Senin, 27 Mei, 2024
Informasi Damai
Archives by: Sivana Khamdi Syukria

Sivana Khamdi Syukria

0 comments

Sivana Khamdi Syukria Posts

Refleksi Harkitnas; Membangun Mentalitas Gen Z untuk Indonesia Emas 2045

Refleksi Harkitnas; Membangun Mentalitas Gen Z untuk Indonesia Emas 2045
Narasi
Hari Kebangkitan Nasional kembali kita peringati tepat pada tanggal 20 Mei. Tahun ini, Harkitnas mengangkat tema “Bangkit Untuk Indonesia Emas”. Sebuah tema yang relevan dengan isu bonus demografi san agenda Indonesia Emas 2045. Namun, ironisnya berbarengan dengan itu, kita baru saja dikejutkan dengan temuan data bahwa ada sekitar 9,9 juta generasi Z di Indonesia yang tidak bekerja dan tidak sekolah. Jumlah itu nisbi besar mengingat total generasi Z di Indonesia ...
Read more 0

Dalil Larangan Ghuluw; Egoisme Beragama yang Dikecam Islam

Dalil Larangan Ghuluw; Egoisme Beragama yang Dikecam Islam
Keagamaan
Islam adalah agama moderat yang menempatkan sikap tengah-tengah (tidak ekstrem) sebagai pilihan terbaik. Maka, Islam sangat melarang umatnya untuk bersikap berlebihan. Termasuk dalam urusan keagamaan. Alquran memakai istilah ghuluw untuk menggambarkan sikap berlebihan. Menurut ulama Wahbah Zuhaili, pemilihan kata ghuluw ini bukan sebuah kebetulan. Di dalam Bahasa Arab, ada beragam kata untuk menggambarkan sikap berlebihan. Antara lain, israf, ifrath, dan thatharruf. Namun, Alquran lebih memilih menggunakan kata ghuluw karena kata ...
Read more 0

Reinterpretasi Konsep Politik Kaum Radikal dalam Konteks Negara Bangsa

Reinterpretasi Konsep Politik Kaum Radikal dalam Konteks Negara Bangsa
Narasi
Doktrin politik kaum radikal secara umum dapat diringkas ke dalam tiga poin pokok. Yakni konsep khilafah, doktrin al wala al barra, dan thaghut. Harus diakui bahwa ketiga doktrin itu sebenarnya memang dikenal dalam sejarah Islam. Konsep khilafah Islamiyyah adalah fakta sejarah yang terjadi pada era Khulafaur Rasyidin hingga era dinasti Usmaniyyah di Turki. Demikian juga doktrin al wala al barra dapat dilacak dari kitab-kitab klasik terutama yang membahas tentang ilmu ...
Read more 0

Merdeka Belajar; Merdeka dari Tiga Dosa Besar Pendidikan

Merdeka Belajar; Merdeka dari Tiga Dosa Besar Pendidikan
Narasi
Sekolah idealnya menjadi rumah kedua bagi anak-anak. Namun, ironisnya belum semua sekolah memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswanya. Maraknya kasus bullying alias perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi di sekolah ibarat tinta hitam yang mencoreng wajah pendidikan kita. Perundungan, kekerasan seksual dan intoleransi adalah tiga dosa besar dunia pendidikan yang dilatari oleh faktor yang kompleks alias tidak tunggal. Selain karena relasi kuasa yang timpang, perundungan kerap terjadi sering disikapi permisif. ...
Read more 0

Da’i Perempuan dan Konstruksi Narasi Perdamaian di Panggung Dakwah

Da'i Perempuan dan Konstruksi Narasi Perdamaian di Panggung Dakwah
Narasi
Selain diramaikan oleh para penceramah atau dai laki-laki, panggung dakwah kita belakangan juga diramaikan oleh kemunculan para dai perempuan yang mencuri perhatian publik. Sebut saja di antaranya Mamah Dedeh, Ning Umi Laila, Ustazah Mumpuni, dan sejumlah nama lainnya. Mamah Dedeh seperti kita tahu sudah populer terlebih dahulu, karena selama bertahun-tahun muncul di tv nasional setiap pagi. Sementara sejumlah nama dai perempuan lainnya belakangan kian populer karena penggalan videonya diunggah oleh ...
Read more 0

Benarkah Mudik dan Sungkeman di Momen Lebaran Melanggar Syariat Islam?

