Memberantas Teroris KKB dan Teroris Berjubah Agama itu Demi Kemaslahatan Masyarakat Banyak!

Memberantas Teroris KKB dan Teroris Berjubah Agama itu Demi Kemaslahatan Masyarakat Banyak!

- in Suara Kita
1075
0
Memberantas Teroris KKB dan Teroris Berjubah Agama itu Demi Kemaslahatan Masyarakat Banyak!

Pada dasarnya, tidak ada bedanya antara teroris KKB atau-pun teroris berjubah agama itu. Keduanya sama-sama mengancam keselamatan banyak umat dan mengganggu ketenteraman serta kedamaian di negeri ini. Jadi, keduanya wajib diberantas habis tanpa toleransi sedikit-pun..

Misalnya jika kita kuliti keduanya. Pertama, teroris KKB ini selalu membawa dalih mengatasnamakan perjuangan demi kesejahteraan rakyat Papua. Lalu dengan enaknya mereka bertindak zhalim, mengintimidasi dan memporak-porandakan tatanan yang ada. Bahkan, lembaga pendidikan sekolah atau-pun tempat masyarakat Papua bisa berobat itu, layaknya Puskesmas mereka tidak segan untuk menghancurkannya. 

Dari fakta di atas, itu sangat menunjukkan bahwa teroris KKB itu menjadi dalang pembawa kemudharatan bagi rakyat Papua. Di mana, mereka yang seharusnya hidup damai, aman, nyaman, tenteram dan anak-anak mereka bisa sekolah dengan gembira. Namun, dengan hadirnya KKB itu semua dimensi kehidupan yang mapan semacam itu hilang seketika. Jadi, adanya teroris KKB itu menjadi sebab hancurnya rakyat Papua.

Pun, satu hal yang harus kita pahami. Bahwa, teroris KKB itu bukan mewakili semua rakyat Papua. Karena, mereka-mereka ini hanya segelintir orang pembuat kerusakan dan bertindak zhalim terhadap rakyat Papua. Karena, rakyat Papua sangat jelas-jelas merasakan dampak buruknya semenjak hadirnya teroris KKB ini. Jadi, sangat mutlak bagi kita untuk sadar. Bahwa, melawan teroris KKB itu demi kemaslahatan seluruh rakyat Papua.

Kedua, teroris berjubah agama. Tentu wilayah ini cukup sensitif memang di kalangan masyarakat yang religious. Sebab, teroris berjubah agama sering-kali membawa embel-embel ajaran-Nya untuk menghalalkan segala tindakan yang zhalim, berbuat kemungkaran dan bahkan melakukan bom bunuh diri. Karena, semua yang dilakukan teroris berjubah agama itu menyandang-kan segala aksinya kepada ajaran-Nya yang seharusnya membawa rahmat.

Tentu, karakteristik teroris berjubah agama ini tidak boleh kita biarkan hidup di negeri ini. Meskipun, terkadang mereka-mereka ini sangat begitu transparan masuk ke berbagai ranah keagamaan lalu merasuki mereka yang condong ingin belajar agama. Lalu dicekoki dengan ajaran-ajaran jihad mengatasnamakan agama untuk merusak atau berbuat zhalim terhadap mereka yang berbeda.

Pun, teroris berjubah agama ini juga masuk ke dalam instansi pemerintahan. Jadi, ekstra kewaspadaan dan ekstra pemberantasan-nya itu tidak hanya di kalangan masyarakat biasa. Melainkan mereka yang justru masuk ke lembaga negara untuk menghancurkan negeri ini dari dalam.

Pun, ada juga yang berkedok “ulama” yang baru-baru ini telah terbongkar penyamarannya. Sebagaimana, Densus 88 Antiteror telah menangkap tiga tersangka teroris. Seperti Farid Okbah, Anung al Hamat dan Zain an Najah. Tiga orang tersebut sama-sama menyandang gelar “ulama” yang memiliki peran vital dan berafiliasi dengan kelompok radikal-teroris JI.

Jadi, dari sini juga membuktikan. Bahwa, jangan mudah termakan oleh provokasi siapa-pun yang mengajak bertindak radikal, merusak tatanan NKRI dan memecah-belah keragaman mengatasnamakan “perintah ulama”. Sebab, orang yang mengajarkan tindakan yang demikian itu sejatinya bukan ulama. Melainkan Ia hanya teroris yang berkedok ulama.

Maka, dari dua fakta teroris KKB dan teroris berjubah agama ini sebetulnya kita bisa memahami secara komprehensif. Bahwa, dua fakta teroris KKB dan teroris berjubah agama ini, akan melahirkan satu kesadaran penting. Bahwa, keduanya wajib diberantas habis di negeri ini tanpa ampunan sedikit-pun. Sebab, keduanya sama-sama mengancam keselamatan banyak umat dan mengganggu ketenteraman serta kedamaian di negeri ini.

Facebook Comments