e-Jurnal

Terorisme Pasca JI : Jurnal Jalan Damai Vol. 1. No. 2 April 2025

Salam Damai,

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas terbitnya Jurnal Jalan Damai, Volume 1 Nomor 2 Tahun 2025.

Jurnal Jalan Damai hadir sebagai jurnal ilmiah populer yang memadukan ketajaman analisis akademik dengan bahasa yang mudah dicerna. Tujuannya adalah satu: memperdalam pemahaman tentang fenomena terorisme, mengevaluasi kebijakan yang menyertainya, serta mendorong lahirnya kontra-narasi yang kuat dan membumi. Jurnal ini ditujukan tidak hanya bagi kalangan peneliti dan praktisi, tetapi juga masyarakat luas yang peduli terhadap isu perdamaian dan keberagaman.

Edisi kali ini mengangkat tema “Terorisme Pasca JI”, sebuah topik penting yang menyusul deklarasi pembubaran Jamaah Islamiyah (JI), organisasi yang selama dua dekade menjadi simbol kekuatan jaringan terorisme di Asia Tenggara. Sejarah mencatat bagaimana JI mengguncang Indonesia dengan berbagai aksi bom yang menewaskan ratusan orang dan mengubah arah kebijakan keamanan nasional. Namun, apakah dengan bubarnya JI berarti cerita tentang terorisme di Indonesia telah usai?

Dalam edisi ini, kami menyajikan analisis mendalam dengan ragam perspektif: bagaimana nasib ideologi yang pernah diusung JI? Apakah ini benar-benar akhir, atau justru awal dari strategi baru? Dan bagaimana langkah negara serta masyarakat dalam menanggapi dinamika pasca JI? Bagaimana upaya mereintegrasi para mantan JI?

Download sekarang, dan selamat membaca :

Jurnal Jalan Damai Vol.1.No.2. 2025

Redaksi

Recent Posts

Di Tengah Gencar Ketahanan Pangan dan Energi, Jangan Lupakan Ketahanan Ideologi dan Literasi

Beberapa waktu terakhir, narasi besar pembangunan Indonesia terasa semakin konkret dengan tema ketahanan pangan dan…

4 minggu ago

Game Online, Agresi, dan Krisis Realitas

Indonesia menempati posisi strategis dalam peta ekonomi pasar gim online global. Kompas (2026) menghitung pengeluaran…

2 bulan ago

Menakar Nilai (In)Toleransi Sekolah Agama

Preferensi orang tua memasukkan anaknya ke sekolah agama sangat bisa dipahami. Terutama di Indonesia. Sebagai…

3 bulan ago

White Supremacy dan Gelombang Teror Baru oleh Anak

Serangan bom molotov di SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat, awal Februari 2026 tak…

3 bulan ago

Mengenal Bahaya FIMI dan Pentingkah RUU Antipropaganda Asing?

Negara modern jarang runtuh karena kudeta bersenjata. Ia lebih sering melemah secara perlahan karena dikikis…

4 bulan ago

Tidur Panjang di Era Media Sosial: Algoritma dan Ilusi Kesadaran

“__Bahaya terbesar zaman modern adalah manusia tidak sadar bahwa ia tidak sadar.” — Herman Broch__…

4 bulan ago