Kamis, 29 September, 2022
Informasi Damai
Archives by: Faizatul Ummah

Faizatul Ummah

0 comments

Faizatul Ummah Posts

Belajar dari Sejarah PKI, NII Hingga HTI : Bukti Pengaruh Ideologi Mampu Menggelorakan Api Pemberontakan

Narasi
Sejarah kelam pemberontakan PKI adalah fakta. Nyata terjadi di Indonesia. Sudah dua kali PKI melakukan gerakan makar, yakni pemberontakan Madiun tahun 1948 dan peristiwa pemberontakan yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 atau G30S yang dalam catatan sebagian sejarah ada keterlibatan PKI. Dua kali pemberontakan PKI tersebut menyisakan rasa kelam dan kengerian dengan berbagai kekejaman, kekejian dan kebiadaban. Kenyataan ini tak bisa dipungkiri. PKI dengan mengusung ideologi komunisme pernah merongrong ...
Read more 0

Berakhlak di Media Sosial adalah Ciri Orang Beriman

Berakhlak di Media Sosial adalah Ciri Orang Beriman
Narasi
Perkembangan teknologi memberi kemudahan dalam banyak aspek. Kehidupan manusia terasa berjalan lebih cepat. Salah satu wujud teknologi itu adalah media sosial. Kehadiran media sosial begitu besar manfaatnya bagi manusia. Ia mempermudah dalam berinteraksi; silaturahmi, relasi bisnis, kritik, saling mengingatkan dan sebagainya. Namun akhir-akhir ini ruang media sosial sangat kotor dan keruh. Terjadi banyak pelanggaran kemanusiaan. Pencemaran nama baik, fitnah, hoaks, kebencian dan permusuhan dominan mewarnai wajah media sosial. Ia tidak ...
Read more 0

Argumen Fiqhiyah Menuntaskan Perdebatan Relasi Islam dan Negara

Argumen Fiqhiyah Menuntaskan Perdebatan Relasi Islam dan Negara
Pustaka
Judul : Fiqh Tata Negara :  Upaya Mendialogkan Sistem Ketatanegaraan Islam Penulis : Karya Dr (HC) KH. Afifuddin Muhajir Penerbit : IRCiSoD, 2017 Perdebatan tentang narasi hubungan agama (Islam) dan negara menjadi perdebatan tak berujung di negara ini. Selalu mengemuka karena ada asumsi negara Indonesia berdasar ideologi Pancasila tidak mencerminkan negara ideal menurut Islam. Sebagian mengklaim sistem negara ideal menurut Islam adalah khilafah. Sedangkan menurut mayoritas muslim Indonesia, menyebut diantaranya ...
Read more 0

Membantah Doktrin Al Wala’ wal Bara’ Jihadis ; Bukan Mengokohkan Keimanan, Justru Terjebak Kedzaliman

Membantah Doktrin Al Wala' wal Bara' Jihadis ; Bukan Mengokohkan Keimanan, Justru Terjebak Kedzaliman
Narasi
Secara etimologi, al Wala’ berarti kesetiaan. Sedangkan al Bara’ artinya terlepas atau bebas. Kelompok jihadis yang mempopulerkan istilah tersebut. Bahkan, mereka menjadikan doktrin al Wala’ wal Bara’ sebagai syarat keimanan. Kaum jihadis adalah mereka yang beragama secara ekstrem (ghuluw). Memahami jihad hanya bermakna “perang”. Menganggap non muslim sebagai musuh yang harus diperangi, baik dalam kondisi peperangan maupun dalam kondisi damai. Bahkan, muslim sekalipun kalau tidak sama dengan madhab tafsir keagamaan ...
Read more 1

ANNAS dan Kaleidoskop Teror Anti Syiah

ANNAS dan Kaleidoskop Teror Anti Syi'ah
Narasi
Masih membayang tak terlupakan “Teror Syi’ah” yang terjadi silih berganti di Indonesia. Pada 26 Agustus 2012 tragedi berdarah tidak berperikemanusiaan menimpa kelompok Syi’ah di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura. Satu penganut Syiah tewas. Tragedi kemanusiaan yang sama terjadi di Solo pada tanggal 8 Agustus 2020. Gerombolan Laskar radikal menyerang keluarga almarhum Habib Segaf Al-Jufri. Habib Hadi Umar dan Habib Husin Abdullah menjadi korban kebrutalan mereka. ...
Read more 0

