Sabtu, 30 Agustus, 2025
Informasi Damai
Archives by: Abdul Warits

Abdul Warits

0 comments

Abdul Warits Posts

Tabayun, Disinformasi, dan Konsep Bom Bunuh Diri sebagai Doktrin Mati Syahid

Tabayun, Disinformasi, dan Konsep Bom Bunuh Diri sebagai Doktrin Mati Syahid
Narasi
Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka ini, arus informasi mengalir begitu deras, baik yang benar maupun menyesatkan. Di tengah banjir informasi tersebut, masyarakat sering kali terjebak dalam disinformasi yang berpotensi merusak tatanan sosial bahkan menyesatkan pemahaman agama. Salah satu isu serius yang muncul dari penyalahgunaan informasi adalah justifikasi terhadap tindakan kekerasan, seperti bom bunuh diri, yang kerap dibungkus dengan klaim keagamaan, seperti mati syahid. Jika kita tinjau dalam ...
Read more 0

Menimbang Pendidikan Anak: Benarkah Kurikulum Tahfizh Tersimpan Virus Intoleransi?

Menimbang Pendidikan Anak: Benarkah Kurikulum Tahfizh Tersimpan Virus Intoleransi?
Keagamaan
Dalam beberapa tahun terakhir, pendidikan berbasis tahfizh (hafalan Al-Qur’an) semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Banyak orang tua dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi berlomba-lomba memasukkan anak-anak mereka ke sekolah atau pesantren tahfizh dengan harapan anak menjadi shaleh, cerdas spiritual, dan memiliki karakter yang kuat. Namun, di tengah geliat ini, muncul kekhawatiran dari sebagian pihak yang mempertanyakan: apakah pendidikan tahfizh menyimpan potensi menanamkan intoleransi pada anak-anak? Secara ideal, pendidikan ...
Read more 0

Menakar Kekuatan Dakwah Transnasional dan Dakwah Nusantara

Menakar Kekuatan Dakwah Transnasional dan Dakwah Nusantara
Narasi
Seiring terbukanya akses informasi global, arus dakwah transnasional masuk tanpa filter melalui media sosial, platform dakwah daring, hingga ceramah-ceramah digital. Dakwah model ini, yang berakar dari gerakan Islam politik dan puritan seperti Wahabisme, Salafisme, atau Ikhwanul Muslimin, kerap membawa semangat homogenisasi Islam dan mengabaikan konteks sosial-budaya masyarakat Indonesia. Ciri utama dakwah transnasional adalah rigiditas dalam memahami syariat, penolakan terhadap tradisi lokal, dan sering kali disertai kritik tajam terhadap praktik keislaman ...
Read more 0

Empati Digital dan Bagaimana Menyelamatkan Anak dari Doktrin Perang Geo-Politik Global?

2 2
Narasi
Empati digital adalah kemampuan merasakan, memahami, dan menghormati orang lain dalam interaksi daring. Ini bukan hanya soal etika berkomunikasi, tetapi kemampuan untuk menyaring dan memproses informasi dengan kesadaran emosional dan sosial. Dalam era ketika algoritma media sosial kerap memicu polarisasi dan memperkuat bias, empati digital adalah tameng moral yang penting bagi anak-anak dalam mengarungi dunia maya. Empati digital adalah perisai sekaligus kompas moral yang sangat dibutuhkan anak-anak dalam menghadapi era ...
Read more 0

Menakar “Nasionalisme Sempit” dan Bagaimana Sebenarnya Cinta Tanah Air di Era Digital?

Menakar “Nasionalisme Sempit” dan Bagaimana Sebenarnya Cinta Tanah Air di Era Digital?
Narasi
Nasionalisme adalah semangat mencintai tanah air dan komitmen menjaga keutuhan bangsa. Namun, dalam perkembangannya, nasionalisme dapat mengalami distorsi menjadi “nasionalisme sempit”—sebuah pandangan yang fanatik, eksklusif, dan cenderung menolak perbedaan atau keterbukaan terhadap dunia luar. Di era digital saat ini, ketika batas antarnegara menjadi kabur karena internet, muncul tantangan baru: bagaimana menumbuhkan cinta tanah air yang bijak tanpa terjerumus pada sikap intoleran? Nasionalisme sempit sering kali lahir dari rasa takut, inferioritas, ...
Read more 0

Refleksi Hari Raya Qurban: Menyembelih Fanatisme dan Ananiah dalam Diri

Refleksi Hari Raya Qurban: Menyembelih Fanatisme dan Ananiah dalam Diri
Keagamaan
Hari raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban merupakan salah satu bentuk dari simbol pengorbanan, keikhlasan, dan penundukan ego. Hal ini sebagaimana telah diteladankan oleh Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan Allah untuk menyembelih putranya, Ismail AS, sebagai ujian keimanan dan kepasrahan total. Di sinilah mayoritas masyarakat mengatakan jika Hari Raya Qurban merupakan sarana untuk menyembelih “sifat-sifat binatang” di dalam diri kita masing-masing. Dari keteladanan Nabi Ibrahim, Hari Raya Qurban mengajarkan ...
Read more 0

Rekontruksi Tafsir “Syariat” di Negeri Multikultural

Rekontruksi Tafsir “Syariat” di Negeri Multikultural
Narasi
Setiap manusia dalam lingkaran kehidupannya pasti selalu dikelilingi dengan aturan-aturan syariat. Karena di dalam syariat ada norma-norma agama yang mengatur seluruh sistem dan hukum keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Yang perlu untuk digaris bawahi oleh masyarakat bahwa syariat yang diberlakukan di dalam agama Islam sangat berbeda antara umat Nabi Muhammad dengan Umat Nabi yang lainnya. Sebab, menurut M.Quraisy Shihab kata Syir’ah atau syari’ah dapat dipahami dalam arti ciri khas dan kekhususan ...
Read more 0

Mitigasi Terorisme dan Radikalisme dari Organisasi Sosial Desa

Mitigasi Terorisme dan Radikalisme dari Organisasi Sosial Desa
Faktual
Setiap tanggal 5 Mei diperingati Hari Lembaga Sosial Desa (LSD). Momentum ini menjadi salah satu refleksi bagi kita bagaimana gerak organisasi sosial yang ada di sebuah desa seperti Karang Taruna, Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menjadi penting dalam wacana mitigasi terorisme dan Radikalisme. Untungnya, pemerintah melalui Surat Edaran dari Mentri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Nomor 6 tahun 2025 sedang mengagas Koperasi Merah Putih di tingkat desa sebagai langkah strategis ...
Read more 0