Kamis, 9 April, 2020
Informasi Damai
Archives by: Ahmad Ali Mashum

Ahmad Ali Mashum

Ahmad Ali Mashum Posts

Corona dan Egosektoral Kita

Corona dan Egosektoral Kita
Suara Kita
Virus Corona atau COVID-19 benar-benar telah menjadi ancaman nyata bagi seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. Pemerintah menyebut kasus positif Virus Corona per Kamis (19/30 pukul 15.45 WIB mencapai 309 orang, dengan rincian 25 orang meninggal dunia dan 15 orang meninggal dan lainnya dirawat di berbagai rumah sakit karena telah dinyatakan positif terpapar virus Corona (CNN Indonesia, 18/3). Diperkirakan akan jumlah orang yang terpapar Corona akan terus bertambah seiring berjalannya ...
Read more 2

KH Agus Salim dan Pancasila sebagai Simbol Harmonisasi Umat Beragama

KH Agus Salim dan Pancasila sebagai Simbol Harmonisasi Umat Beragama
Suara Kita
Di tengah-tengah kondisi sebagian rakyat Indonesia kehilangan nalar kritisnya dalam memahami sejarah Indonesia, terutama lahirnya Pancasila sehingga mereka berpendapat bahwa Pancasila bertentangan dengan agama dan anggapan bahwa musuh terbesar Pancasila adalah agama, kajian serial tokoh bangsa menjadi mendesak untuk dikupas kembali. Hal tersebut dimaksudkan untuk membekali sejarah ataun wawasan kebangsaan bagi generasi millenial dan meneguhkan kembali bahwa konsensus pendiri bangsa yang memutuskan Pancasila sebagai dasar dan falsafah bangsa adalah langkah ...
Read more 0

KH Wahid Hasyim, Agama dan Pancasila

KH Wahid Hasyim, Agama dan Pancasila
Suara Kita
Perdebatan relasi agama dan negara, begitu juga agama dan Pancasila, sudah muncul sejak awal republik ini berdiri. Bahkan sampai hari ini, masih saja ada kalangan atau sekelompok yang mengkontradiksikan antara agama—dalam hal ini agama Islam—dan Pancasila. Padahal, inti gagasan Pancasila sesungguhnya diperas dari ajaran-ajaran Islam (Nasih, 2020). Di era sekarang ini gerakan yang menolak Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara datang dengan ‘kekuatan’ yang cukup kuat. Bahkan gerakan ini telah ...
Read more 1

Eks ISIS dan Sel-sel Teroris di Indonesia

Eks ISIS dan Sel-sel Teroris di Indonesia
Suara Kita
Setidaknya ada 600 WNI yang pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. Kini, pasca ISIS mengalami kekalahan dan sudah tidak memiliki kekuatan dan pengaruh sama sekali, para simpatisan ISIS, termasuk 600 WNI, “mengemis-ngemis” kepada pemerintah masing-masing dengan harapan mereka dapat dipulangkan dari Suriah dan kembali ke Indonesia. Namun, pro dan kontra pemulangan eks ISIS ini menguat di tengah-tengah masyarakat. Banyak kalangan yang setuju terhadap langkah pemulangan eks ISIS tersebut ke ...
Read more 0

Berukhuwah di Zaman Penuh Fitnah

Berukhuwah di Zaman Penuh Fitnah
Suara Kita
Di saat manusia kehilangan arah, bercerai-berai, antar kelompok satu dengan lainnya saling menaruh curiga dan gemar menebar fitnah, kehidupan di dunia ini tidak akan bisa optimal, tinggal menunggu menuju jurang kehancuran. Dalam kondisi inilah, agama sudah sepapututnya hadir sebagai solusi atas beberapa persoalan yang terjadi. Sejarah agama Islam dengan gamblang memberikan tuntunan bahwa hal utama yang dilakukan Nabi Muhammad SAW sesampai di kota Madinah, adalah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshor. ...
Read more 1

Tantangan Kebhinnekaan

Suara Kita
Menjaga dan merawat Negara Kesatuan Reublik Indonesia dalam bingkai kebhinnekaan bukanlah perkara mudah bak membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan komitmen dan pemahamaman komprehensif terhadap makna kebhinnekaan sebagai sebuah kekuatan. Itulah modal utama memertahankan harmoni dalam kebhinnekaan sampai saat ini dan untuk waktu panjang yang tidak bisa ditentukan. Namun, diakui maupun tidak, tantangan kebhinnekaan dalam konteks kekinian sungguh kompleks. Selain ketidak-sesuaian antara harapan dan idealitas, juga banyak tantangan lainnya yang setiap saat, ...
Read more 0

Pemuda Menjawab Tantangan Perdamaian

Suara Kita
“Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk, maka pekerjaan kita belum selesai! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.” (Ir. Soekarno). Jika ditelisik lebih mendalam, pernyataan Bung Karno mempunyai makna mendalam, bahwa tugas generasi penerus bangsa belum selesai, bahkan belum optimal. Tanpa mengutip sebuah data sekalipun, orang sudah mengerti bahwa Indonesia saat ini belum sepenuhnya mampu mewujudkan cita-cita kemerdekaan sebagaimana ...
Read more 0
Translate »