Waspada Politisasi Khilafah dan Jihad

Waspada Politisasi Khilafah dan Jihad

- in Suara Kita
965
0
Waspada Politisasi Khilafah dan Jihad

Andai, dimensi khilafah dan ajaran jihad itu benar-benar dipelajari, ditelaah betul-betul, lalu dipahami dan dimengerti fungsi serta peran keduanya seperti apa. Niscaya, kita tidak akan mudah dibodohi. Pun, kita tidak akan mungkin terjebak terhadap jeratan kelompok yang menginginkan kekuasaan secara brutal dengan mempolitisasi khilafah dan jihad itu.

Sebab, kewaspadaan terbesar dalam kehidupan kita hari ini sebetulnya bukan tentang khilafah atau-pun jihad. Tetapi, kewaspadaan kita sebetulnya terhadap oknum-oknum yang sering mempolitisasi khilafah dan jihad. Sebab, mereka selalu membawa (khilafah) bukan sejarah. Tetapi sebagai basis “nilai agama” yang perlu ditegakkan, layaknya negara Islam. Begitu juga, mereka condong brutal dan merusak tatanan dengan membawa nama jihad.

Maka, yang menjadi persoalan kita hari ini. Kita perlu waspada dengan oknum yang selalu mempolitisasi khilafah dan jihad. Selain itu, kita juga perlu dan bahkan saya kira wajib bagi kita. Untuk mempelajari sejarah kekhilafahaan di era umat Islam terdahulu. Serta, kita perlu mengkaji secara luas substansi jihad serta bagaimana fungsinya di era kita hari ini.

Karena, dengan belajar dan memahami, niscaya kita tidak akan mudah diprovokasi dan dibodohi. Karena selama ini, tanpa kita sadari. Bahwa oknum-oknum yang mempolitisasi khilafah dan jihad itu selalu menyasar orang yang tidak paham dan tidak mengerti khilafah dan jihad sama-sekali. Sehingga, mereka mengeksploitasi khilafah dan jihad untuk dijadikan alat untuk menguasai dan bertindak radikal.

Sebagaimana, kita perlu paham. Bahwa dimensi khilafah adalah bentang sejarah pemerintahan umat Islam di masa lalu. Tentu, ini berkaitan dengan (ruang dan waktu) di era itu. Maka, kita perlu mempelajari itu dan kita perlu menilai mana yang relevan untuk kita ambil secara substansi nilainya  dan mana yang kurang relevan untuk kita tinggalkan di era kita hari ini.

Begitu juga dengan jihad. Jihad itu adalah ajaran dalam Islam. Tentu, setiap ajaran itu tidak dikhususkan kita jihad seperti apa. Sebab, ia perlu hidup dan dihidupkan dalam konteks-zamannya. Agar konteks jihad yang dilakukan itu relevan. Misalnya, kita saat ini jika perdamaian dan persatuan itu tidak dijaga, maka akan muncul pertumpahan darah. Maka, konteks jihad kita saat ini adalah mempertahankan persatuan dan perdamaian tersebut.

Jadi, kita sebetulnya bukan bertindak untuk anti-khilafah atau anti-jihad. Sebab, antara khilafah dan jihad itu sejatinya berkaitan dengan sejarah umat Islam dan ajaran dalam Islam. Jadi, ketika berbicara tentang sejarah, kita wajib mempelajari. Agar, kita tidak mudah dibodohi oleh mereka yang sering-kali memanipulasi sejarah atau mempolitisasi sejarah tersebut.

Pun, ketika kita berbicara tentang jihad, kita juga perlu mempelajari substansi dan hakikat dari jihad itu. Agar, kita tidak mudah dibodohi oleh oknum-oknum yang selalu mempolitisasi jihad. Untuk bertindak kemungkaran dan melanggar nilai-nilai kemanusiaan. Sebab, jihad itu tidak pernah ber-korelasi dengan tindakan yang membawa mudharat dan kemungkaran.            

Oleh sebab itu, kita jangan sampai anti untuk mempelajari sejarah panjang tentang khilafah. Serta, kita juga jangan berhenti mempelajari dan mendalami peran dan fungsi jihad dalam Islam. Serta bagaimana cara penggunaannya dalam kehidupan kita serta apa batas-batas dan karakteristik dari jihad yang baik itu. Sehingga, dengan cara yang semacam itu, kita tidak akan mudah dibodohi oleh oknum-oknum tertentu yang sering-kali mempolitisasi khilafah dan jihad demi tujuan-tujuan kekuasaan yang brutal dan kejam.

Facebook Comments