Pada tahun 2022, mantan pimpinan Jamaah Ansharut Tauhid, Abu Bakar Ba’asyir mengakui Pancasila sebagai dasar negara. Sosok yang selama puluhan tahun berdiri di garis terdepan penolakan terhadap sistem pemerintahan modern itu secara terbuka menyatakan pengakuannya terhadap Pancasila. Alasannya amat mendasar, sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, pada hakikatnya berasaskan ajaran ...
Read more 0 Tokoh
Harus diakui, era digital melahirkan paradoks. Kita dibanjiri informasi, namun sering kali pikiran kita justru terkotak-kotak. Kita terhubung secara global, tetapi semakin terkurung dalam gelembung-gelembung keyakinan yang sempit. Dalam realitas yang kontradiktif inilah, pemikiran Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan kita, bukan lagi sekadar warisan sejarah, melainkan sebuah seruan mendesak yang ...
Read more 0 Eksistensi negara sangat dipengaruhi oleh soliditas dan solidaritas antar warga negara. Jika antar komunitas dalam sebuah negara terpecah-pecah, maka potensi disintegrasi dan konflik sangat besar terjadi. Sebaliknya, jika masing-masing individu memahami posisinya untuk memperkuat simpul-simpul kolektif ini, maka negara akan kuat. Situasi ini adalah ilustrasi dari konsep asabiyyah yang dijelaskan ...
Read more 0 Minggu lalu, kita memperingati hari berpulangnya Abdurrahman Wahid ke haribaan Yang Maha Kuasa. 15 tahun sudah Gus Dur meninggalkan kita semua. Nilai-nilai yang diwariskan Gus Dur telah melekat pada diri bangsa Indonesia. Salah satunya terasa ketika menjelang akhir tahun begini. Menjelang Natal, saya menjadi teringat bagaimana persepsi Gus Dur tentang ...
Read more 0 Kelompok konservatif seperti Hizbut Tahrir Indonesia selalu menjadikan agama sebagai palang pintu terakhir segala problematika sosial di masyarakat. Mereka misalnya mengatakan, “syariat adalah solusi umat” atau “khilafah adalah jawaban konflik Palestina”, dan sebagainya. Tesis tersebut bukan hendak mendiskreditkan fungi agama, tetapi menggarisbawahi betapa kaku dan sempitnya penalaran kelompok radikal eksremis. ...
Read more 0 “Mā fasadat al-ra’iyyah illā bi fasād al-mulūk, wa mā fasadat al-mulūk illā bi fasād al-‘ulamā’ (Tidaklah terjadi kerusakan rakyat kecuali dengan rusaknya penguasa, dan penguasa itu tidak rusak kecuali diawali dengan kerusakan para ulama)” Demikian pernyataan Imam Al-Ghazali yang masyhur dalam kitabnya, Ihyā’ Ulūm al-Dīn. Kalimat tersebut kemudian kerap menjadi ...
Read more 0 Hari-hari ini, Indonesia sepertinya dalam gejala konservatisme yang akut. Beberapa persoalan viral di media sosial, berkenaan dengan hukum keislaman yang semestinya tak lagi diperdebatkan. Misalnya, kemarin viral tentang hukum musik. Setelah itu, viral lagi tentang hukum salam lintas agama. Masyarakat Muslim sepertinya terjerembab ke dalam konservatisme, alih-alih keislaman yang progresif. ...
Read more 0 Umat Buddha di Indonesia tentu tidak asing lagi dengan nama Maha Biksu Ashin Jinarakkhita. Ia adalah orang keturunan Indonesia pertama yang ditahbiskan menjadi Bhikkhu. Tidak hanya berhenti sampai di situ, Ashin Jinarakkhita juga mempelopori aliran Buddhisme khas Indonesia yang dikenal dengan nama Buddhayana. Buddhayana adalah semacam ajaran Buddhisme yang berakar ...
Read more 0 Berbicara tentang hari Kebangkitan Nasional yang diperingati pada 20 Mei 2024. Kita sejatinya tak bisa melepaskan peran sosok Dr. Soetomo. Beliau adalah founding father dari lahirnya gerakan-gerakan kebangkitan nasional dengan komitmen memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Pada 20 Mei 1908, Dr. Soetomo mendirikan organisasi Budi Utomo. Ini adalah organisasi pergerakan pertama ...
Read more 0 Di tengah ketegangan antarumat Islam akibat ikhtilaf mengenai hukum musik, yang diprakarsai oleh Wahabi dan menyasar Ustaz Adi Hidayat bahkan Muhammadiyah, beredar video yang menyejukkan dari ulama kenamaan tanah air, KH. Syukron Makmun. Dalam sebuah pidato, ia menyampaikan agar Wahabi datang ke pesantrennya dan diskusi bersama dengan adem—menghindari perpecahan umat ...
Read more 0
