Rabu, 27 Desember, 2023
Informasi Damai
Archives by: Abdul Rahman Harahap

Abdul Rahman Harahap

0 comments

Abdul Rahman Harahap Posts

Jalan Baru Sumpah Pemuda: Dari Imajinasi Kebangsaan Menuju Deradikalisasi

Jalan Baru Sumpah Pemuda: Dari Imajinasi Kebangsaan Menuju Deradikalisasi
Narasi
Simpul dari Sumpah Pemuda itu adalah kesadaran kebangsaan. Kebangsaan menjadi tali pengikat perbedaan, baik itu agama, etnis, bahasa, maupun budaya dan tradisi. Sumpah Pemuda bisa mengakomodasi pluralitas bangsa ini yang begitu kompleks. Setidaknya ada dua fakta yang unik dari Sumpah Pemuda. Pertama, dengan melihat peristiwa Sumpah Pemuda, bagi sebagian pengamat, Indonesia itu unik. Kebiasaan umum adalah ada dulu negara (state) baru ada bangsa (nation), sesuai namanya: nation-state [negara-bangsa]. Akan tetapi, ...
Read more 0

Trilogi Jihad Santri: Memadukan Antara Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemanusiaan

Trilogi Jihad Santri: Memadukan Antara Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemanusiaan
Narasi
Tugas santri sejatinya tidak hanya berkutat pada wilayah agama semata. Sejak dulu, santri mempunyai tiga tugas sekaligus, yaitu himayah al-din (peran keagaman); himayah al-ummah (peran keummatan/kemanusiaan), dan himayah al-daulah (peran kebangsaan). Fakta sejarah menunjukkan bahwa santri mengemban tugas itu sekaligus. Agama, negara, dan kemanusian adalah ibarat tiga sisi dalam lingkaran segi tiga, yang di dalam garis tiga sisi itu santri menjadi aktor yang aktif membela dan memperjuangkannya. Dalam diri santri ...
Read more 0

Khilafah Bukanlah Solusi Konflik Palestina-Israel!

Khilafah Bukanlah Solusi Konflik Palestina-Israel!
Narasi
Setiap kali konflik Palestina-Israel memanas, selalu ada saja narasi yang sengaja diumbar di media sosial bahwa khilafah adalah solusi bagi konflik Palestina-Israel. Seolah-olah, jika khilafah ditegakkan, permasalahan lama kedua negara itu selesai dengan mudahnya. Mengapa Palestina tidak merdeka? Kata mereka, sebab umat Islam tidak bersatu. Mengapa umat Islam tidak bersatu? Sebab, tidak ada pemerintahan yang tersentral yang menaungi seluruh kekuatan umat Islam. Pemerintahan terpusat dan umat Islam bersatu dalam satu ...
Read more 0

Pentingnya Duta Damai Membangun Jejaring Dakwah Islam Moderat

Pentingnya Duta Damai Membangun Jejaring Dakwah Islam Moderat
Narasi
Apa yang kurang dari dakwah Islam Rahmatan Lil’alamin itu? Jawabannya adalah: jejaring! Sekali lagi, jejaring! Saya masih meyakini –dan saya kira itu adalah fakta, bahwa Islam moderat di Tanah air ini jauh lebih banyak dan lebih diminati ketimbang Islam yang sangar, suka membid’ahkan dan mengafir-sesatkan pihak lain. Terus kenapa, yang nampak di permukaan seolah-olah yang mendominasi dan yang paling banyak diikuti justru Islam yang sangar dan kasar itu? Sebab, dakwah ...
Read more 0

Membentuk Anak yang Toleran: Melampaui Pendidikan Agama Formalistik-Doktriner

Membentuk Anak yang Toleran: Melampaui Pendidikan Agama Formalistik-Doktriner
Narasi
Sudah bukan rahasia umum lagi, radikalisme tidak pandang usia lagi. Ia bisa –bahkan sudah menjadi tujuan utama –menyasar anak-anak. Anak-anak yang masih bersih dan polos, para remaja yang masih mencari identitas diri dengan mudah bisa diindoktrinasi untuk melakukan tindakan terorisme dengan iming-iming yang keliru. Beberapa kasus peledakan bom, penyerangan rumah ibadah, dan yang ikut berafiliasi dengan organisasi radikal semacam ISIS umpamanya, banyak melibatkan anak-anak. Penekanan pada peran keluarga merupakan hal ...
Read more 0

