Pahlawanku adalah Inspirasiku dalam Menjaga NKRI dari Ancaman Radikalisme-Terorisme!

Pahlawanku adalah Inspirasiku dalam Menjaga NKRI dari Ancaman Radikalisme-Terorisme!

- in Suara Kita
731
0
Pahlawanku adalah Inspirasiku dalam Menjaga NKRI dari Ancaman Radikalisme-Terorisme!

Pada hakikatnya, sejarah kepahlawanan bangsa itu, sejatinya tidak “sekadar” nempel di buku sejarah lalu hanya sebatas dipelajari dan selesai. Akan tetapi, dia perlu dijadikan (inspirasi diri). Menjembatani kesadaran yang reflektif, inovatif dan inspiratif. Hingga, memunculkan “rasa ingin” menjadi seorang pahlawan. Sebagaimana, konteks perjuangan generasi saat ini, adalah berjuang menjaga keutuhan NKRI dari ancaman radikalisme-terorisme.

Sebab, pahlawan kemerdekaan bangsa di masa lalu, adalah jalan inspirasi-mu saat ini untuk berjuang melawan segala musuh yang ingin menghancurkan NKRI. Dia perlu tumbuh dan terus hidup menjadi (jiwa, karakteristik dan acuan motivasi). Sebagaimana, inspirasi kepahlawanan perlu tertanam dalam diri seorang generasi penerus bangsa. Lalu dengan tegas menyatakan bahwa, “Pahlawanku adalah inspirasiku dalam menjaga NKRI dari Ancaman radikalisme-terorisme”.

Karena, penghayatan sosok kepahlawanan di masa lalu begitu penting untuk ditanamkan. Dalam arti pemahaman, dia perlu mengilhami semacam “lagak diri” yang mengarah ke dalam mental dan jiwa pahlawan pembela bangsa. Karena, keberanian, kegigihan, kelihaian dan segala pengorbanan yang dilakukan oleh para pahlawan bangsa di masa lalu itu perlu diikuti, ditiru dan diteruskan. Tentu, tujuannya adalah untuk berjuang menjaga NKRI dari segala ancaman yang ingin memporak-porandakan-nya.

Karena, problematika yang signifikan di kalangan generasi millennial saat ini tidak lagi mengacu ke pada “buta pemahaman sejarah”. Sebab, mereka di lembaga pendidikan sekolah formal selalu diajarkan tentang sejarah kepahlawanan. Karena, yang menjadi problem kita, adalah kurangnya peran generasi Millennial di dalam menjadikan jejak kepahlawanan itu sebagai inspirasi dirinya untuk menjadi seorang pahlawan bangsa yang berjuang melawan para perusak-nya.

Misalnya, pahlawan bangsa di masa lalu itu memiliki mental pemberani, tidak pernah menyerah dan garang terhadap penjajahan. Jadi, semua mental keberanian, tidak pernah menyerah dan garang terhadap segala bentuk penjajahan itu tidak hanya selesai di wilayah (pemahaman dan pengetahuan). Melainkan, dia perlu (hidup).

Artinya, mental kepahlawanan yang begitu berani, gigih dan garang terhadap segala bentuk penjajahan itu adalah (ruh) yang perlu (tubuh) dan bisa menggerakkan diri para generasi bangsa. Karena, apa yang dimaksud dengan (inspirasi kepahlawanan) itu perlu tertanam dalam diri generasi millennial. Bukan hanya sekadar pemahaman atau-pun pengertian. Artinya, ruh keberanian, kegigihan dan kegarangan terhadap segala penjajahan yang dimiliki para pahlawan bangsa itu perlu ditiru dan diikuti oleh generasi millennial saat ini.

Tentu, dalam konteks saat ini, inspirasi kepahlawanan yang perlu dibangun oleh generasi millennial adalah berjuang melawan para perusak bangsa. Yaitu kelompok radikalisme-terorisme. Pun, basis dari perjuangan ini, sejatinya bersifat (semesta). Karena, generasi millennial dengan segala skill atau kemampuan yang beragam, tentu ada banyak cara di dalam memerangi para perusak bangsa ini.

Baik dalam dunia maya, dunia pendidikan atau-pun ruang-ruang publik serta tempat-tempat ibadah. Di mana, generasi millennial perlu mengoptimalkan jati diri seorang pahlawan untuk membersihkan segala ideologi atau paham di berbagai ranah dan tempat. Karena, titik fokus menjadi pahlawan kekinian yang perlu dibangun adalah berjuang untuk melawan para perusak kemerdekaan atau keutuhan NKRI itu sendiri.

Maka, cobalah untuk berlagak menjadi sosok pahlawan bangsa hari ini. Cobalah ikuti keberanian, ketangguhan, kedisiplinan dan pengorbanan diri seorang pahlawan di masa lalu. Untuk ditanamkan dalam diri generasi bangsa. Hal ini sebagai modal penting untuk membentuk semacam (jiwa dan karakteristik) kepahlawanan. Di dalam berjuang untuk melawan ideologi radikalisme-terorisme yang sangat berpotensi besar menghancurkan bangsa ini.

Facebook Comments