Rabu, 17 April, 2024
Informasi Damai
Archives by: Suwanto

Suwanto

0 comments

Suwanto Posts

Menjadi Toleransi Adalah Indikator Keberhasilan Puasa

Menjadi Toleransi Adalah Indikator Keberhasilan Puasa
Narasi
Lembaran Ramadan 1445 H sudah di ujung bibir, sebentar lagi akan menemui ujungnya. Satu sisi kita gembira karena akan merampungkan Ramadan tahun ini, akan tetapi di sisi lain kita juga sedih sebentar lagi Ramadan akan pergi. Namun dari itu semua, hikmah-hikmah kebangsaan Ramadan ini harus membekas. Lebih khusus dalam rangka menjalani kehidupan damai dan rukun antar umat beragama di bulan-bulan berikutnya. Ramadan telah mengajarkan kepada bangsa yang majemuk ini untuk ...
Read more 0

Rekonsiliasi Kebangsaan Seusai Pemilu untuk Indonesia Damai

Rekonsiliasi Kebangsaan Seusai Pemilu untuk Indonesia Damai
Narasi
Pemilihan umum (Pemilu) 2024 baik Pilpres maupun Pileg secara serentak dan langsung telah selesai dilaksanakan. Namun, bukan berarti tugas kita sebagai warga negara atau anggota masyarakat telah usai. Masih ada beberapa PR dan tugas menanti yang patut dijalankan. Kita harus senantiasa waspada akan adanya bahaya laten konflik permusuhan atau gesekan yang bertarung di pemilu ataupun antara simpatisan pendukung fanatiknya. Perlu dipahami bersama bahwa salah satu indikasi pemilu berjalan sukses adalah ...
Read more 0

Menyelami Etika Politik Bervisi Kebangsaan Ala Nabi

politik ala nabi
Keagamaan
Visi politik kebangsaan sejatinya sudah diajarkan oleh Rasulullah SAW, di antaranya sebagaimana yang termaktub pada pasal-pasal Piagam Madinah, yang terdiri dari 47 Pasal. Pada intinya bagaimana berpolitik dengan orientasi universal yang beradab dan rahmatan lil ‘alamin. Sofiuddin (2018) dalam bukunya Pusaka Kebangsaan menyebutkan bahwa inti dari pasal tersebut dirumuskan menjadi lima pokok, yaitu hubungan antar sesama muslim; hubungan antara umat Islam dengan kaum Yahudi, Naṣrani dan Sabi’in; nasionalisme dan patriotisme ...
Read more 0

Peran Ganda Perempuan; Sebagai Ibu dan Gerakan Anti-Radikalisasi dalam Keluarga

Peran Ganda Perempuan; Sebagai Ibu dan Gerakan Anti-Radikalisasi dalam Keluarga
Narasi
Menjadi perempuan tentu merupakan tugas yang berat tapi mulia. Makanya, berkaitan dengan pendidikan sudah seharusnya perempuan memiliki hak yang sama dengan laki laki-laki. Artinya, tidak ada larangan perempuan untuk sekolah sampai ke jenjang yang lebih tinggi. Apalagi, perempuan kelak akan menjadi ibu yang akan mendidik anak-anaknya dan juga sangat strategis dalam gerakan anti-radikalisme dalam keluarga. Artinya, peranan peran ganda perempuan sekaligus sebagai sekolah pertama sangatlah vital dalam pengasuh dan pendidikan ...
Read more 0

Mengisi Kemerdekaan 4.0, Sterilisasi Dunia Maya dari Radikalisme-Terorisme

Narasi
Tujuh dekade lebih tonggak awal sejarah negara Indonesia ditancapkan dan diproklamasikan. Gegap gempita kemerdekaan kala itu, terdengar bergemuruh Indonesia merdeka, berdaulat, dan terbebas dari belenggu penjajahan. Dan tahun ini, Indonesia genap menapaki tangga titian yang ke-78 Indonesia merdeka. Di usianya yang semakin matang ini, Indonesia terus tumbuh berbenah meski bergelut dengan berbagai problem bangsa, termasuk lepas dari belenggu radikalisme dan doktrin terorisme di dunia maya seperti hoax, konten-konten anti-Pancasila, dan ...
Read more 0