Membawa Pesan Damai Ibadah Haji Ke Tanah Air

Membawa Pesan Damai Ibadah Haji Ke Tanah Air
Narasi
Sebagai rukun Islam, haji merupakan kewajiban bagi setiap insan muslim yang mampu. Mampu secara jasmani: sehat fisik, punya modal, dan tahu tata cara haji; juga mampu secara rohani: niat ikhlas untuk menggapai rida ilahi. Bagi mereka yang melaksanakan haji lengkap dengan segala syarat, rukun, dan sunnah haji, mereka diganjar dengan surga nanti. Nabi bersabda, al-haj al-mabrur laisa lahu al-jaza’ illa al-jannah, ibadah haji yang mabrur tidak ada balasan kecuali surga. ...
Read more 0

Kurban: Menyembelih Keegoan, Merawat Kemanusiaan

Kurban: Menyembelih Keegoan, Merawat Kemanusiaan
Narasi
“Ibrahim bukan diperintahkan untuk menyembelih anaknya, Ismail, melainkan diperintahkan untuk menyembelih rasa kepemilikan terhadap Ismail.” Demikian kata sebagian ulama. Artinya titik tekan kurban bukanlah dalam arti fisik-materialnya, yakni menyembelih binatang tertentu, melainkan dia adalah simbol dari penyembelihan ke-Aku-an (dengan A besar). Sebab, yang boleh memiliki ke-Aku-an hanyalah Allah Sang Pemilik Absolute, sementara manusia hanyalah memiliki ke-aku-an (dengan a kecil) yang nisbi. Dengan demikian, kurban adalah upaya menyembelih rasa kebegoan: perasaan ...
Read more 0

Resolusi Mewujudkan Tahun 2023 sebagai Tahun Bebas dari Politik Identitas

Resolusi Mewujudkan Tahun 2023 sebagai Tahun Bebas dari Politik Identitas
Narasi
Dari tahun ke tahun, masalah yang dihadapi oleh negeri ini hampir sama, yakni menguatnya polarisasi di tengah masyarakat akibat dari infilterasi toleransi, merebaknya ujaran kebencian, radikalisme, dan segala turunannya. Muara dari semuanya adalah masih massifnya politik identitas dimainkan oleh pihak-pihak tertentu. Tahun 2023 perlu mendapat perhatian bersama, sebab tahun ini adalah tahun politik. Di mana politik identitas menjadi api dalam sekam yang bisa saja membakar tali ikatan persaudaran sesama anak ...
Read more 0

Lorong Ideologi Alternatif dan Pentingnya Penguatan Pancasila

Lorong Ideologi Alternatif dan Pentingnya Penguatan Pancasila
Kebangsaan
“Pancasila itu gak ada. Yang ada itu gambar garuda Pancasila. Teks Pancasila itu ada, tapi Pancasila itu gak ada.” Kata-kata ini adalah ungkapan yang menusuk yang disampaikan budayawan Sujiwo Tejo dalam salah satu acara televisi. Penetrasi ideologi alternatif semacam radikalisme agama sejatinya terjadi sebab ideologi Pancasila tidak aktual lagi di kehidupan kita. Pancasila hanya sering dijadikan pajangan, seremonial, formalitas, upacara, tetapi tidak membumi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai ...
Read more 0

Kesalahan Terbesar Kaum Jihadis: Mereduksi Agama!

Kesalahan Terbesar Kaum Jihadis: Mereduksi Agama!
Narasi
Islam sesungguhnya memilki banyak aspek, wajah, dan warna. Islam adalah agama yang luas, mencakup semua lini tata kehidupan, baik bersifat horizontal maupun vertikal. Dalam bahasa yang sederhana: Islam satu dalam keragamannya, beragama dalam kesatuannya. Akan tetapi, di tangan kaum jihadis Islam jadi sempit. Islam hanya dibatasi dalam dua aspek, yakni din wa siyasah, agama dan politik saja. Bagi mereka, politik itu bagian integral dari agama. Sebagai konsekuensinya, khilafah adalah sistem ...
Read more 0