Benarkah Mudik dan Sungkeman di Momen Lebaran Melanggar Syariat Islam?
Narasi
Momentum Idulfitri yang seharusnya penuh kegembiraan dan suka cita justru diwarnai oleh sejumlah polemik. Di media sosial, sejumlah penceramah agama mempersoalkan tradisi mudik dan sungkeman yang dianggap bertentangan dengan syariah Islam. Seorang penceramah bersama Ustad Yazid Jawaz dalam sebuah ceramahnya yang viral di media sosial menyebut bahwa tradisi mudik dan sungkeman yang lazim dilakukan di hari raya itu bertentangan dengan syariah Islam. Tradisi mudik menurut Jawaz tidak dikenal di masa ...
Read more 0

Malam Selikuran; Ekspresi Islam-Jawa Menyambut Lailatul Qadar

Narasi
Sepuluh hari terakhir menjadi waktu yang keramat sekaligus mustajab. Di penghujung bulan Ramadan itu, pintu langit terbuka lebar. Ampunan Allah tersedia untuk umat yang bersimpuh menghaturkan taubat. Rahmat Allah tercurah ke bumi dibawa langsung oleh malaikat. Di salah satu malam di 10 hari terakhir Ramadan itu, terdapat Lailatul Qadar yang kedudukannya bahkan lebih mulia dari seribu bulan. Dalam kultur Islam Nusantara, Lailatul Qadar dinanti dan disambut dengan beragam tradisi. Salah ...
Read more 0

Rekonsilasi di Bulan Suci; Belajar dari Peristiwa Fathu Makkah

Rekonsilasi di Bulan Suci; Belajar dari Peristiwa Fathu Makkah
Narasi
Rekonsilasi menjadi kata paling populer belakangan ini. Di masa setelah kontestasi politik praktis berakhir, rekonsiliasi menjadi semacam mantra ampuh yang didengungkan banyak pihak. Memang, rekonsilasi adalah jalan mengakhiri konflik sosial atau politik. Namun, rekonsilasi seperti apa yang bisa mengakhiri gesekan sosial di masyarakat? Selama ini, kita kerap disuguhi narasi rekonsiliasi palsu. Yakni rekonsiliasi yang hanya terjadi di level elite saja, tanpa menyentuh kelompok akar rumput. Rekonsiliasi semu itu lantas melahirkan ...
Read more 0

Ramadan; Sarana Menghapus Stereotip Negatif Tentang Islam

Ramadan; Sarana Menghapus Stereotip Negatif Tentang Islam
Narasi
Peringatan Hari Memerangi Islamofobia Internasional tahun ini bertepatan dengan datangnya bulan Ramadhan. Lantas, adalah hubungannya antara Ramadan dengan upaya melawan sentimen negatif terhadap Islam? Jika dibaca secara obyektif, Islamofobia itu fenomena yang valid. Kita tentu tidak ada dalam posisi menormalisasi Islamofobia. Namun, kita juga tidak bisa begitu saja menutup mata bahwa banyak perilaku umat Islam yang kerap melatari munculnya gejala Islamofobia di Barat. Misalnya saja, gerakan radikalisme dan ekstremisme di ...
Read more 0

Menjadi Mujahidah Modern; Meneguhkan Peran Perempuan dalam Kontra Radikalisme di Era Digital

Menjadi Mujahidah Modern; Meneguhkan Peran Perempuan dalam Kontra Radikalisme di Era Digital
Narasi
Belakangan muncul upaya untuk mendramatisasi heroisme perempuan di medan pertempuran. Misalnya dengan mencuplik kisah Aisyah yang ikut bertempur melawan kaum kafir. Atau narasi heroisme Perang Uhud dimana sejumlah perempuan ikut serta di dalamnya. Narasi heroisme itu sengaja diskenariokan untuk membangkitkan sentimen perempuan modern agar mengikuti jejak mereka menjadi mujahidah. . Di media sosial misalnya muncul kampanye bertajuk “my sister muslim, indeed you are mujahidah” yang sebenarnya adalah propaganda kelompok radikal ...
Read more 0