Rabu, 29 April, 2026
Informasi Damai
Narasi

Narasi

Di Tengah Gencar Ketahanan Pangan dan Energi, Jangan Lupakan Ketahanan Ideologi dan Literasi

Ketahanan Ideologi
Narasi
Beberapa waktu terakhir, narasi besar pembangunan Indonesia terasa semakin konkret dengan tema ketahanan pangan dan energi. Pemerintahan Prabowo Subianto tampak serius mendorong dua sektor ini sebagai fondasi kedaulatan nasional. Hasilnya memang mulai terlihat. Cadangan beras pemerintah melalui Bulog pada awal 2026 dilaporkan telah menembus kisaran 3,5–3,8 juta ton. Ini dikatakan ...
Read more 0

Game Online, Agresi, dan Krisis Realitas

game online
Narasi
Indonesia menempati posisi strategis dalam peta ekonomi pasar gim online global. Kompas (2026) menghitung pengeluaran orang Indonesia untuk gim mencapai Rp 6,4 miliar per hari. Dengan populasi pemain menembus 100 juta jiwa dan pertumbuhan pasar tahunan mencapai 6,3 persen, Tanah Air jelas diperhitungkan sebagai modal kapital raksasa bagi industri game. ...
Read more 0

Tidur Panjang di Era Media Sosial: Algoritma dan Ilusi Kesadaran

Tidur Panjang di Era Media Sosial: Algoritma dan Ilusi Kesadaran
Narasi
“__Bahaya terbesar zaman modern adalah manusia tidak sadar bahwa ia tidak sadar.” — Herman Broch__ Kita hidup di tengah keramaian digital yang penuh teriakan, tuduhan, dan kemarahan. Linimasa media sosial bergerak cepat, emosional, dan reaktif. Namun justru di sanalah paradoks terbesar zaman ini bekerja: manusia merasa paling sadar, paling kritis, ...
Read more 0

Menghitung Monetisasi Industri Kecurigaan & Kemarahan Di Ruang Digital Oleh Kreator

Menghitung Monetisasi Industri Kecurigaan & Kemarahan Di Ruang Digital Oleh Kreator
Narasi
Di era Digital, kemarahan dan kecurigaan bukan sekadar reaksi emosional; mereka telah menjadi mata uang bagi banyak konten kreator dan influencer. Dari skandal politik, pandemi COVID-19, hingga polemik ijazah Jokowi, narasi yang memprovokasi emosi negatif terbukti memicu interaksi tinggi, viralitas, dan—pada akhirnya—keuntungan finansial yang signifikan bagi pembuatnya. Fenomena ini bukan ...
Read more 0

Digital Grooming dan Radikalisasi Anak secara Online : Jejak Ancaman Tersamar di Ruang Maya

Digital Grooming dan Radikalisasi Anak secara Online : Jejak Ancaman Tersamar di Ruang Maya
Narasi
Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah menyaksikan transformasi digital yang luar biasa, di mana anak-anak tumbuh dengan gawai sebagai perpanjangan tangan mereka. Namun, di balik kemudahan akses informasi dan hiburan tersebut, mengintai ancaman yang jauh lebih sistematis dan berbahaya daripada konten negatif biasa: proses digital grooming yang berujung pada radikalisasi. Berdasarkan laporan Detasemen ...
Read more 0

Ketika Algoritma Membentuk Ideologi: Anak dan Ancaman Radikalisme Digital”

Ketika Algoritma Membentuk Ideologi: Anak dan Ancaman Radikalisme Digital”
Narasi
Anak-anak Indonesia hari ini tumbuh di tengah dunia digital yang tanpa jeda. Gawai bukan lagi sekadar alat hiburan, melainkan ruang belajar, bermain, dan membentuk identitas. Namun di balik kemudahan itu, ada ancaman sunyi yang kerap luput dari perhatian: radikalisme digital yang menyasar perkembangan kognitif dan psikologis anak. Radikalisme tidak selalu ...
Read more 0

Agama Cinta Sebagai Energi Kebangsaan Menjinakkan Intoleransi

Agama Cinta Sebagai Energi Kebangsaan Menjinakkan Intoleransi
Narasi
Segala tindakan yang membuat kerusakan adalah tidak dibenarkan dan bukan ajaran agama manapun. Kita hidup di dunia untuk saling menyayangi sesama makhluk. Pun demikian dalam Islam diajarkan untuk selalu menabur kedamaian dan mengubur dalam-dalam segala kebencian di antara anggota masyarakat yang beragam ini. Dari sini jelas bahwa agama cinta sejalan ...
Read more 0

Bagaimana Menjalin Hubungan Antar-Agama dalam Konteks Negara-Bangsa? Belajar dari Rasulullah Sewaktu di Madinah

Bagaimana Menjalin Hubungan Antar-Agama dalam Konteks Negara-Bangsa? Belajar dari Rasulullah Sewaktu di Madinah
Narasi
Ketika wacana hubungan antar-agama kembali menghangat, utamanya di tengah menguatnya tuduhan sinkretisme yang dialamatkan pada umat muslim yang hendak berpartisipasi mensukseskan Natal 2025, umat beragama di Indonesia kiranya perlu melihat kembali salah satu fase paling penting dalam sejarah Islam: masa Rasulullah di Madinah. Fase tersebut bukan hanya penting bagi umat ...
Read more 0

Menggagas Konsep Beragama yang Inklusif di Indonesia

Menggagas Konsep Beragama yang Inklusif di Indonesia
Narasi
Dalam kehidupan beragama di Indonesia, terdapat banyak perbedaan yang seringkali menimbulkan gesekan dan perdebatan, khususnya terkait dengan sikap yang cenderung “hitam-putih” dalam melihat praktik keagamaan. Pendekatan ini sering kali menciptakan batasan-batasan yang rigid, yang akhirnya memperuncing perbedaan dan menghilangkan esensi utama dari ajaran agama itu sendiri. Salah satu contoh aktual ...
Read more 0

Islam Kasih dan Pluralitas Agama dalam Republik

Islam Kasih dan Pluralitas Agama dalam Republik
Narasi
Islam, sejak wahyu pertamanya turun, telah menegaskan dirinya sebagai agama kasih, agama yang menempatkan cinta, keadilan, dan penghormatan kepada martabat manusia sebagai inti dari keberagamaannya. Namun dalam kenyataan sosial-politik Indonesia hari ini, wajah keberagamaan itu kerap tampak terdistorsi oleh pola pikir “hitam-putih” yang mudah menghakimi, cepat menuduh sesama berbeda keyakinan ...
Read more 0