Sosial Media, BNPT, dan Pentingnya Menjaga Ketenangan dalam Ruang Maya

Sosial Media, BNPT, dan Pentingnya Menjaga Ketenangan dalam Ruang Maya

- in Narasi
613
0
Sosial Media, BNPT, dan Pentingnya Menjaga Ketenangan dalam Ruang Maya

Dunia maya menjadi panggung yang tidak kalah eksis dengan dunia nyata. Hal ini sesuai banyaknya fakta yang menunjukkan bahwa dunia maya sudah menjadi kebutuhan pokok bagi setiap orang. Seperti misalnya, interaksi dengan teman, keluarga, sampai dengan menyebarkan informasi atau kabar bisa dilakukan melalui smartphone.

Kemudahan tersebut sebenarnya memberikan dua dampak. Pertama dampak positif, yaitu kita bisa memberikan pesan-pesan yang menyenangkan di plafon dinding-dinding media sosial. Seperti yang dipraktikkan BNPT dalam menyebarkan pesan-pesan menyenangkan yang bertujuan untuk kerukunan dan perdamaian. Namun di lain sisi, juga bisa berdampak negatif apabila yang menggunakan smartphone belum benar-benar matang dalam menguasai media sosial. Hingga akhirnya akan termakan kabar hoax, ujaran kebencian sampai dengan Intoleransi yang akan menggerogoti kehidupannya.

Kejahatan dalam dunia maya inilah yang kemudian menjadi sorotan serius dalam tatanan kehidupan. Sebab, ditakutkan hal tersebut bisa mempengaruhi mentalitas seseorang ketika berinteraksi dalam dunia nyata. Itulah mengapa diperlukan tangan-tangan santun yang bisa memberikan warna damai dalam dunia maya. Dari sinilah peran BNPT memang sangat dibutuhkan masyarakat. Hal ini sesuai perannya yang memang bergerak menanggulangi kejahatan terorisme, radikalisme sampai dengan Intoleransi.

Jejak BNPT dalam menyuarakan perdamaian dalam dunia maya memang sangat vital. Perannya sangat patut diteladani dan dijadikan alas untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Seperti halnya mengajak pemuda untuk membuat konten-konten yang mengandung toleransi. Konten keanekaragaman, kebudayaan sampai dengan perbedaan keagamaan yang ada di bangsa Indonesia. Yang kemudian diekspos dalam dunia maya agar bisa dilihat oleh banyak orang. Hingga akhirnya bisa memberikan nilai positif dan mampu memberikan edukasi yang baik untuk masyarakat.

Pesan-pesan ini apabila bisa tersampaikan dengan baik. Tentunya ujaran kebencian yang menghiasi ruang maya akhir-akhir ini tidak akan memberikan efek apapun kepada masyarakat. Sebab, masyarakat sudah menyadari Indonesia memang memiliki banyak keragaman. Dan, Indonesia bisa hidup berdampingan dengan latar belakang yang berbeda-beda juga dikarenakan senantiasa mengedepankan tentang pentingnya kerukunan di dalamnya. Berangkat dari perbedaan tersebut, bisa diambil jalan tengah, bahwa keragaman yang ada di bangsa Indonesia bisa dijadikan contoh dalam membingkai bangsa dalam mengedepankan pentingnya kemanusiaan. Untuk itu sudah seharusnya menyuarakan pesan perdamaian di media sosial sebagaimana yang dilakukan BNPT menjadi keharusan bagi kita juga. Agar pesan-pesan kemanusiaan yang diajarkan agama bisa tersampaikan dengan santun.

Inilah salah satu ajaran terbaik dalam membingkai persatuan yang berlandaskan kemanusiaan. Sebagaimana yang diungkapkan Gus Mus. Bahwa masing-masing kita punya kelebihan dan kekurangan. Marilah saling melengkapi dan menyempurnakan untuk mencapai kebahagiaan yang sempurna, yaitu kebahagiaan kita bersama. Dan menghormati orang lain adalah bagian dari menghormati diri sendiri.

Keadaan inilah yang seharusnya dilakukan dalam laku kehidupan. Bahwa setiap pesan yang disampaikan dengan baik. Tentunya juga akan di terima dengan baik pula oleh masyarakat. Sebagaimana yang disuarakan BNPT, bahwa membina toleransi sejak dari media sosial merupakan keharusan. Agar kesantunan dan keadaban juga bisa terealisasi di dalam ruang maya. Hingga hal tersebut bisa membawa pada kedewasaan diri dan mengantarkan kerukunan dalam berbangsa dan bernegara. Dari situ setiap dari kita juga mampu memahami betapa berharganya bertoleransi.

Untuk itu, cintailah bangsa Indonesia sejak dari jari jemari kita. Manfaatkan sosial media dengan sebaik mungkin. Gunakan tangan ini untuk menyebar pesan-pesan yang mendamaikan. Sehingga ketenangan dan kerukunan bisa selalu terjaga di bangsa Indonesia. Dan kita harus selalu ingat, bahwa bangsa ini besar dan merdeka bukan dari golongan tertentu. Melainkan hasil dari persatuan dan kesatuan dari setiap manusia-manusia yang hidup di tanah Pertiwi. Manusia yang tidak pernah mengedepankan dari mana asalnya. Karena baginya kebebasan dan perdamaian ialah jalan utama.

Dari sini sudah seharusnya kita sebagai generasi penerus memantapkan diri untuk menjadi agen-agen penyebar perdamaian. Yaitu menjaga bangsa Indonesia dengan memanfaatkan jari-jemari dengan santun. Sebab kalau tidak dari kita, mau menunggu siapa lagi untuk menjaga kerukunan bangsa ini.

Facebook Comments