Banyak Hantu Ideologi yang Perlu Diwaspadai

Banyak Hantu Ideologi yang Perlu Diwaspadai

- in Suara Kita
752
0
Banyak Hantu Ideologi yang Perlu Diwaspadai

Indonesia mempunyai sejarah yang cukup kelam dan misterius di bulan September. Gerakan Pemberontakan yang berakhir gugurnya Pahlawan Revolusi telah membekas jelas dan tak kunjung hilang dari memori kolektif bangsa sebagai warning untuk mewaspadai hal serupa. Pada akhirnya, TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Larangan Ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme menjadi pijakan untuk menilai peristiwa tersebut.

Namun, isu kebangkitan komunisme kerapkali menjadi hantu yang selalu menakutkan. Isu ini kerap muncul dalam momentum penting penting seperti kontestasi politik dan digoreng menjadi isu abadi yang bisa menyerang siapapun. Agak aneh dan mengherankan, tiba-tiba muncul bendera bendera dan atribut palu arit di beberapa daerah yang tidak pernah tahu siapa sebenarnya yang mendesainnya.

Selain itu, isu ini juga seringkali dimanfaatkan untuk sekedar membelokkan ancaman lain yang juga semestinya patut diwaspadai. Ada narasi yang berkembang : “komunisme dibiarkan, sementara ormas agama dikekang, inilah desain PKI”. Ada pula yang lebih eksplisit “ khilafah dilarang, komunis bergentayangan”. Inilah rezim pro PKI. Setidaknya begitu isu ini dimainkan apalagi di bulan September.

Menarik sebenarnya bulan September sebagai bulan penuh ancaman hantu komunisme yang dianggap masih bergentayangan. Namun, penting bahwa tidak hanya ideologi komunisme ada ideologi lain yang berpotensi besar melakukan pembangkangan di negeri ini. Ideologi khilafah yang organisasinya dibubarkan melalui Perppu Nomor 2 Tahun 2017, yang kemudian menjadi UU Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) juga tidak seramnya.

Di beberapa negara, termasuk di negara Islam, organisasi serupa dengan ideologinya menjadi hal yang terlarang. Dalam konteks ini, gerakan khilafah melalui ormasnya dan ideologi komunisme melalui sudah dianggap tidak sesuai dengan dasar negara, Pancasila. Pertanyaannya kenapa isu komunisme selalu direproduksi layaknya hantu bergentayangan yang tidak dikenali wujudnya?

Tentu saja, Indonesia mempunyai sejarah kelam dari isu ini. Praktek pemberontakan yang dilakukan oleh PKI dan ideologi yang membahayakan sudah cukup jelas dalam memori bangsa. Sementara, gerakan ideologis seperti khilafah adalah bagian dari antisipasi kebijakan negara dengan belajar dari gerakan serupa di negara lain. Potensi pemberontakan gerakan khilafah di berbagai negara patut menjadi pelajaran bagi bangsa ini.

Keduanya menjadi ancaman serius sebagai hantu ideologis. Institusi atau gerakannya memang dibubarkan, tetapi ideologinya masih bergentayangan.  Gerakan ideologis untuk mengganti dasar negara, Pancasila, dengan masih akan terus berlangsung. Ide, gagasan dan cita-cita untuk membangun negara dalam kepentingan politik masing-masing tidak akan surut. Ideologi itu akan terus ada dalam bentuk organisasi yang baru.

Apa yang ingin ditegaskan bahwa mereproduksi ancaman komunisme baru di bulan September harus pula diluaskan sebagai kewaspadaan terhadap ideologi lain yang bisa mengancam kedaulatan negara. Baik komunisme, khilafah, liberalisme dan ideologi lainnya yang berpotensi melahirkan gerakan destruktif harus diwaspadai di bulan ini. Hantu-hantu ideologi dan gerakannya yang di bawah tanah tidak akan pernah mati.

Isu kebangkitan komunis yang sering digoreng dengan entah apa kepentingannya adalah warning bagi kita untuk juga waspada kepada ideologi lain yang berpotensi melakukan pembangkangan. Menjaga persatuan adalah hal penting di bulan ini dengan cara mewaspadai apapun bentuk ideologi yang dapat mengancam kedaulatan bangsa ini.

Terpenting yang patut diperhatikan, masyarakat harus cerdas dalam membaca pola provokasi dan adu domba. Akan banyak isu yang dimainkan untuk memecahbelah persatuan bangsa ini. Namun, hal yang paling pokok harus disadari bersama bahwa kepentingan bangsa dan persatuan harus di atas segalanya.

Facebook Comments