Jumat, 27 Mei, 2022
Informasi Damai
Archives by: Sivana Khamdi Syukria

Sivana Khamdi Syukria

0 comments

Sivana Khamdi Syukria Posts

Kasus UAS dan Mengapa Kita Harus Mensterilkan Ruang Publik dari Ekstremisme?

Kasus UAS dan Mengapa Kita Harus Mensterilkan Ruang Publik dari Ekstremisme?
Suara Kita
Kontroversi ditolaknya Ustaz Abdul Somad alias UAS masuk ke negara Singapura kiranya dapat dibaca dari beragam perspektif. Singapura sendiri sudah menegaskan bahwa alasan mereka menolak UAS ialah karena rekam jejak ceramahnya yang pro-kekerasan, pro-konflik, dan intoleran. Ringkas kata, UAS dianggap sebagai representasi penceramah agama berhaluan ekstrem. Dalam perspektif hubungan internasional, hal ini kiranya bisa dibaca sebagai semacam indikasi bahwa ekstremisme merupakan ancaman global hari ini. Bahkan, Singapura yang dikenal sebagai ...
Read more 0

Syawalan Sebagai Kearifan Lokal dalam Mencegah Intoleransi dan Kebencian

Syawalan Sebagai Kearifan Lokal dalam Mencegah Intoleransi dan Kebencian
Suara Kita
Bagi sebagian besar umat Islam Indonesia, khususnya masyarakat Jawa, bulan Syawal selalu identik dengan berbagai macam perayaan dan hajatan sosial. Bagi umat Islam di Jawa, Idul Fitri tidak hanya dirayakan pada hari pertama bulan Syawal saja. Melainkan dirayakan selama satu bulan penuh dengan berbagai macam acara dan kegiatan. Mulai dari silaturahmi, halal bi halal, hingga pengajian. Semua itu dikemas dalam satu tradisi yang kerap disebut sebagai “syawalan”. Syawalan berasal dari ...
Read more 0

Idul Fitri; Momentum Kemenangan Melawan Kebencian dan Kekerasan

Idul Fitri; Momentum Kemenangan Melawan Kebencian dan Kekerasan
Suara Kita
Idul Fitri menjadi momen yang selalu dinanti oleh seluruh umat Islam di dunia. Terlebih-lebih lagi di Indonesia. Bagi muslim di Indonesia, Idul Fitri tidak lagi sekadar menjadi peristiwa keagamaan, namun juga hajatan sosial akbar. Tahun ini merupakan perayaan Idul Fitri pertama setelah dua tahun kita bergelut dengan pandemi. Ada semacam ledakan antusiasme dan animo masyarakat dalam merayakan lebaran. Fenomena itu tentu wajar belaka. Idul Fitri memang didesain sebagai hadiah Allah ...
Read more 0

NII, Metamorfosis Terorisme, dan Mengapa Kita Perlu Memberangus Gerakan Anti-Pancasila

NII, Metamorfosis Terorisme, dan Mengapa Kita Perlu Memberangus Gerakan Anti-Pancasila
Suara Kita
Sejak awal kemunculannya, Negara Islam Indonesia alias NII selalu menjadi semacam duri dalam daging di kehidupan kenegaraan dan kebangsaan kita? Bagaimana tidak? NII merupakan bentuk negara sempalan di dalam sebuah negara yang resmi dan sah. Di awal kemunculannya yang didalangi oleh R. M. Kartosoewiryo, NII tidak mengakui Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di fase selanjutnya, yakni era Orde Baru hingga sekarang NII tidak pernah mengakui pemerintahan yang sah dan selalu ...
Read more 0

Tragedi 11 April dan Tiga Hal yang Merusak Sakralitas Ramadan

Tragedi 11 April dan Tiga Hal yang Merusak Sakralitas Ramadan
Suara Kita
Demo 11 April di depan Gedung DPR berakhir menjadi tragedi. Massa bertindak brutal tidak terkendali. Aparat keamanan yang menjaga jalannya aksi menjadi sasaran amuk massa. Di tengah kekacauan itu, Ade Armando, dosen ilmu komunikasi UI yang juga aktif di media sosial menerima perlakuan perseksusi dan kekerasan. Dalam penggalan video yang beredar di media sosial, Ade dipukuli oleh kerumunan massa. Bahkan, ia sempat ditelanjangi. Dengan muka berlumur darah ia diselamatkan oleh ...
Read more 0