Memberangus Bibit-Bibit NII Gaya Baru di Abad Digital

Memberangus Bibit-Bibit NII Gaya Baru di Abad Digital
Narasi
Isu diduganya keterlibatan Ponpes Al-Zaitun dengan NII tentu semakin membuat bangsa ini harus senantiasa waspada. Bahwa di era sekarang, apa dan bagaimanapun caranya bisa dilakukan gerakan ideologi NII, termasuk menyusup ke dunia pendidikan. Publik tentu masih ingat tahun silam terungkapnya jaringan NII di Sumatera Barat berjumlah sekitar 1200-an orang. Bahkan setahun sebelumnya pembaiatan 59 orang di Garut oleh organisasi Negara Islam Indonesia (NII). Ini menjadi alarm bahwa gerakan NII masih ...
Read more 0

Menjadi Generasi Muda Bervisi Kebangsaan di Abad Digital

Menjadi Generasi Muda Bervisi Kebangsaan di Abad Digital
Narasi
Telah kita ketahui bersama bahwa generasi muda sangat lekat dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di abad digital ini. Oleh karena itu, kehadiran generasi muda muslim bervisi kebangsaan ini sangatlah penting. Tujuannya adalah selain menyuarakan Islam yang ramah dan rahmah dalam balutan Islam wasathiyah, mengeliminasi hoax dan ujaran kebencian yang masih marak, juga menghalau doktrin radikalisme-terorisme di ruang-ruang digital. Dan untuk melawan doktrin radikalisme-terorisme tersebut sangat strategis jika adanya kolaborasi ...
Read more 0

Sejarah Pancasila Merontokkan Ideologi Anti-NKRI

Narasi
Pancasila sebagai ideologi bangsa pada hakikatnya merupakan suatu tatanan nilai-nilai agung dasar falsafah hidup bangsa Indonesia. Lima butir sila ini juga tak dapat dipisahkan dari lika-liku sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Nilai-nilai yang melekat dalam Pancasila adalah kepribadian bangsa yang tak bisa digantikan dengan ideologi apapun. Ia adalah jati diri bangsa Indonesia yang utuh dan menyeluruh. Nilai-nilai tersebut telah banyak memberikan warna perjuangan bangsa ini di tengah hiruk pikuk kehidupan global ...
Read more 0

Pancasila; Payung Kebangsaan Menangkal Ideologi Radikal

Pancasila; Payung Kebangsaan Menangkal Ideologi Radikal
Narasi
Bung Karno pernah mengungkapkan keinginannya untuk membuat wadah yang bisa diterima oleh seluruh elemen bangsa yang ada di Indonesia. Pernyataan tersebut betapa telah melampaui zamannya. Seolah beliau dapat memprediksi akan adanya gesekan kebangsaan yang dilakukan oleh oknum pengasong ideologi radikal yang bertujuan memecah-belah bangsa. Dan memang benar, negeri ini kerap kali disuguhi rentetan tindakan teror. Sebut saja Bom Gereja Samarinda 2016, Bom Gereja Surabaya 2018, dan Bom Gereja Katedral Makassar ...
Read more 0

Meneladani Corak Dakwah Kebangsaan K.H. Ahmad Dahlan dan K.H. Hasyim Asy’ari

Tokoh
Berbagai portal media sosial baru-baru ini gempar oleh berita tentang Ustad Hanan Attaki yang hijrah masuk NU dan mengamini paham Aswaja. Kejadian viral ini seharusnya membuka mata para pendakwah milenial lain yang notabene banyak pengikutnya untuk meneladani bagaimana corak dakwah kebangsaan dua sosok ulama besar yaitu K.H. Ahmad Dahlan (Pendiri Muhammadiyah) dan KH. Hasyim Asy’ari (Pendiri NU). Sebagaimana disebutkan Nurhadi (2017), K.H. Ahmad Dahlan telah meletakkan pondasi nasionalisme dengan memasukkan ...
Read more 0