Senin, 12 Januari, 2026
Informasi Damai
Archives by: Salwa Al Hani Hidayah

Salwa Al Hani Hidayah

0 comments

Salwa Al Hani Hidayah Posts

Natal Bersama Sebagai Ritus Kebangsaan; Bagaimana Para Ulama Moderat Membedakan Urusan Akidah dan Muamalah?

Photo 2025 12 09 14.12.22
Narasi
Setiap menjelang peringatan Natal, ruang publik digital kita riuh oleh perdebatan tentang boleh tidaknya umat Islam mengucapkan selamat Natal pada umat Kristen. Tahun ini, debat itu kian riuh oleh rencana Kemenag mengadakan perayaan Natal Bersama. Natal bersama dianggap sebagai bentuk sinkretisme yang membaurkan ajaran agama-agama. Natal bersama dianggap sebagai upaya mendangkalkan akidah umat Islam. Benarkah demikian? Satu hal yang wajib kita pahami terlebih dahulu adalah bahwa Natal bersama salah rangkaian ...
Read more 0

Banjir Hoax dan Kebencian; Bagaimana Kaum Radikal Mengeksploitasi Bencana Untuk Mendelegitimasi Negara?

Banjir Hoax dan Kebencian; Bagaimana Kaum Radikal Mengeksploitasi Bencana Untuk Mendelegitimasi Negara?
Narasi
Banjir di Sumatera dan Aceh sudah mulai menunjukkan surut di sejumlah wilayah. Namun, banjir yang sesungguhnya sedang terjadi di media sosial. Banjir yang mewujud pada luapan hoaks dan kebencian. Berbagai berita palsu tersebar di media sosial. Yang paling viral adalah narasi korban banjir Aceh yang mencapai 400 orang. Padahal, faktanya sampai saat ini jumlah korban mencapai 38 orang. Belum lagi narasi kebencian yang diarahkan pada pemerintah pusat yang dianggap lambat ...
Read more 0

Hasrat Mimetik dan Mekanisme Kambing Hitam; Apa yang Harus Dilakukan Pasca Tragedi SMAN 72?

Hasrat Mimetik dan Mekanisme Kambing Hitam; Apa yang Harus Dilakukan Pasca Tragedi SMAN 72?
Narasi
Peristiwa kekerasan di SMAN 72 sudah pasti menyisakan trauma psikologis bagi para korban. Kejadian itu tidak pelak juga menjadi alarm merah bagi para orang tua, guru, dan masyarakat pada umumnya. Apa yang terjadi sebenarnya dan apa langkah yang harus segera diambil pasca kejadian ini? Kekerasan adalah fenomena sosiologis yang dapat dibaca dari kerangka pikir filsafat. Michel Foucoult, filosof postmodern Perancis misalnya beranggapan bahwa kekerasan adalah manifestasi dari ketimpangan relasi kuasa. ...
Read more 0

Tragedi Sudan; Waspada Aktor Non-Negara Sebagai Agen Mikroterorisme

Tragedi Sudan; Waspada Aktor Non-Negara Sebagai Agen Mikroterorisme
Narasi
Sudan menjadi kuburan massal bagi warganegaranya sendiri. Sekitar 2000 warga sipil Sudan terbunuh dalam perang sipil yang terjadi sejak 2023 lalu. Rapid Support Forces alias RSF, kelompok paramiliter Sudan pimpinan Mohamed Hamdan Dagolo konon menjadi dalang dibalik genosida sipil di Sudan. RSF adalah kelompok paramiliter yang dibentuk oleh Dagolo untuk melawan pasukan militer resmi pemerintahan Sudan. Sejarah ini RSF merupakan kelompok paramiliter paling kuat di Sudan Selatan dan menguasai kota-kota ...
Read more 0

Generasi Scroll Culture; Meng-Endorse Sumpah Pemuda di Jagat Maya

Photo 2025 10 27 15.14.47
Narasi
Hari ini, Sumpah Pemuda itu tinggal sejarah. Tertulis di banyak buku tapi jarang dijamah. Tergambar dalam diorama museum yang sepi pengunjung. Sumpah Pemuda diperingati saban tahun dengan penuh euforia namun prinsipnya acap kali tidak hadir dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemuda hari ini sibuk tenggalam dalam scroll culture. Budaya ketika mayoritas masyarakat menggulir media sosial, mencerna informasi yang berkelebat hadir serba cepat namun tidak meninggalkan jejak. Kecepatan informasi berbanding lurus ...
Read more 0

