Interaksi terhadap dunia maya merupakan keniscayaan di era digital ini. Salah satu tantangannya adalah menyikapi dinamika propaganda negatif. Siapapun dan dimanapun berpotensi terkena dan sengaja atau tidak ikut menyebarkan atau bahkan memproduksi propaganda tersebut. Aksi bersama dalam kontrapropaganda negatif dibutuhkan guna mencegah dan melawannya. Alih-alih melawan propaganda negatif, jangan sampai ...
Read more 0 Narasi
Propaganda negatif yang terus menggerogoti masa depan bangsa ini berlangsung tiada henti. Dengan dalih ajaran/ayat agama, propaganda digerakkan, dan akhirnya membelah masyarakat. Pembelahan bahkan nyaris dan sudah menjadi gerakan gerakan radikal, juga menjadi teroris. Luar biasa! Ayat agama malah membelah kebinekaan bangsa, dan merusak tatanan dan pondasi kebangsaan kita. Inilah ...
Read more 0 Merawat kebhinnekaan dan pluritas atas bangsa ini ternyata bukanlah sesuatu yang mudah. Kasus yang dilatarbelakangi oleh isu SARA dalam kurun waktu satu tahun terakhir ini meningkat dengan begitu pesatnya. Sepertinya masyarakat dengan mudah terpancing oleh provokasi-provokasi amatiran yang memang secara sengaja ingin merusak rasa persaudaraan dan toleransi. Alih-alih ingin memberikan ...
Read more 0 Jaringan kelompok radikal di Indonesia terus berdiaspora. Melalui propaganda, banyak WNI yang terhasut menjadi partisan mereka. Sementara, pemerintah tidak memiliki aksesibiltas yang cukup untuk menggalang “ide damai” ke setiap sudut pelosok daerah. Meski internet telah memangkas batas teritori yang memungkinkan setiap pengguna bertatap muka secara virtual, tetapi, seperti disebut James ...
Read more 0 Ketika membaca sejarah tentang gelar yang digunakan dalam sistim pemerintahan Islam maka yang akan ditemukan yang biasanya diberikan kepada setiap penguasa atau pemimpin Islam adalah gelar Khalifah, Imam, atau Amirul Mukminin. Sayyidina Abu Bakar Assiddiq diberikan gelar sebagai Khalifaturrasul (Khalifah Rasul atau pengganti Rasullullah Saw). Sayyidina Umar bin Khattab digelar ...
Read more 0 Musim tekonologi menjadikan peperangan tidak saja berbentuk fisik namun juga media. Pun, efeknya sangat memilukan dan merata di kalangan masyarakat. Jika perang fisik hanya dirasakan satu atau sekelompok orang yang secara zahir berada di satu tempat, namun peperangan media membuat orang di seluruh dunia merasakan kepiluan hati yang cukup mendalam. ...
Read more 0 Dalam acara diseminasi hasil penelitian “Perempuan dan Fundamentalisme di Indonesia” yang diselenggarakan di The Wahid Institute, Lies Marcoes-Natsir, Direktur Rumah Kita Bersama (Rumah Kitab) menyatakan bahwa perempuan harus dilibatkan dalam proses deradikalisasi, sebab cara pandang, persepsi dan rasa yang dialami perempuan akan menjadi pertimbangan utama bagi usaha menahan hasrat kekerasan ...
Read more 0 Pada umumnya manusia cenderung dikuasai oleh hawa nafsu untuk merasa menang dan benar sendiri dalam berbagai hal. Abu Bakar Al-Warraq berkata :“Jika hawa nafsu mendominasi, maka hati akan menjadi kelam, Jika hati menjadi kelam, maka akan menyesakkan dada. Jika dada menjadi sesak, maka akhlaknya menjadi rusak. Jika akhlaknya rusak, maka ...
Read more 0 Suatu ketika Rasulullah Saw mengirimkan pasukan perang, yang di antaranya terdapat al-Miqdad. Ketika sampai di tempat tujuan, penghuninya telah lari semuanya, kecuali seorang kaya raya. Seketika itu ia mengucapkan: “Asyhadu an la ilaha illa Allah.” Tetapi orang kaya itu dibunuh juga oleh al-Miqdad. Bersabdalah Nabi: “Bagaimana pertanggungjawabanmu kelak di akhirat ...
Read more 0 Tidak dapat dipungkiri. Kita terlahir di dunia ini telah ditakdirkan untuk berbeda dengan yang lain. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang memiliki kesamaan yang utuh meski mereka terlahir kembar. Pasti ada karakter yang unik dan khas yang membedakan satu orang dengan yang lainnya. Secara fisik misalkan, sidik jari setiap ...
Read more 0
