Ayat-Ayat al-Quran sebagai Inisiasi Gerakan Perdamaian

Ayat-Ayat al-Quran sebagai Inisiasi Gerakan Perdamaian

- in Suara Kita
750
0

Dunia maya menjadi salah satu media yang sangat berperan aktif dalam membangun kesejahteraan dan kerukunan dalam setiap negeri. Ada banyak pasang mata yang senantiasa menengok perkembangan suatu bangsa melalui media maya tersebut. Bahkan, tidak sedikit pula yang menggunakan media maya sebagai alternatif untuk menyuarakan perdamaian. Namun, ada pula yang menggunakannya sebagai ajang untuk saling menjatuhkan.

Contoh yang sangat mendasar akan hal tersebut ialah banyak orang yang menggunakan ayat-ayat al-Quran sebagai media untuk mengadu domba. Tidak sedikit dari mereka juga dengan terang-terangan untuk berperang, yang mengatasnamakan agama dan ayat suci tersebut. Doktrin-doktrin semacam inilah yang kemudian menjadikan masyarakat resah. Sebab, tidak sedikit dari mereka melakukan kekerasan dengan mengatasnamakan dakwah yang berasal dari ayat suci al-Quran.

Mindset semacam inilah yang harusnya dihilangkan dalam pikiran setiap orang. Bahwasanya, agama tidak pernah mengajarkan kekerasan kepada siapapun. Baik mereka yang menganut ajaran tersebut ataupun tidak semua memiliki jalan untuk menuju Tuhannya masing-masing. Begitu juga dengan Islam, agama yang diyakini sebagai penyempurna agama-agama sebelumnya.

Ha ini sejalan dengan ayat Al-Hujuraat ayat 13, yang mengatakan, Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi maha mengenal.

Sudah sangat jelas, diciptakannya manusia tidak untuk saling menjatuhkan. Sebagaimana yang ditegaskan dalam surat tersebut, bahwa jalan perdamaian akan bisa ditempuh dengan cara kita menghargai satu dengan yang lainya. Yaitu perbedaan suku bukanlah suatu halangan untuk senantiasa berkomunikasi dan menjalin persaudaraan bersama.

Memang benar adanya apabila ada seseorang yang mengatakan, bahwa setiap orang memiliki jalan untuk menjadi dirinya sesuai dengan yang diinginkan. Tetapi, jangan pernah lupa masih banyak orang yang ada di sekeliling kita. Pun kita hidup di dunia ini juga membutuhkan seorang teman untuk sekedar saling tutur sapa ataupun saling tolong-menolong. Itulah mengapa, jangan pernah memilih jalan, karena setiap jalan yang di tempuh hari ini, akan menjadi rotasi kehidupan ke depannya.

Terlebih kita hidup di dalam negara yang berpayung demokrasi dan memiliki ideologi Pancasila. Seharusnya sudah memahami, betapa pentingnya membangun kerukunan, gotong-royong, hingga tolong-menolong untuk sesama. Sebab, ideologi Pancasila senantiasa mengutamakan bagaimana seseorang menjunjung nilai kemanusiaan, dan bagaimana menjadi manusia yang selalu menyalurkan tangannya untuk sebuah perdamaian.

Inilah yang seharusnya dijunjung tinggi. Nilai kebersamaan yang di bawa oleh asas-asas Pancasila dan yang terdapat dalam ayat suci al-Quran akan menjadi jalan perdamaian untuk setiap orang. Karena keselarasan antara keduanya akan memberikan efek positif bagi setiap orang-orang yang memahaminya.

Bersama Mengukuhkan Perdamaian

Ketika seseorang mengimami al-Quran. Maka, sudah seharusnya untuk memahami isi dan kandungan kitab suci tersebut. Karena dengan memahami isi serta kandungan di dalamnya itulah seseorang bisa menuju jalan yang benar. Jalan yang Rahmatan Lil Alamin. Sesuai dengan apa yang menjadi simbol besar dalam Islam itu sendiri. Yaitu rahmat bagi seluruh manusia.

Seseorang yang benar-benar mengimami al-Quran, pastinya dirinya menyadari betapa pentingnya sebuah perdamaian. Karena dalam al-Quran banyak sekali ayat-ayat yang menyuarakan kebersamaan, bagaimana menjadi orang yang empati kepada orang lain. Yang kemudian bisa berujung pada cinta dan kasih sayang terhadap sesama. Ketika seseorang sudah merasakan hal ini, maka hanya ada percikan perdamaian yang bersemanyam dalam kehidupannya.

Sesuai yang terdapat dalam surat Al-Anfaal ayat 61 yang mengatakan. Dan Jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya dialah yang maha mendengar lagi maha mengetahui.

Alur perdamaian memang selalu sejajar dengan orang yang baik. Dan sudah seharusnya kita bersama-sama untuk menciptakan sebuah kebersamaan. Sehingga, setiap orang bisa memahami betapa pentingnya nilai kasih sayang bagi setiap orang. Junjunglah ayat-ayat perdamaian, maka akan senantiasa tercipta kerukunan dan kebersamaan. Karena setiap perdamaian mengandung kebahagiaan bagi pelakunya.

Facebook Comments