KKB Tidak Sekadar Separatis, Melainkan Juga Teroris!

KKB Tidak Sekadar Separatis, Melainkan Juga Teroris!

- in Suara Kita
716
0
KKB Tidak Sekadar Separatis, Melainkan Juga Teroris!

Siapa-pun itu, yang bertindak zhalim, merusak tatanan, melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan mencederai persaudaraan serta kebersamaan di NKRI, itu layak diberi label teroris. Maka, KKB dengan segala aksi-tindakannya yang seperti itu, tentu tidak ada perdebatan lagi. Bahwa, KKB itu, mutlak teroris. Jadi jangan dilindungi keberadaannya atau-pun mendukung segala misinya.

Karena mereka tidak hanya sekadar separatis. Mereka juga selalu membawa teror terhadap masyarakat. Hingga, keamanan, kenyamanan, kedamaian dan ketenteraman masyarakat selalu diganggu. Bahkan, mereka tidak pandang bulu. Artinya, siapa-pun yang menolak atau bahkan tidak mendukung aksi KKB, berarti orang tersebut siap mendapatkan perlakuan zhalim. Bahkan segala fasilitas publik atau fasilitas anak-anak untuk belajar itu dihancurkan.

Dari fakta-fakta yang semacam ini, saya sebetulnya akan lebih jauh mengorelasikan bagaimana “retorika baru” yang dipermainkan oleh kelompok tertentu. Dengan menjadikan rakyat Papua sebagai alat, sekaligus korban politik. Dengan membentuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mereka membabat habis siap-pun yang menolak perjuangan mereka dan menolak sebuah misi untuk kemerdekaan tanah Papua di atas kemerdekaan NKRI yang mutlak ini.

Karena, sebuah ide tentang perjuangan untuk merdeka di atas kemerdekaan yang telah tertata rapi, nyaman, aman, damai dan penuh kebersamaan itu bagi saya bukan sesuatu yang benar-benar nyata dari suara rakyat Papua. Dia adalah legitimasi untuk merusak cara berpikir masyarakat agar terbawa arus ke dalam kelompok “pengkhianatan”.

Karena, bagaimana mungkin, jika sejak dulu masyarakat Papua juga ikut andil bersama-sama untuk memperjuangkan kemerdekaan NKRI. Lalu, tiba-tiba ingin merdeka di atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh leluhur mereka. Tentu ini tidak terlepas dari provokasi politis untuk mengejar sebuah kekuasaan.

KKB Itu Teroris, Jadi Jangan Dilindungi!

Eksis-nya KKB di tanah Papua, itu sebetulnya tidak terlepas dari kurangnya kesadaran masyarakat perihal bahayanya kelompok ini. Mereka masih terbilang “melindungi” kelompok tersebut. Karena, ada sesuatu yang masih menggeliat dan menarik kesadaran masyarakat. Yaitu, mereka membawa sebuah misi perjuangan untuk “memisahkan diri” dari NKRI dan “ingin merdeka” demi kesejahteraan rakyat Papua.

Tentu, istilah (memisahkan diri) (ingin merdeka) dengan dalih demi “kesejahteraan” tampaknya cukup membuat masyarakat mudah tergiur. Bahkan, ini menjadi satu alasan kuat mengapa KKB masih dilindungi oleh sebagian masyarakat. Tetapi point saya, sebetulnya, hanya ingin menunjukkan sebuah “retorika baru”. Di balik sebuah misi kebebasan di atas kebebasan. Serta kemerdekaan di atas kemerdekaan dan kesejahteraan di atas kesejahteraan itu sendiri. 

Karena, saya tidak sepenuhnya percaya secara generis. Bahwa, inisiatif untuk memisahkan diri dan ingin merdeka dari NKRI yang telah sepenuhnya merdeka ini, sejatinya “bukan” lahir dari kesadaran “rakyat Papua” secara nyata dan tulus. Karena, rakyat Papua itu adalah “objek” yang sedang diperalat. Mereka adalah misi sekaligus korban politik dari berbagai kepentingan kekuasaan kelompok tertentu.

Pentingnya Kerja Sama “Semesta” untuk Melawan KKB-Teroris

Dari kenyataan yang semacam ini, masyarakat Papua perlu bersatu. Untuk melawan KKB-teroris ini. Pun, jangan sampai kelompok ini dilindungi keberadaannya. Karena, mereka adalah (para perusak) keamanan, kenyamanan, kedamaian dan keselamatan masyarakat secara umum.            

Jadi, di sini perlu adanya semacam kerja sama berbasis semesta. Artinya, butuh semacam (kolaborasi) antara masyarakat secara umum, serta aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama dan semuanya tanpa terkecuali. Untuk melawan KKB-teroris dengan tidak melindungi mereka atau-pun mendukung segala tindakan zhalim mereka. Mari jadikan Papua dengan pola kehidupan masyarakat yang aman, damai, nyaman dan penuh sejahtera tanpa kelompok teroris KKB itu.

Facebook Comments