Kamis, 29 September, 2022
Informasi Damai
Archives by: Nur Faizi

Nur Faizi

0 comments

Nur Faizi Posts

Bantahan Ulama Pada Pemaknaan Radikal Al Wara Wal Bara

Bantahan Ulama Pada Pemaknaan Radikal Al Wara Wal Bara
Narasi
Al Wara Wal Bara dipahami sebagai konsep eklusif (menutup diri) dan bersikap intoleran kepada kelompok yang berbeda keyakinan. Pemahaman yang cenderung dipraktikkan oleh kelompok radikal ini, biasanya didasarkan pada QS. Ali Imran ayat 118, QS. Al-Maidah ayat 51 dan 57, QS. Al Mujadalah ayat 22 dan QS. At Taubah ayat 23-24. Kesemua ayat Al-Qur’an tersebut dipahami secara keliru oleh kelompok radikal. Padahal jika dirinci lebih dalam, dalil Al-Qur’an yang memperkuat ...
Read more 0

Membantah Narasi Islamfobia: Historitas, Larangan Qur’an, dan Penyimpangan Deradikalisasi

Membantah Narasi Islamfobia: Historitas, Larangan Qur’an, dan Penyimpangan Deradikalisasi
Narasi
George Bush setelah insiden 911, ingin menggelorakan penyerangan terhadap Afganistan. Akan tetapi, George Bush tidak bisa melakukan hal tersebut, karena jumlah ketidaksetujuan masyarakat Amerika yang mencapai lebih dari 30%. Berbagai cara pun dilakukan oleh George Bush untuk merubah opini publik. Salah satu cara yang dilakukan oleh George Bush adalah propaganda media mengenai narasi terorisme dan Islamfobia. Pada akhirnya, George Bush berhasil mempengaruhi masyarakat Amerika dan memperoleh dukungan lebih dari 70% ...
Read more 0

Kemerdekaan dan Islam: Sama-sama Melawan Radikalisme dan Intoleransi

Kemerdekaan dan Islam: Sama-sama Melawan Radikalisme dan Intoleransi
Narasi
Kemerdekaan menurut Din Syamsuddin, dapat membangkitkan nalar manusia menjadi lebih bijaksana. Nalar tersebut, tertuang dalam narasi-narasi perjuangan untuk melawan segala hal yang menyimpang kedaulatan negara. Oleh Islam, semangat tersebut diteruskan dengan dalil “melawan kezaliman”. Sehingga korelasi keduanya, sama-sama mengacu pada proses penjagaan negara dari segala bentuk kehancuran. Ancaman yang paling berbahaya bagi negara hingga saat ini adalah intoleransi dan radikalisme. Wujud radikalisme dan intoleransi yang terus bersemanyam di tubuh bangsa ...
Read more 0

Meruntuhkan Narasi Kebencian dari Bangsa Indonesia

Meruntuhkan Narasi Kebencian dari Bangsa Indonesia
Narasi
Satu hal yang perlu diperhatikan dari maraknya ujaran kebencian belakangan ini adalah unsur perpecahan yang dapat meruntuhkan suatu negara. Kita bisa lihat dari beberapa kasus, seperti yang terjadi di Yaman pada tahun 2015, yang luluh lantah akibat terprovokasi oleh isu-isu SARA. Atau kita bisa lihat kasus Suriah yang menewaskan ratusan ribu manusia ditambah rusaknya tempat tinggal mereka akibat permasalahan yang tidak bisa disikapi secara dewasa. Ataupun kasus Rwanda di tahun ...
Read more 0

Historitas Kurban dan Urgensi Membuang Nafsu Terorisme

Narasi
Momentum Idul Kurban menjadi momen yang bersejarah bagi umat Islam. Dalam khutbah sholat Idul Adha, hampir secara serempak menceritakan kisah Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim. Bagaimana sepasang ayah dan anak ini menjalani pengorbanan luar biasa yang diperintahkan Tuhan. Terdapat banyak hikmah dalam kisah mereka, termasuk dalam membuang nafsu terorisme yang selama ini menghantui keragaman Indonesia. Banyak hikmah yang dapat diambil dari peristiwa kurban. Salah satu spirit yang harus dicapai seseorang ...
Read more 0

