Kamis, 27 Juli, 2017
Informasi Damai
toleransi

toleransi

Kebhinekaan dan Toleransi sebagai Pondasi Indonesia Raya

Suara Kita
“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”. (QS. al-Hujurat, ayat 13) Ayat ini sangat penting menjadi refleksi hari lahir BNPT ke-7. Tantangan berat ihwal kebhinekaan akhir-akhir ini mengalami pergolakan ...
Read more 0

Menebus Harga Mahal Toleransi

Suara Kita
Bukan isapan jempol belaka, data yang dikeluarkan Polri dan dicatat oleh Setara Institut, peristiwa intoleran selama 2016 lebih dari 200 kejadian. Kasus sebanyak itu tidak bisa lagi ditolerir, apalagi dianggap tidak meresahkan, mengganggu atau mengancam. Justru sebaliknya, masyarakat yang berada di dalam perahu bernama “Indonesia” perlahan merasa resah dan terancam. Dan tahun-tahun sebelumnya, sepanjang 2012 The Wahid Institute melaporkan 274 kasus kebebasan beragama yang terperinci ke dalam 363 tindakan. Begitu ...
Read more 0

Mewujudkan Wajah Islam tanpa Radikalisme

Suara Kita
Di era globalisasi yang serba terbuka dan bebas ini, banyak bermunculan kelompok-kelompok radikal. Dikatakan radikal karena para pengikutnya bertindak yang dalam ukuran normal tergolong kasar, dimana hal tersebut ditunjukkan dengan menghancurkan segala hal yang dianggap tidak sesuai dengan norma dan ajaran agama Islam. Di sisi lain,munculnya gerakan radikalisme Islam di Indonesia dipicu oleh persoalan domestik.Dalam lingkup domestik, berbagai macam kemelut telah terjadi yang dimulai dari pembantaian kiai berkedok dukun santet, ...
Read more 0

Toleransi Ala Nabi dan Para Pewaris

Suara Kita
Salah satu dari dua persoalan besar bangsa  adalah semakin merebaknya virus intoleransi di dalam negeri. Di dalam agama Islam, terdapat kelompok radikalis yang acap kali berbuat onar terhadap kelompok lain. Bukan hanya harta benda yang mereka recoki, bahkan menumpahkan darah pun dianggap halal. Kenyataan ini sangat bertolak belakang dengan ajaran kasih sayang yang ada di dalam setiap agama, termasuk Islam. Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, “Sayangilah manusia sebagaimana engkau menyayangi ...
Read more 0

Ikrar Damai Lintas Golongan

Suara Kita
Dalam karyanya, Masyarakat Madani: Tinjauan Historis Kehidupan Zaman Nabi (h. 65) Akram Dhiyauddin Umari menuliskan, penduduk Yatrib (nama asli Madinah sebelum hijrah Nabi) kebanyakan pendatang dari Yaman, semenanjung Arab bagian Selatan. Mereka adalah suku Aus dan Khazraj dari Bani Qailah. Mereka memiliki hubungan darah dengan Suku Azd di Yaman, yang pindah dan menetap di Yatsrib pada 207 M, paska runtuhnya bendungan Ma’rib. Bendungan raksana yang menjadi sumber kehidupan masyarakat di ...
Read more 0

Kerikil Kecil Perusak Toleransi

Suara Kita
“Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan.” (QS Al-An’am: 108) Islam –yang secara generik berarti damai- merupakan agama yang menjunjung tinggi tercapainya harmoni antar umat. Kerukunan dan kedamaian yang terjalin, baik internal umat Islam maupun dengan agama-agama lain, adalah prasyarat mutlak terciptanya kesejahteraan kehidupan yang mampu mengungkit tegaknya peradaban bangsa. Umat yang bertikai, konflik yang tak ...
Read more 0

Belajar Toleransi Dari Kisah Yahudi Pembela Nabi

Keagamaan
Ahli sejarah kenamaan, Ibnu Ishaq, menceritakan di antara salah satu pejuang yang gugur dalam Perang Uhud adalah Mukhairiq, pria keturunan Suku Quraidhah. Dia seorang tokoh Yahudi yang benar-benar berkomitmen teguh pada perjanjian bersama yang dibuat antara mereka dengan pihak Muhammad Saw, saat di Madinah. “Wahai orang-orang Yahudi, demi Allah, kalian tahu bahwa kalian wajib menolong Muhammad,” kata Mukhairiq, saat jelang berkecamuk Perang Uhud melawan kaum musyrikin. “Sekarang ini hari sabtu,” ...
Read more 0

Problem Intoleransi di Negeri Toleran

Suara Kita
Beberapa waktu lalu, Wahid Foundation mempublikasikan hasil survei potensi intoleransi dan radikalisme sosial-keagamaan di kalangan muslim Indonesia. Hasilnya, 72 persen responden menolak tindakan radikal. Namun hasil survei tersebut ibarat angka di atas kertas belaka. Ini dipicu oleh kerusuhan di dua vihara, delapan kelenteng, dan satu yayasan umat Buddha, di Tanjung Balai, Sumatera Utara. Kekerasan tersebut  menjadi antitesa dari nilai-nilai kebinekaan yang menekankan sikap toleransi umat beragama. Apa yang terjadi menandakan ...
Read more 0

Toleransi dalam Beragama

Keagamaan
Pada saat ini, problem intoleransi menjadi fenomena yang sangat mengkhawatirkan kehidupan bangsa Indonesia. Merebaknya aksi kekerasan di Indonesia dengan mengatasnamakan agama masih seringkali muncul dan semakin menguat. aksi pembakaran tempat ibadah, di Tanjung Balai, Kabupaten Asahan Persoalan bermula dari adanya keluhan seorang warga bernama Meliana (41) warga Jl Karya Kelurahan Tanjung Balai Kota I, Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kota, Tanjung Balai, Sumatra Utara terhadap suara azan yang dikumandangkan di Masjid ...
Read more 0

Allah Saja Menoleransi Keingkaran

Keagamaan
Sebagai Dzat yang memiliki hak prerogatif tertinggi di jagat raya ini, Allah Swt sesungguhnya sangat bisa dan bahkan sangat mudah memaksa hamba-hamba-Nya untuk beriman tanpa kecuali (Qs. Yunus: 99). Tak sulit juga bagi-Nya, jika benar-benar ingin, menjadikan seluruh umat manusia satu golongan (Qs. al-Maidah: 48). Tak sampai di situ, lagi-lagi jika Allah Swt berkeinginan menjadikan semua manusia menerima petunjuk ilahiah, maka kun fayakun-Nya akan dengan sangat mudah mewujudkannya (Qs. al-An’am: ...
Read more 0
Translate »