Narasi

Pemuda dan Spirit Pancasila

Kepada siapa lagi masa depan bangsa ini diserahkan jika tidak kepada para generasi penerusnya (pemuda). Pemuda menempati posisi penting sebagai pewaris tahta kebangsaan. Tugas berat memikul kerajaan majemuk paripurna seperti Indonesia. Untuk itu pemuda mesti memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

Pemuda memiliki spirit kebangsaan yang menyala-nyala. Api kebangsaan pemuda mestinya membawa dalam darah juang. Spirit pemuda menjadi salah satu penentu arah kebangsaan. Jika pemuda keliru langkah maka akan mempertaruhkan seluruh martabat sebuah bangsa.

Pemuda seperti nadi bagi tubuh. Bayangkan jika pemuda kehilangan spirit berupa, baik spirit berupa kreatifitas, kebangsaan. Tubuh akan kehilangan keseimbangan, darah tidak akan sempurna mengalir memberi spirit kehidupan. Itulah pemuda, generasi bagi bangsa pelanjut estafet kehidupan.

Spirit yang harus dimiliki pemuda adalah pancasila. Melalui spirit pancasila pemuda dapat mengaktualisasikan dalam berbagai hal. kontribusi peran pemuda penting kaitanya dalam membangun serta merawat kebangsaan.

Peran penting pemuda juga mesti diarahkan pada pentingnya pilar-pilar kebangsaan. Pemuda mesti menjadi garda paling depan mengawal NKRI dan pancasila. Pemuda adalah pewaris pancasila, pelanjut bagi pendahulunya yang telah berdarah-darah memperjuangkan tegaknya NKRI.

Melihat pesatnya teknologi informasi, akses luasnya dunia, menjadi kewaspadaan bagi peran pemuda bangsa. Salah jalan bagi pemuda bisa terjerembab pada lobang gelap bernama egoisme identitas. itulah kenapa pemuda mesti memiliki spirit pancasila, sehingga tidak dengan mudah tergoda oleh proses ideologisasi anti-pancasila, radikalisme, dan sebagainya.

Ironis jika melihat pemuda-pemuda bangsa sendiri, berikrar menolak nasionalisme, anti terhadap pancasila. Kini saatnya untuk menumbuhkan kembali spirit pancasila pada kehidupan pemuda bangsa. pancasila menjadi bagian dari hidup, insipirasi bagi langkah kebangsaan.

Pancasila mesti dinyalakan kembali demi terwujudnya kebangkitan nasional. Peran ini juga ditentukan oleh para pemuda dengan semangat kebangsaan mewujudkan harmoni bagi toleransi di Indonesia. Langkah kongkrit bagi pemuda bangsa adalah berikrar bahwa pancasila adalah final paripurna, menolak segala ideologi asing yang merusak keutuhan bangsa.

Spirit Nyata Pancasila

Pancasila jelas-jelas telah paripurna sebagai sumber inspirasi. Pancasila sama sekali tidak bertentangan dengan nilai manapun, baik agama maupun budaya. Pancasila dirumuskan dengan merangkum nilai-nilai keberagaman di Indonesia. Nyata-nyata melalui spirit pancasila Indonesia merdeka, menjadi negara dengan tingkat toleransi yang tinggi, sekaligus kiblat bagi perdamaian dunia.

Wujudnya terang dalam kelima sila yang terkandung. Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Terang benderang sila pertama mendasarkan perilaku berbangsa berdasar kepada keimanan dan keyakinan. Melalui nilai-nilai ketuhanan Indonesia tegak berdiri, dengan saling hormat-menghormati perbedaan. Tidak saling menuduh apalagi kafir-mengkafirkan.

Kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradab. Setelah berketuhanan dengan saling menghormati, mewujudkan keadilan dan keadaban adalah orientasi berbangsa. Melalui manusia yang adil dan beradab negara ini betul-betul akan terurus, terutama dalam menjaga unsur kemanusiaan. Kata adil dan beradab bertujuan membentuk sifat keadaban dan keadilan bagi kepemerintahan maupun masyarakatnya.

Ketiga, Persatuan Indonesia. Nilai yang dikandung pada sila ini adalah kepentingan nasional. Berbeda-beda namun tetap satu bangsa. beraneka ragam namun tetap satu tujuan. Itulah semboyan bhineka tunggal ika. Kemajemukan di Indonesia merupakan wujud persatuan bangsa. orientasi bagi berbagai keragaman adalah satu kekuatan mewujudkan Persatuan Indonesia yang berdasar pada kebhinekaan.

Keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Sila ini membuktikan pentingnya partisipasi publik dalam menentukan arah kebijakan. Terang dalam sila ini demokrasi merupakan salah satu pilar penting bagi Indonesia. Pelibatan semua struktur unsur berbangsa adalah wujud bagi tercapainya tujuan nasional, baik kehidupan ekonomi, politik, budaya, dan sosial.

Kelima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sila ini menegaskan pentingnya keadilan bagi seluruh elemen bangsa. Tujuan seluruh eleman bangsa adalah melahirkan keadilan sosial, bagi sesame rakyat Indonesia. Tidak pandang apa agamanya, sukunya, etnisnya dan budayanya. Keadilan sosial adalah hak setiap warga negara.

Spirit nyata pancasila ini mesti selalu menyala-nyala bagi pemuda bangsa. spirit kebangkitan nasional mesti menegaskan kembali pentingnya pancasila sebagai inspirasi bagi peran pemuda. Melalui spirit pancasila pemuda dapat mengaktualisasikan dalam berbagai sumbangsih, kreatifitas, peran dalam masyarakat, dalam kehidupan beragama, dan juga peran hinggga ke daerah-daerah. Dan, katakan, teriakkan, gelorakan, nyalakan, bahwa “Saya Pemuda, Saya Ber-Pancasila”.

This post was last modified on 26 Mei 2017 9:57 AM

Febri Hijroh Mukhlis

Alumni pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Pendiri Yayasan Umm al-Bilaad

Recent Posts

Tidur Panjang di Era Media Sosial: Algoritma dan Ilusi Kesadaran

“__Bahaya terbesar zaman modern adalah manusia tidak sadar bahwa ia tidak sadar.” — Herman Broch__…

22 jam ago

Upacara, Ikrar Pelajar dan Rukun Sama Teman : Revolusi Sunyi Penanaman Karakter Anak Nusantara

Inisiatif Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menindaklanjuti arahan Presiden melalui SE Mendikdasmen No. 4…

23 jam ago

Menghitung Monetisasi Industri Kecurigaan & Kemarahan Di Ruang Digital Oleh Kreator

Di era Digital, kemarahan dan kecurigaan bukan sekadar reaksi emosional; mereka telah menjadi mata uang…

6 hari ago

Digital Grooming dan Radikalisasi Anak secara Online : Jejak Ancaman Tersamar di Ruang Maya

Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah menyaksikan transformasi digital yang luar biasa, di mana anak-anak…

6 hari ago

Ketika Algoritma Membentuk Ideologi: Anak dan Ancaman Radikalisme Digital”

Anak-anak Indonesia hari ini tumbuh di tengah dunia digital yang tanpa jeda. Gawai bukan lagi…

1 minggu ago

Peta Jalan Penanggulangan Terorisme-Jurnal Jalan Damai Vol. 1. No. 10 Desember 2025

Salam Damai, Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas terbitnya Jurnal…

4 minggu ago