Melacak Dugaan Aliran Dana Terorisme ACT

Melacak Aliran Dana Terorisme ACT
Narasi
Majalah Tempo mengulas aksi penyalahgunaan dana amal yang dilakukan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT). Dalam laporan utama dengan judul “Aksi Cepat Tanggap Cuan” dengan cover “Kantong Bocor Dana Umat”, dijabarkan bagaimana proses penyelewengan donasi publik itu dilakukan. Dimana uang donasi yang harusnya digunakan untuk membantu sesama yang terkena musibah, malah digunakan untuk memenuhi kebutuhan petinggi ACT. Majalah Tempo membeberkan perihal adanya transfer kepada Presiden ACT. Disebutkan jika Presiden ACT mempunyai ...
Read more 0

Bukan Islamfobia, Infiltrasi Terorisme di Masjid Itu Nyata

Membedah Arus Kebencian terhadap Syiah di Indonesia
Narasi
Saat konferensi pers (20/6), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memberikan penegasan akan bahaya terorisme di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Peringatan ini menyusul sejumlah agenda besar kelompok radikal yang menyasar tempat ibadah sebagai ladang potensial untuk infiltrasi terorisme. Hal ini juga menjadi tanggapan atas penelitian Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, antara tahun 2008-2009 yang menemukan 45% takmir setuju akan pendirian negara ...
Read more 0

Stop Politisasi Agama, Jadikan Agama Landasan Berpolitik

Stop Politisasi Agama, Jadikan Agama Landasan Berpolitik
Narasi
Deklarasi yang dilakukan salah satu Calon Presiden 2024, Anies Baswedan menuai ricuh. Banyak kecaman datang sebab kehadiran 4 bendera bertuliskan tauhid yang diduga menjadi simbol HTI. Kehadiran bendera tersebut di forum deklarasi dapat berdampak buruk pada elektabilitas Anies Baswedan untuk mendulang suara di pemilihan raya. Kejadian ini sekaligus menjadi alaram akan hadirnya politik identitas yang diinisiasi sejumlah kelompok. Masykuri (2018) menjelaskan beberapa gambaran politisasi agama; (1) Penyalahgunaan dalil dengan argumen-argumen ...
Read more 0

3 Delusi Khilafah “Khilafatul Muslimin”

3 Delusi Khilafah “Khilafatul Muslimin”
Narasi
Konvoi yang diinisiasi oleh Khilafatul Muslimin menyedot perhatian bangsa Indonesia. Pasalnya, konvoi yang dilakukan menggunakan sepeda motor itu, menampakkan atribut yang mengajak bangsa Indonesia untuk menegakkan khilafah. “Sambut Kebangkitan Khilafah Islamiyah” salah satu tulisan yang ada di salah satu peserta konvoi. Sudah dapat diapahami, bahwa ideologi khilafah tidak bisa dipaksakan masuk ke Indonesia karena keadaan rakyatnya yang multikultural. Dan dengan adanya aksi demikian, pemerintah harus bergerak cepat untuk memutus pergerakan ...
Read more 0

Kenali 5 Indikator Segregasi dan Hindari Narasi Pemecah Belah

Narasi
Ustaz Abdul Somad (UAS) beberapa hari lalu mengalami pencekalan saat melakukan migrasi ke Singapura. Terdapat banyak komentar terkait peristiwa ini, namun yang perlu diperhatikan adalah indikator negara lain melabelkan seorang penceramah agama sebagai sosok yang membawa dampak negatif. Dikutip dari Republika.co.id, Kementerian Dalam Negeri Singapura memberikan pernyataan yang jelas atas penolakan Ustaz Abdul Somad (UAS). “Somad dikenal menyebarkan ajaran ekstremis dan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat yang cenderung ...
Read more 0