Jumat, 27 Mei, 2022
Informasi Damai
Archives by: Muhammad Itsbatun Najih

Muhammad Itsbatun Najih

0 comments

Muhammad Itsbatun Najih Posts

Filantropi: dari Deradikalisasi hingga Keberagamaan Inklusif

Filantropi: dari Deradikalisasi hingga Keberagamaan Inklusif
Suara Kita
Saleh ritual-saleh sosial, merupakan adagium KH. Mustofa Bisri (Gus Mus) yang hingga hari ini masih relevan berkait pentingnya hidup selaras. Yakni, keberagamaan dengan ketaatan menjalani titah Tuhan, juga mesti dibarengi dengan merajut kebaikan kepada sesama. Dalam kitab suci, Alquran, perintah ritus salat acap bersanding instruksi zakat. Sementara Nabi Muhammad Saw juga menunjukkan pentingnya peranan agama yang meluas pada aspek sosial. Tak pelak perintah berfilantropi alias berderma amat banyak diuar. Salah ...
Read more 0

Kartini dan Spirit Perempuan Damai

Kartini dan Spirit Perempuan Damai
Suara Kita
Kartini menyorongkan pembacaan yang kritis. Dimulai dari keranjingannya menuliskan segala ide-ide yang menggebrak kala itu, perempuan yang mangkat amat muda di usia 25 tahun itu, juga terbilang memecut kesadaran perihal bagaimana cara yang tepat memahami agama; utamanya pula bagaimana agama memosisikan peran perempuan. Kartini lantas berdialog intensif dengan ulama besar Jepara, Syekh Sholeh Darat. Langkah Kartini ini, bisa dibilang dirinya bak pelopor perempuan yang melakukan pembacaan kritis terhadap teks-teks agama, ...
Read more 0

Jangan Kotori Ramadan dengan Kebencianmu!

Jangan Kotori Ramadan dengan Kebencianmu!
Suara Kita
Memasuki pertengahan Ramadan, percakapan di jagat maya alias medis sosial (medsos) masih dihiasi oleh ragam hasutan, provokasi, dan cacian. Kita mesti berpunya setidaknya empati serta sikap mengecam kekerasan yang menimpa Ade Armando dan kekerasan lainnya saat demonstrasi pada 11 April 2022. Ironisnya, di lini masa medsos, tak sedikit yang masih mengumbar kebencian dan memperkeruh suasana. Berangkat dari sini, perlulah untuk menjadikan Ramadan dan refleksi puasa sebagai titik pijak menghadirkan kembali ...
Read more 0

Isra Mikraj dan Pesan Kemanusiaan

Isra Mikraj dan Pesan Kemanusiaan
Suara Kita
Dalam kitab Al-Anwarul Bahiyyah dan Dzikrayat wa Munasabat karangan ulama besar Sayyid Muhammad bin Alawy al-Maliky al-Hasany, termaktub dialog Nabi Muhammad Saw dengan Allah Swt pada peristiwa Isra Mikraj. Firman-Nya: “Mintalah sesukamu”. Menariknya, baginda Nabi Saw justru tidak meminta apa pun. Nabi Saw sepenuh hati menerima apa saja yang dititahkan; lantas kembali menjejak bumi; berdakwah kepada kaumnya yang kala itu sedang banal-banalnya. Seumpama kita berada di posisi Nabi Saw, kita ...
Read more 0

Deradikalisasi dari Bangku Sekolah

Deradikalisasi dari Bangku Sekolah
Suara Kita
Pandemi Covid-19 telah memorakporandakan tatanan kehidupan, tak terkecuali pendidikan. Imbasnya, sekolah-sekolah tutup. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menjadi jalan pintas agar kegiatan belajar-mengajar tetap berlangsung. Konsekuensinya, siswa kini kian “merunduk”. Siswa kian lama memegang gawai –sebagai satu-satunya sarana kegiatan pembelajaran. Pembelajaran konvensional yang mengandalkan sepenuhnya sentuhan guru, sejenak terganti dengan kecanggihan layar sentuh ponsel pintar di mana pada tempo yang sama menyediakan segudang informasi: negatif maupun positif. Momentum PJJ, ketika siswa ...
Read more 0