Narasi Islamofobia; Sinyal Merusak Moderasi Beragama di Indonesia

Narasi Islamofobia; Sinyal Merusak Moderasi Beragama di Indonesia
Narasi
Geliat kelompok penyuara Islamofobia semakin kuat di Indonesia. Fobiaislam atau lebih masyhur Islamofobia sampai kini masih terus bertahan, survive; bahkan dalam momen-momen tertentu meningkat tajam, seperti menjelang Pemilu. Geliat erotis Islamofobia ini begitu mencemaskan. Efek yang paling tampak adalah tudingan suatu kelompok bahwa ada gerakan yang sengaja menghina Islam, mendiskreditkan ulama, pengkerdilan umat Islam, dll. Kita paham, kelompok radikal yang dimaksud. Sebab, di tengah meningkatkannya isu Islamofobia, ada kelompok Islam ...
Read more 0

HUT RI 77; Bangkit Melawan Intoleransi dan Radikalisme

HUT RI 77; Bangkit Melawan Intoleransi dan Radikalisme
Narasi
Merdeka mestinya damai. Cita-cita para pendiri bangsa untuk merdeka tujuannya supaya Indonesia terbebas dari ketertindasan, kemelaratan dan penderitaan. Para pemuda juga demikian. Tanpa melihat perbedaan agama, etnis dan suku mereka bersatu untuk kepentingan bersama supaya negara ini bebas dari kolonialisme. Tapi, ternyata perjuangan itu tidak pernah berhenti, perjuangan masih berjalan terus untuk mempertahankan kemerdekaan yang telah diraih. Malah, mempertahankan lebih sulit seribu kali dari usaha untuk merdeka. Karena sampai umur ...
Read more 0

Pemaksaan Jilbab dan Kesalahpahaman Membaca Tafsir Ayat Jilbab

Pemaksaan Jilbab dan Kesalahpahaman Membaca Tafsir Ayat Jilbab
Narasi
Pemaksaan berhijab menjadi kasus intoleransi yang berulang. Kali ini jagat nitizen Indonesia heboh oleh kasus siswi di SMA Negeri 1 Banguntapan, Kabupaten Bantul yang dipaksa mengenakan hijab sampai mengalami depresi. Sangat ironis, cara mendidik tanpa adab untuk memaksakan kesucian ajaran agama, padahal Tuhan sendiri mengenalkan Islam secara berangsur (tadrij) sebagaimana proses turunnya al Qur’an kepada Nabi Muhammad. Kiranya patut membaca kembali bagaimana sebenarnya al Qur’an membicarakan jilbab? Benarkah kitab suci ...
Read more 0

Hijrah dari Narasi Kebencian, Beginilah Tuntutan dari Nabi

Hijrah dari Narasi Kebencian, Beginilah Tuntutan dari Nabi
Narasi
Belum lama berlalu, viral video emak-emak menghina istri presiden, Iriana Joko Widodo. Pelaku diketahui bernama Elsa Salsa Samsari melontarkan narasi kebencian melalui unggahan videonya di medsos. Terlihat secara jelas emak-emak berkacamata dan berjilbab tersebut menghina Iriana sambil meludah. Berekspresi di dunia maya maupun dunia nyata memang menjadi hak setiap masyarakat Indonesia pasca bergulirnya reformasi. Setiap individu merdeka untuk meluapkan ekspresinya. Tetapi, tentu saja kebebasan tersebut bebas terbatas. Kebebasan berekspresi harus ...
Read more 0

Pendidikan Karakter sebagai Vaksin Ideologisasi Radikalisme Sejak Usia Dini

Pendidikan Karakter sebagai Vaksin Ideologisasi Radikalisme Sejak Usia Dini
Narasi
Di antara bunyi teks pembukaan Undang-undang Dasar 1945 pendidikan merupakan hak segala bangsa dalam rangka mencerdaskan kehidupan. Pendidikan baik itu formal, informal maupun non formal merupakan aset bangsa. Tumbuh dan layunya peradaban bangsa lebih dominan ditentukan sejauh mana pendidikan menemukan elan vitalnya. Tujuan utama pendidikan adalah untuk mencetak manusia menjadi manusia seutuhnya, menghasilkan kepribadian yang matang secara spiritual, intelektual dan emosional. Untuk mencapai hal itu, lingkungan keluarga memiliki peran penting ...
Read more 0