Jumat, 23 Agustus, 2019
Informasi Damai
perempuan

perempuan

Perempuan, Pendidik Literasi Media Ramah Anak

Suara Kita
Era digital menyediakan informasi ibarat junk food yang secara instant ditelan siapa saja, bahkan termasuk anak. Bak jamur di musim penghujan, anak-anak mudah mendapat informasi, bahkan yang bersifat destruktif semisal konten kekerasan dan pornografi. Anak-anak dapat terpapar radiasi konten radikal sejak usia sangat dini. Jika orang tua bersikap permisif pada anak, bukan tidak mungkin anak akan memiliki struktur self yang ‘radikal’, sebagaimana konten yang selalu diperhatikan. Menjadi penting bagi orang ...
Read more 0

Terorisme dan Emansipasi Gender

Suara Kita
ADA yang baru dari gaya dan strategi teror yang dilancarkan IS (Islamic State), khususnya di Indonesia. Semenjak, ditengarai, dipegang oleh Bahrun Naim atau Anggih Tamtomo. Jebolan jurusan IT di salah satu universitas di Solo ini, memiliki peran yang boleh dibilang penting beberapa tahun terakhir ini. Salah satu prestasi barunya adalah merekrut sekaligus memberdayakan perempuan untuk menjadi “pengantin” atau pelaku aksi bom bunuh diri. Beberapa bulan yang lalu kepolisian sempat memperoleh ...
Read more 0

Kartini Masa Kini dan Tantangan Deradikalisasi

Suara Kita
Sekalipun masih ada yang mengatakan bahwa peran perempuan tidak signifikan, nyatanya perempuan sampai hari ini masih mewarnai dinamika kehidupan dunia. Dalam konteks Indonesia, misalnya, ada srikandi-srikandi yang luar biasa. Dikatakan demikian karena sumbangsihnya dan dedikasinya untuk negeri ini benar-benar dirasakan sampai sampai hari ini. Diantara srikandi itu ada yang namanya Raden Ajeng Kartini. Kartini tidak sekedar memperjuangkan nasib dan hak perempuan kala itu, namun juga menjadi inspirasi generasi berikutnya. Buktinya, ...
Read more 0

Perempuan, Radikalisme, dan Perdamaian

Suara Kita
Perempuan menjadi aktor penting dibalik maraknya radikalisme. Perempuan bisa menjadi korban, karena banyak laki-laki yang ikut jaringan teroris kemudian meninggalkan keluarga. Perempuan akhirnya harus menanggung keluarga sendiri, menjadi ibu rumah tangga sekaligus kepala keluarga. Isri para korban bom bunuh diri termasuk kategori ini, karena mereka menanggung beban berat setelah ditinggalkan suaminya. Selain itu, perempuan juga menjadi aktor di balik gerakan radikalisme. Mereka terlibat menjadi agen, bahkan tidak sedikit yang menjadi ...
Read more 0

Perempuan Sebagai Pendidik Utama Antiradikalisme

Suara Kita
Dalam beberapa waktu belakangan ini, penyebaran benih-benih radikalisme tidak hanya mengincar anak-anak muda. Namun juga anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan. Bahkan, anak-anak yang masih senang bermain kerap kali dicekoki ajaran-ajaran radikalisme. Tentunya, cara ini dilakukan untuk menciptakan regenerasi sejak dini dari kalangan kaum radikal. Ketika benih-benih radikalisme ditanamkan sejak dini, maka kelompok radikal memiliki amunisi dengan mudah membujuk anak-anak ketika dewasa. Bahkan berdasarkan data yang diperoleh bahwa sekitar 80 ...
Read more 0

Perempuan dan Terorisme

Editorial
Tidak ada kategori khusus bagi seseorang untuk menjadi target teroris baik dari aspek umur maupun gender. Siapapun yang memiliki faktor kerentanan tertentu berpotensi terjerat dalam jaringan dan aksi teror. Aspek kerentanan itu bisa sangat beragam baik ideologi, ekonomi, politik, maupun psikologis. Kenapa anak muda mudah terserang paham radikalisme dan terorisme karena banyak faktor kerentanan yang melekat pada usia muda khususnya terkait aspek psikologi remaja. Dewasa ini menjadi perbincangan ketika menyandingkan ...
Read more 0

Keterlibatan Perempuan dalam Gerakan Radikalisme Islam

Suara Kita
Dunia tersentak ketika seorang perempuan bernama Dian Yulia Novi tertangkap ketika hendak melakukan aksi bom bunuh diri di Indonesia. Dia pernah jadi buruh migran di Singapura dan ternyata juga isteri Bahrun Naim, pelaku bom Sarinah. Rencananya, tanggal 11 Desember 2016 dia akan meledakkan Istana Negara dengan bom rice cooker, lalu tertangkap polisi. Tragedi ini menyibak fakta keterlibatan sejumlah perempuan Muslim dalam gerakan terorisme di Indonesia. Agaknya trend baru dalam aksi ...
Read more 0

Perempuan Memerangi Kekerasan

Budaya
Perempuan sering menjadi metafora bagi tegaknya negara. Apabila kaum perempuan mampu berperan sesuai dengan ekspektasi dan kebutuhan negara, maka sebuah negara akan kokoh berdiri sehingga mampu memayungi segenap rakyatnya. Pun sebaliknya, ketika perempuan rapuh dan kehilangan daya keibuan, maka bumi pertiwi pun akan mengalami kegoncangan. Disadari atau tidak, di balik patriotisme kaum laki-laki dalam membela negara, ada  peran “halus” perempuan yang kadang tersamarkan. Maraknya berbagai aksi teror dan kekerasan yang ...
Read more 0
Translate »