Bukan Sekadar Dakwah Halal-Haram

Suara Kita
Sering kita mendengar ungkapan Ballighu ‘anni wa lau ayatan, sampaikanlah dariku meski satu ayat. Hadis tersebut kerap dijadikan landasan terutama para dai/pendakwah pemula dan atau “abal-abal” untuk menjustifikasi dirinya memang layak berceramah. Dan, seakan-akan dari hadis tersebut pula, memberikan legitimasi agar setiap orang diseyogiakan menjadi pendakwah. Berlagak menceramahi orang yang sayangnya kemudian tak lepas dari bumbu-bumbu aksi vonis: kamu keliru, ini haram, kamu bidah. Kecenderungan fenomena tersebut bisa kita lihat ...
Read more 0

Protokol Kesiapsiagaan Atasi Pandemi Radikalisme

Protokol Kesiapsiagaan Atasi Pandemi Radikalisme
Suara Kita
Kita telah merasakan langsung dampak dahsyat sebuah pandemi bernama Covid-19. Kesehatan luluh lantak, ekonomi ambruk, pendidikan berlangsung semrawut. Sebagaimana Covid-19, kiranya ada satu lagi “virus” yang amat mematikan: radikalisme. Bahkan, radikalisme dalam sejumlah hal, lebih ganas ketimbang Covid-19. Ya, radikalisme beragama, misalnya, telah berumur tua; sejak agama itu baru berdiri. Karena itu, virus radikalisme berkelindan dalam sejarah panjang keberagamaan berabad-abad hingga hari ini. Bukti sahih nan anyar itu bisa  dijumpa ...
Read more 0

Media Sosial sebagai Taman Cinta

Media Sosial sebagai Taman Cinta
Suara Kita
Diktum perihal kerumunan orang di suatu tempat memberikan satu gerak kesamaan.  Itu terjadi bila kerumunan diseragamkan. Massa alias banyak orang mempunyai tujuan yang koheren. Massa ini bisa kompak dengan sendirinya dan atau dikompakkan/diinstruksikan. Namun, saat kerumunan mengalami segresi atau gesekan yang menimbulkan chaos/kekacauan, maka kerumunan menjadi keberingasan yang merusak. Tidak ada lagi akal sehat di antara kerumunan, semuanya akan berjalan tak beraturan. Sementara yang masih berpunya kewarasan, minggir jauh-jauh. Tamsil ...
Read more 3

Semua Saudara, Saudara Semua

Semua Saudara, Saudara Semua
Suara Kita Video Damai
Pada masa-masa lalu, pembauran manusia satu identitas dengan identitas lain masih terbatas. Keterbatasan karena aspek gerak dan akses sarana. Karena itu, kemenyatuan antarsuku etnis, dan ras belum tampak sempurna. Masing-masing identitas primordial tidak jarang menghadirkan superioritas. Puncaknya bisa dilihat kala menyeruak dikotomi Barat dan Timur. Peradaban Barat dengan segala tipikal kemajuan pengetahuan sementara peradaban Timur sebagai objek penderita dengan stigma keterbelakangan. Imbasnya, dikotomi Barat dan Timur menciptakan jurang pembeda yang ...
Read more 0

Berbagi Tanpa Pilih-pilih Lahirkan Solidaritas Universal

Berbagi Tanpa Pilih-pilih Lahirkan Solidaritas Universal
Suara Kita
Dalam setiap agama, ada ajaran untuk memberikan sebagian harta kepada yang sangat membutuhkan. Agama, tidak memperbolehkan  jurang si kaya dan si miskin terlalu lebar. Dalam Islam, secara sarih dinyatakan, perintah berderma merupakan kewajiban. Harta yang diperoleh dengan jerih payah itu, tetap ada hak untuk si fakir yang mesti dibayar. Agama hakikatnya melarang konsentrasi penumpukan modal yang berkisar pada segelintir orang. Dalam aspek sosiologis, fenomena tersebut melahirkan kecemburuan sosial dan ketimpangan ...
Read more 0