Majelis Nurul Legend; Metode Dakwah Santri Berbasis Game Online

Photo 2025 10 21 13.21.36
Narasi
Barangkali tidak pernah terbayangkan sebelumnya jika game online dapat menjadi media dakwah. Game online kerap dipersepsikan negatif. Menyita waktu, membuat pemainnya kecanduan, menyedot kuota internet secara signifikan, boros lantaran harus membeli skin, dan persepsi negatif lainnya. Namun, siapa sangka game online justru menjadi media dakwah yang efektif. Adalah Muhamad Tedy Purba atau dikenal sebagai Abi Azkakia, yang mengubah citra negatif game online menjadi media dakwah. Terinspirasi oleh banyaknya anak muda ...
Read more 0

Bagaimana Menjadi Muslim Kaffah dalam Konteks Nusantara?

Bagaimana Menjadi Muslim Kaffah dalam Konteks Nusantara?
Narasi
Islam kaffah adalah frase yang populer sekali di kalangan muslim konservatif. Frase ini dipakai untuk menghakimi cara beragama kelompok lain. Mereka kerap melabeli perilaku keislaman kelompok di luar mereka dengan kalimat “Islam kalian belum kaffah”. Sebaliknya, frase Islam kaffah dipakai untuk mengidentifikasi kelompoknya sendiri. Seolah mereka adalah golongan paling kaffah, paling sempurna dalam menjalankan ajaran Islam. Di kalangan kelompok konservatif, tafsiran Islam kaffah itu menjadi ideologis dan politis. Ideologis karena ...
Read more 0

Menyoal Polemik Trans7; Monetisasi Fitnah di Tengah Senjakala Industri Media Massa

Menyoal Polemik Trans7; Monetisasi Fitnah di Tengah Senjakala Industri Media Massa
Faktual
Trans7 tengah dihujat netizen di media sosial. Salah satu tayangan mereka dianggap menghina pesantren dan kiai. Sejumlah tokoh NU meradang. Mereka melayangkan protes keras ke Trans7 dan menyerukan boikot stasiun televisi tersebut. Trans7 pun meminta maaf melalui surat yang diunggah di media sosial. Namun, badai kemarahan tampaknya belum akan surut dalam waktu dekat. Menarik mencermati kasus ini dari sisi industri media massa itu sendiri. Seperti kita tahu, industri media massa ...
Read more 0

Gamer Savage; Bagaimana Melawan Narasi Ekstremisme di Platform Permainan Daring?

Gamer Savage; Bagaimana Melawan Narasi Ekstremisme di Platform Permainan Daring?
Narasi
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mewanti-wanti bahwa penyebaran narasi radikal ekstrem telah merambah ke platfrom permainan daring alias online game. Beragam jenis platform gim daring diketahui kerap dipakai sebagai media komunikasi para teroris sekaligus menyebarkan ideologi ekstremisme terutama menyasar kalangan anak muda, remaja bahkan anak-anak. Fenomena itu sebenarnya bukan sepenuhnya baru. Laporan banyak lembaga internasional telah menyebutkan bahwa banyak platform gim daring menjadi sarang penyebaran ujaran rasisme, misoginisme, dan islamofobia ...
Read more 0

Kesaktian Pancasila di Era Multipolar; Kembalinya Soft Diplomacy Indonesia di Kancah Internasional

Kesaktian Pancasila di Era Multipolar; Kembalinya Soft Diplomacy Indonesia di Kancah Internasional
Narasi
Pidato Presiden Prabowo di Sidang PBB tempo hari bukan sekedar seremoni belaka. Pidato itu dalam konteks internal Indonesia bermakna setidaknya dua hal. Pertama, Pidato itu menandai kembalinya diplomasi Indonesia di level global yang diwakili oleh pemimpin tertinggi, yakni Presiden. Selama 10 tahun absen dari Sidang Umum PBB, Indonesia kerap dianggap tidak hadir dalam jejaring diplomasi global terutama di level pimpinan negara. Kedua, pidato itu menjadi semacam simbol bangkitnya gaya diplomasi ...
Read more 0