Bila tidak ada persamaan pada agama-agama, kita tidak akan menyebutnya dengan nama yang sama ‘agama’. Bila tidak ada perbedaan diantaranya, kita pun tidak akan menyebutnya dengan kata majemuk ‘agama-agama’. Begitu kira-kira menurut mistikus Islam, Fritchof Schuon dalam karya terkenalnya The Trancendent Unity of Religions dalam mencari titik temu antar agama-agama. Sederhananya begini, setiap kita menyebutkan agama kepada setiap agama-agama yang berbeda nama, secara tidak langsung sebenarnya kita sudah menyadari tentang ...
Read more 0 e-Jurnal
DOWNLOAD BUKU
Editorial
14 Tahun BNPT dan Kebutuhan Desain Strategi Kontra Radikalisasi Berkelanjutan di Era AI
Abdul Malik 19 Juli 2024 Dalam beberapa dekade terakhir, kelompok radikal dan teroris telah bertransformasi secara signifikan dalam metode dan strategi mereka, terutama dengan merambah dunia digital. ...
Analisa
“Merawat Tanah Air adalah Jihad Kita”, Mencegah FTF dalam Gejolak Suriah
Haris Fatwa 19 Desember 2024 Sejak munculnya ISIS pada tahun 2014 hingga 2018, sekitar 600 foreign terroris fighter (FTF) atau kombatan teroris asing (KTA) Indonesia telah berada ...