Kamis, 27 Juli, 2017
Informasi Damai
Suara Kita

Suara Kita

Perbedaan Tentara Allah Dan Terorisme

Suara Kita
Banyak komentar yang bertebaran di media massa bahwa ISIS dan organisasi di bawahnya merupakan tentara Allah (junudullah). Atas nama tentara Allah, mereka konon berjuang untuk menegakkan kalimat Allah di muka bumi ini dan menghancurkan seluruh unsur kemusyrikan yang ada baik yang nyata seperti patung atau yang tidak seperti ideologi dan ...
Read more 0

Jangan Samakan Sekulerisasi Attaturk dengan Kebijakan di Indonesia

Suara Kita
Membaca sejarah Turki modern tidak bisa lepas dari seorang yang bernama  Mustafa Kamal Ataturk. Ia adalah Bapak pendiri Turki yang telah mampu membebaskan bangsa Turki dari kehancuran, lalu membangun sebuah sistim yang membuat bangsa Turki mampu berdiri di depan bangsa-bangsa lain sebagai bangsa yang disegani sampai saat ini. Ia adalah ...
Read more 0

Pandangan Ulama Tentang BNPT

Suara Kita
Terorisme tidak lahir dari ruang hampa. Ia tumbuh, berkembang, dan menjalar ke setiap penjuru negri ini berpijak dari ideologi yang diusungnya. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa semua aksi-aksi terorisme selalu membawa sebuah pemikiran yang menghendaki perubahan dasar negara dari Pancasila kepada sistem khilafah. Gerakan ekstrimisme ini dibarengi dengan berbagai ...
Read more 0

Merangkai Perpecahan Bangsa dalam Kebhinekaan

Suara Kita
Kebhinekaan Nasional bangsa Indonesia mulai tercerai-berai, seiring dengan adanya tindakan radikalisme dari kelompok Islam yang ingin bercita-cita mendirikan negara Islam di Iindonesia. Padahal, di Indonesia terdiri dari banyak agama, ada Islam, Kristen Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha, Konhucu dan aliran kepercayaan lainya, Fakta keberadaanya banyak agama itu yang kemudian melahirkan ...
Read more 0

Islam (bukan) Agama Kekerasan

Suara Kita
Pada tanggal 27 Maret 2008, beredar film “Fitnah” yang menggemparkan masyarakat, terutama muslim. Dalam film ini menceritakan bagaimana keadaan Islam yang menghalalkan perang demi menyebarluaskan ajaran. Film yang memiliki durasi selama 14 menit merupakan karya Geert Wilders, seorang anggota parlemen Belanda. Wilders menganggap bahwa Islam telah mengurangi kebebasan di Belanda ...
Read more 0

Merawat Kebhinekaan Lewat Pendidikan Literasi Cinta Damai

Suara Kita
Derasnya arus Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) tak hanya menimbulkan dampak positif, tetapi juga mulai memicu efek negatif. Laju kilat TIK ini membuat informasi tumpah ruah. Tapi di sisi lain, malah justru menebar kesesahan masyarakat dan mengancam perdamaian. Belakangan ini, media sosial (medsos) ataupun konten yang ada di jagat maya ...
Read more 0

Ormas dan Masa Depan Kebhinekaan

Suara Kita
Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan akhirnya menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas). Perppu ini mengundang pro-kontra, padahal Perppu ini ditujukan untuk mengantisipasi kegiatan ormas yang dinilai mengancam eksistensi bangsa dan menimbulkan ...
Read more 0

Kebhinekaan, Mendidik Manusia Indonesia Menjadi ‘Dewasa’

Suara Kita
Kita beruntung, dan harus bersyukur bahwa NKRI tegak di atas ilmu para ulama. Sehingga, negara Indonesia dalam realitas yang sangat majemuk dan memiliki beragam perbedaan yang terbentang dari Sabang hingga Merauke mampu berupaya untuk saling hidup rukun dalam bingkai kebhinekaan dan sikap toleransi. Meski dewasa ini isu perpecahan mengalir dalam ...
Read more 0

Pemuda, Kebhinekaan dan Persatuan Bangsa

Suara Kita
Titik tolak persatuan dari beragam entitas yang ada di negara ini dapat dikatakan bermula dari peristiwa Sumpah Pemuda di tahun 1928. Peristiwa yang dimotori oleh para pemuda dari beragam suku dan organisasi kepemudaan ini, dengan tegas menyatakan bahwa bertumpah darah satu, bertanah air satu dan menjunjung bahasa persatuan. Yang semuanya, ...
Read more 0

Hanya Orang Kurang Pekerjaan yang Tidak Merawat Perdamaian

Suara Kita
Poin penting dari pesan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), “Tidak penting apa Agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang. Orang tidak akan pernah tanya apa Agamamu,” adalah merawat kebhinekaan di bumi Indonesia. Hal ini menjadi penting karena bangsa ini tidak dibangun dari satu kelompok ...
Read more 0
Translate »