Belum lama ini, terdapat trend baru jihad yang dikhususkan bagi perempuan, yakni jihad nikah. Doktrin itu memprovokasi kaum perempuan untuk terjun ke tempat-tempat perang demi memenuhi hasrat biologis para mujahid. Konon, perempuan yang merelakan dirinya disebut sebagai mujahidah yang dijanjikan surga. Alhasil, doktrin ini menyebabkan banyak perempuan yang hamil dan mengandung janin tanpa ayah. Sungguh ironis, mengapa kekerasan seksual pada perempuan dapat disamarkan dengan label jihad nikah? Seperti halnya kaum ...
Read more 0 e-Jurnal
DOWNLOAD BUKU
Editorial
14 Tahun BNPT dan Kebutuhan Desain Strategi Kontra Radikalisasi Berkelanjutan di Era AI
Abdul Malik 19 Juli 2024 Dalam beberapa dekade terakhir, kelompok radikal dan teroris telah bertransformasi secara signifikan dalam metode dan strategi mereka, terutama dengan merambah dunia digital. ...
Analisa
“Merawat Tanah Air adalah Jihad Kita”, Mencegah FTF dalam Gejolak Suriah
Haris Fatwa 19 Desember 2024 Sejak munculnya ISIS pada tahun 2014 hingga 2018, sekitar 600 foreign terroris fighter (FTF) atau kombatan teroris asing (KTA) Indonesia telah berada ...