Ramadan; Memerdekaan Diri dari Sektarianisme dan Radikalisme

Ramadan; Memerdekaan Diri dari Sektarianisme dan Radikalisme
Suara Kita
Antusiasme umat Islam di Indonesia menyambut Ramadan sungguh terasa. Apalagi di tahun ini kita bisa menikmati Ramadan dalam suasana yang lebih longgar ketimbang dua tahun sebelumnya. Meski tahun ini Ramadan diwarnai oleh perbedaan penentuan awal bulan. Namun, hal itu tidak mengurangi kekhidmatan dan kegembiraan umat dalam menyambut Ramadan. Bagi umat Islam Indonesia, Ramadan tidak hanya mengandung makna spiritual saja. Lebih dari itu, bulan Ramadan menempati posisi istimewa dalam sejarah perjalanan ...
Read more 0

Ramadan; Momentum Mencegah Ekstremisme Kekerasan

Ramadan; Momentum Mencegah Ekstremisme Kekerasan
Suara Kita
Bagi sebagian besar muslim, Ramadan ialah bulan pertaubatan sekaligus momentum untuk mengharap rahmat Allah. Maka, sebagian besar muslim begitu bersemangat menyambut dan menjalani bulan Ramadan dengan berbagai rangkaian ibadah. Namun, di tengah euforia itu ada segelintir umat Islam yang menjadikan Ramadan sebagai ajang untuk unjuk arogansi diri, mempraktikkan intoleransi, bahkan melakukan tindak kekerasan. Misalnya saja aksi-aksi vigilante (main hakim sendiri) dengan cara melakukan sweeping terhadap warung makan yang buka di ...
Read more 0

Pentingnya Deteksi Dini Radikalisme di Ruang Publik Virtual

Suara Kita
Radikalisme bukan hanya fenomena di dunia nyata. Namun, juga fenomena di dunia maya. Seiring dengan perkembangan teknologi digital, ideologi radikal pun menyeruak ke ruang publik virtual kita. Propaganda radikalisme dan kampanye ekstremisme kini lebih banyak disebar di kanal-kanal media sosial. Perkembangan ini jelas mengkhawatirkan. Di era digital ini, radikalisasi bisa terjadi kapan saja, dimana saja, dan menyasar siapa saja. Seseorang bahkan bisa berbaiat pada organisasi terorisme hanya melalui percakapan virtual. ...
Read more 0

Tiga Alasan Mengapa Penceramah Agama Perlu Gelorakan Nasionalisme

Tiga Alasan Mengapa Penceramah Agama Perlu Gelorakan Nasionalisme
Suara Kita
Pasca polemik ihwal kriteria penceramah radikal, Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar menghimbau perlunya penceramah agama menggelorakan nasioalisme dan patriotisme. Pernyataan Komjen Boy ini kiranya merupakan sebentuk kegundahan ihwal maraknya para penceramah agama yang kerap membenturkan antara Islam dan nasionalisme, Islam dan kebinekaan, serta Islam dan kearifan lokal. Padahal, jika menilik sejarah bangsa, akar kebangkitan nasionalisme Indonesia salah satunya terbentuk oleh kesadaran para ulama atau tokoh agama. Nasionalisme Indonesia ...
Read more 0

Sterilkan Ruang Publik Beragama dari Ceramah Radikal

Sterilkan Ruang Publik Beragama dari Ceramah Radikal
Suara Kita
Di tengah forum Rapat Pimpinan TNI-Polri, Presiden Jokowi mengingatkan agar para istri prajurit tentara dan polisi tidak mengundang penceramah agama radikal. Dalam leksikon komunikasi, pernyataan Presiden Jokowi ini kiranya bisa dibaca ke dalam tiga sudut pandang. Pertama, sebagai presiden yang notabene merupakan panglima tertinggi TNI sekaligus penanggung jawab tertinggi Polri, pernyataan ini kiranya bisa dimaknai sebagai teguran seorang atasan terhadap bawahannya. Artinya, Presiden Jokowi ingin agar para pimpinan TNI dan ...
Read more 0