Youtuber, Kearifan Lokal dan Pencegahan Radikalisme

Youtuber, Kearifan Lokal dan Pencegahan Radikalisme

- in Suara Kita
165
0
Youtuber, Kearifan Lokal dan Pencegahan Radikalisme

Bonus demografi Indonesia kini mulai terlihat di dunia maya dengan munculnya genarasi muda yang mampu memanfaatkan lahan dunia maya. Sebut saja Youtube kini menjadi lahan baru untuk mengekspresikan kreativitas pemuda Indonesia. Bermunculan pemuda yang mencoba mengkreasikan film pendek dengan lokalitas masing-masing. Kemajuan teknologi benar-benar dimanfaatkan dengan cara yang benar, berbagai konten di Youtube menggeser televisi sebagai penyambung informasi secara langsung.

Youtube kini digemari setiap orang karena kemudahan cara mengaksesnya. Hal ini dimanfaatkan oleh beberapa pemilik usaha jaringan dengan memberikan akses paket unlimited Youtube. Indikator tinggi bagi pengguna smartphone dalam membeli paket gratis Youtube menunjukkan budaya konsumsi tinggi masyarakat Indonesia setiap harinya dalam mengakses Youtube. Dari aplikasi ini semua orang bisa melihat belahan dunia dengan berbagai macam konten yang dibuat dan diuploud di chanel pribadi masing-masing Youtuber.

Tulisan yang dimuat oleh id.thecinesia.com menjelaskan Google telah merilis data bahwa 57% pengguna Youtube mencari hiburan, serta 86 % juga menyatakan terbiasa mengakses Youtube untuk mempelajari sesuatu yang baru. Mementum tersebut juga dirasakan di Indonesia pada tanggal 9 Mei 2018 Google mewakili Youtube menyampaikan hasil riset bersama dengan Kantar TNS. Menurut hasil riset tersebut 92 % pengguna Indonesia menyatakan Youtube adalah tujuan pertama mereka ketika mencari konten video. Secara umum memberikan kemudahan dalam mencari konten yang menarik dan beragam.

Kepopuleran Youtube di Indonesia merupakan dampak kemudahan akses internet yang semakin merata disetiap lini daerah, selain itu konten-konten yang manarik selalu membuat orang ketagihan untuk mengakses Youtube. Peningkatan minat yang berbeda-beda dari netizen memberikan keuntungan bagi penyedia konten. Pada tahapan lain penyedia konten kreator “Youtuber” akan berlomba-lomba memperbaiki kontennya dan kwalitas videonya.

Baca juga : Genealogi Kaum Abritan

Penyampain pesan melalui konten kreator Youtuber menjadikan salah satu sarana yang efektif. Maka dari itu diharapkan para Youtuber Indonesia membuat konten dengan mengangkat tema kearifan lokal untuk membumikan kembali nilai-nilai luhur yang mulai luntur akibat kemajuan jaman. Kemajuan teknologi seharusnya menjadi sarana untuk mengembalikan kesantunan, toleransi sebagai ciri khas rakyat Indonesia dan juga berguna untuk mencegah paham radikalisme yang berkembang dimana-mana.

Konten Kreator Berwawasan Kearifan Lokal

Data pengguna Youtube netizen Indonesia cukup tinggi. Ini memberikan satu jalan pesan perdamian dan pencegahan faham radikal dengan mengambil nilai-nilai kearifan lokal. Upaya jalan tersebut bisa disampaikan melalui konten kreator yang dibuat oleh Youtuber Indonesia. Jika konten-konten yang diunggah melalui Youtube memberikan hiburan yang mengandung nilai luhur, maka Indonesia akan terbebaskan dari perpecahan dan ancaman paham radikalisme.

Kini jika kita mengakses Youtube banyak Youtuber yang membuat konten dengan bahasa lokal masing-masing. Disatu sisi mempunyai nilai ekonomi, disisi lain secara tidak langsung juga bertujuan untuk menguatkan kecintaan lokalitas setiap daerah. Sehingga mempererat kesatuan dalam tingkatan lokal baik yang sedang berada di daerah lokalitas tersebut ataupun bagi mereka yang merantau di negara lain. Dengan begitu ingatan tanah kelahiran akan semakin kuat. Nah pada tahap inilah paham radikalisme akan sulit mempengaruhi masyarakat lokal Indonesia.

Sebagai contoh konten kreatif Youtuber yang viral dengan memberikan pesan perdamian dengan bahasa lokal adalah Pak Bhabin. Seorang polisi yang berasal dari Purworejo. Ia dengan kru kepolisian membuat video yang berdurasi 5-10 menit untuk memberikan pesan-pesan kepada masyarakat. Pesan yang disampaikan pun menggunakan bahasa lokal dan latar belakang kondisi sosial masyarakat sekitar. Pak Bhabin beserta kru-nya telah memberikan pesan-pesan perdamian melalui konten yang lucu tapi memiliki makna yang mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia khususnya masyarakat Purworejo.

Konten seperti yang digarap pak Bhabin beserta kru-nya inilah yang diharapkan tumbuh subur di Youtube. Dengan memanfaatkan kemajuan tekhnologi dan kemudahan akses internet diharapkan pesan yang disampaikan menjadi lebih mudah terealisasi dan gampang dipahami. Gambaran latar belakang dan gaya guyonan dengan tanpa menghilangkan lokalitasnya menambah kemudahan mencerna pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat luas.

Peran Youtuber dalam kancah menjaga perdaimaian serta mencegah paham radikalisme kini sangat diperlukan. Konten yang sifatnya menghibur dan menyisipkan pesan didalamnya telah banyak diminati masyarakat lokal dan nasional. Maka dari itu perlu ditumbuhkan Youtuber-Youtuber baru dengan semangat menjunjung tinggi nilai-nilai lokalitas tempat  tinggal masing-masing.

Setiap daerah mempunyai kearifan lokal yang berbeda, namun secara general nilai-nilai kearifan lokal sama-sama mengajarkan kebaikan. Maka dari itu konten Youtuber dengan bahasa lokal masing-masing daerah akan mewarnai jagat dunia maya dan akan menggambarkan kemajemukan rakyat Indonesia. Dari itu semua diharapkan mampu memberikan gambaran bahwa perbedaan adalah kenyataan dan perdamian adalah tujuan nyata.

Merawat kearifan lokal baik di dunia nyata maupun maya adalah tugas bersama. Perkembangan teknologi bukan berarti mengesampingkan dan meninggal norma ataupun adat istiadat yang lama. Namun bagaimana lebih mensinergikan budaya lama dengan budaya baru menjadi satu kesatuan dan berjalan bersama.  Dengan mengkampanyekan nilai-nilai keraifan lokal dalam bentuk media baru, diharapkan mampu mencegah faham-faham radikal yang ingin memecah belah bangsa ini.

Facebook Comments