Deprecated: Function create_function() is deprecated in /var/www/vhosts/jalandamai.org/httpdocs/wp-content/themes/magic-mag/functions.php on line 83
Gusveri Handiko - Jalan Damai
Kamis, 13 Juni, 2024
Informasi Damai
Archives by: Gusveri Handiko

Gusveri Handiko

0 comments

Gusveri Handiko Posts

Daerah Istimewa Minangkabau, Mungkinkah?

Daerah Istimewa Minangkabau, Mungkinkah?
Narasi
Wacana untuk menjadikan provinsi Sumatra Barat sebagai Daerah Istimewa telah digulirkan sejak tahun 2014 oleh sejumlah tokoh Minang, hal ini didorong oleh fakta bahwa Provinsi Sumatra Barat memiliki keunikan dalam hal kepemerintahan daerah. Berbeda dengan provinsi lainnya di Indonesia yang menggunakan sistem pemerintahan desa, di Sumatra Barat berlaku sistem pemerintahan nagari, dengan sistem administratif dan kepemimpinan yang berbeda pula. Selain itu, statusnya sebagai satu-satunya provinsi yang memakai sistem kekerabatan matrilineal ...
Read more 0

Post- truth di Tengah SKB 3 Menteri

Post- truth di Tengah SKB 3 Menteri
Narasi
Beberapa waktu yang lalu media sosial indonesia di hebohkan dengan pewajiban salah satu sekolah di sumatera barat mewajibkan siswinya untuk memakai jilbab. Hal ini semakin mimprihatinkan ketika sekolah yang bersangkutan berstatus sekolah negeri bukan sekolah keagamaan. Semakin viral ketika menteri pendidikan dan kebudayaan Nadiem Makarim langsung merespon terkait permasalahan ini. Pada ujungnya terbitlah SKB 3 Meteri yang pada inti dari keputusan tersebut adalah untuk menetralisir suasana terkait aturan-aturan yang tumpang ...
Read more 0

Toleransi Itu Sulit!!! Namun Indah

Toleransi Itu Sulit!!! Namun Indah
Narasi
Pernahkah anda mendengar kata-kata toleransi, tentunya pernah namun masih sangat sedikit orang yang paham dengan apa itu toleransi dan mungkin juga sangat sedikit orang yang berupaya menerapkan toleransi itu dalam kehidupannya. Tentunya banyak faktor yang melatar belakangi hal tersebut. Namun apapun itu Toleransi mau tidak mau harus selalu diterapkan di indonesia karena indonesia memiliki lebih dari 1.340 suku. Menurut Ajat Sudrajat (2008), Toleransi berasal dari bahasa latin tolerate yang berarti ...
Read more 0

Pers Sehat, Negara Kuat dan Indonesia Jauh dari Hoaks

Narasi
Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar ke empat didunia setelah amerika serikat yaitu sekitar 265 juta jiwa. Sementara itu jumlah pengguna media sosial terutama facebook lebih dari setengah jumlah penduduk indonesia dan beberapa penelitian menyebutkan bahwa budaya bebagi melalui media sosial semekin mempercepat peredaran berita hoaks di indonesia. Munculnya beberapa webside penyebar berita hoaks didunia maya kadangkala menjadi acuan bagi nitizen untuk menyebarkan berita hoaks yang sengaja di viralkan ...
Read more 1

“Ronda” Media Sosial dari Ujaran Kebencian

“Ronda” Media Sosial dari Ujaran Kebencian
Narasi
Ucapan kebencian adalah tindakan komunikasi yang dilakukan oleh suatu individu atau kelompok dalam bentuk provokasi, hasutan, ataupun hinaan kepada individu atau kelompok yang lain dalam hal berbagai aspek seperti ras, warna kulit, etnis, gender, cacat, orientasi seksual, kewarganegaraan, agama, dan lain-lain. “Siskamling” atau “Ronda” media sosial menjadi salah satu alternatif dalam mengurangi perilaku individu yang sering mengeluarkan ujaran kebencian di media sosial. Diharapkan dengan adanya individu yang sadar dengan bagaimana ...
Read more 0

Ulama, Persatuan dan Kesatuan Indonesia

Ulama, Persatuan dan Kesatuan Indonesia
Narasi
Pemberian gelar ulama tidak dapat dilakukan secara semena-mena, dan tanpa dasar, apalagi hanya untuk kepentingan sekelompok orang saja. Nabi Muhammad SAW menyebutkan, al-‘ulama waratsatul anbiya’, ulama merupakan pewaris para Nabi. Warisan Nabi tidak hanya ilmu agama, tetapi juga keistimewaan dan akhlak mulia terhadap sesama makhluk Allah di muka bumi. ulama (Arab:العلماء ʿUlamāʾ, tunggal عالِم ʿĀlim) adalah pemuka agama atau pemimpin agama yang bertugas untuk mengayomi, membina dan membimbing umat Islam baik dalam masalah-masalah agama maupum masalah sehari hari yang ...
Read more 2