir para penjajah?

Oleh sebab itulah. Kita perlu merefleksikan kembali spirit hari kebangkitan nasional ini. Sebagai pijakan penting untuk mengumpulkan rasa. Agar, kembali bangkit dengan berbagai macam konsen dan bidang yang dimiliki. Untuk bangkit bersama melawan segala paham atau gerakan yang menjadi ancaman penting bagi keutuhan NKRI. Layaknya intoleransi, ekstremisme, radikalisme dan terorisme.

Facebook Comments