Kelemahan umat di sosial media, sering-kali menelan mentah-mentah sebuah informasi. Tanpa ada upaya tabayyun untuk mencari kebenarannya. Sehingga, umat sering-kali mudah terpancing emosi yang berakibat konflik. Akibat terprovokasi dengan sebuah informasi yang nyatanya kebohongan secara sengaja untuk mengadu-domba. Di sinilah pentingnya peran tokoh agama/ulama dalam mengedukasi umat. Agar, membudayakan tabayyun di sosial media. Agar tidak terjebak dalam virus hoax, konspirasi dan segala macam fitnah yang akan memecah-belah. Setidaknya ada 3 ...
Read more 0 Nur Samsi
Nur Samsi Posts
Jika ada yang bertanya, bolehkah anak-anak bergaul dengan temannya yang non-muslim di sekolah? Lantas, apa hukumnya? Dua pertanyaan ini, sering-kali menjadi satu kekhawatiran dan menjadi alasan penting. Mengapa anak-anak sering-kali dilarang berteman dengan non-muslim. Lantas, bolehkah bergaul dengan non-muslim di sekolah? Kalau kita merujuk ke dalam kebenaran (Qs. Al-Mumtahanah:8) “Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu ...
Read more 0 Kalau kita amati, perayaan Idul Fitri ini sejatinya merepresentasikan bahwa Islam kita itu cinta damai. Mengapa? Cobalah kita renungkan, pada saat shalat Idul Fitri usai, kita di Indonesia memiliki tradisi saling maaf-maafan satu-sama lain. Artinya apa? Tolak-ukur kesucian diri dalam prinsip agama itu sejatinya harus terhindar dari konflik. Dari sini kita bisa menyadari, bahwa Islam itu bukan agama kekejian. Melainkan agama kasih-sayang yang sangat menjunjung tinggi perdamaian tanpa konflik. Di ...
Read more 0 Saya begitu tertarik dengan dua pemikir sekaligus ulama Islam yang kiprahnya seakan “dihilangkan” di dunia Islam kita saat ini. Dia adalah Ibnu Hazm dan Asy-Syahrastani dengan pemikiran dan perjuangannya dalam membangun toleransi dan keharmonisan antar umat beragama. Ibnu Hazm adalah seorang pakar ahli Fiqh sekaligus ulama Aswaja di dunia Islam di Spanyol. Begitu juga dengan Abu al-Fath Abdul Karim bin Abi Bakr Ahmad asy-Syahrastani yang familiar dengan nama (Asy-Syahrastani). Dia ...
Read more 0 Kalau kita amati, setiap ibadah amaliah di dalam Islam sejatinya memiliki nilai Rahmatan Lil’alamin. Seperti ibadah puasa Ramadhan yang meniscayakan jati diri yang peduli sama dan bisa menumbuhkan kasih-sayang. Puasa di bulan suci Ramadhan semata menemukan jati diri kita yang sejatinya saling membutuhkan orang lain. Maka, kesadaran ini harus tumbuh. Sebagai spirit Ramadhan yang bisa merangkul perbedaan untuk bisa saling menghargai. Memang, menghargai perbedaan itu terasa sulit ketika kita masih ...
Read more 0 Fenomena kekerasan di kalangan anak-anak kini justru dianggap keren. Bahkan, merasa bangga ketika melukai seseorang yang dianggap musuh. Kita saat ini sedang krisis pemuda yang alergi kekerasan dan anarkisme. Maka, peran perempuan sebagai madrasah pertama bagi anak-anak. Harus bergerak untuk menanamkan karakter anti-kekerasan sejak dini. Dengan menerapkan pendidikan akhlak pada anak dari hal-hal yang paling sederhana. Dalam konteks mendidik anak anti-kekerasan, Saya begitu tertarik dengan konsep yang ditawarkan oleh Syekh ...
Read more 0 Al-Qur’an pada dasarnya tidak pernah memihak terhadap identitas tertentu. Sebab, kebenaran Al-Qur’an bersifat rahmatan lil alamin (Qs Al-Anbiya:107). Sebagaimana, Al-Qur’an melarang perilaku (menjual agama) demi kepentingan politik. Cobalah kita pahami (Qs. Al-Maidah:8) bahwasanya “Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil”. ayat ini sangatlah kontekstual terhadap perilaku buruk menjual dalil agama demi kepentingan politik itu. Dalam banyak fakta, politik identitas selalu bekerja dalam garis (sentiment ...
Read more 0 Salah satu problem pemecah-belah bangsa adalah munculnya sentiment/kebencian dalam aktivitas politik. Maka, sangat disayangkan jika ada seorang cendikiawan justru terlibat dalam hal itu. Sebagaimana contoh, terkait potongan ceramah Cak Nun yang viral karena menyebut Presiden RI Joko Widodo sebagai Fir’aun. Meskipun ungkapan tersebut telah diklarifikasi Cak Nun. Namun, ini tidak serta-merta akan menghentikan arus “gejala sentimental” itu. Sebab, ungkapan ini akan terus dimanfaatkan oknum-oknum sebagai alat “legalitas kebencian”. Potongan video ...
Read more 0 Banyak orang yang salah kaprah memahami, bahwa perilaku “pembangkangan” itu dianggap jalan menuju keadilan/kebaikan sebuah bangsa. Padahal, Islam sangat melarang perilaku pembangkangan. Karena membawa dampak sosial-kebangsaan yang buruk. Imam Syafi’I pernah memerintahkan secara hukum untuk memerangi pelaku bughat/pembangkangan. Sebab, sepanjang sejarah umat Islam, perilaku yang semacam itu “buta fungsi” dan hanya berpotensi membangun kehancuran sosial. Pembangkangan adalah akar dari konflik berkepanjangan dan membawa disentergritas akut. Radikalisme adalah Bughat Masa Kini ...
Read more 0 Cobalah kita renungkan, apakah agama mengajarkan untuk membangkang? Utamanya terhadap ulil amri atau pemimpin. Adakah dalil yang memerintahkan untuk itu? Secara orientasi, tidak ada satu-pun dalil baik Hadist/Al-Qur’an yang menyuruh kita membangkang. Bahkan, justru kita diperintahkan untuk taat, atiullaha, waati’u rrasul wa ulil amrih mingkum (Qs. An-Nisa:59). Bahkan, jika pemerintah membangun kebijakan yang perlu diperbaiki. AL-Qur’an sendiri meminta kita untuk menasihati dengan baik. Bukan membangkang apalagi bertindak anti pemerintahan. Secara ...
Read more 0