Kamis, 29 September, 2022
Informasi Damai
Archives by: Ferdiansah

Ferdiansah

0 comments

Ferdiansah Posts

Belajar Etika Bermedsos dari Kontekstualisasi Hadist Nabi

Belajar Etika Bermedsos dari Kontekstualisasi Hadist Nabi
Pustaka
Judul Buku    : Saring Sebelum Sharing Penulis           : Prof. Nadirsyah Hosen Penerbit          : Bentang Pustaka Tahun terbit   : 2019 Genre              : Nonfiksi, Islamic Literature Halaman         : 328 Belakangan ini ruang maya kita dipenuhi dengan polarisasi akibat dari perbedaan pandangan terhadap politik, budaya dan agama yang kemudian menyebkan keriuhan tak berarti. Sehingga media sosial (medsos) dipenuhi dengan riuh kosakata yang sarkas dan tidak pantas serta tidak lagi mengindahkan pentingnya kesantunan. ...
Read more 0

Pemaksaan Jilbab dan Bahaya Komodifikasi Agama

Pemaksaan Jilbab dan Bahaya Komodifikasi Agama
Narasi
Akhir-akhir ini viral di media sosial pemaksaan pemakaian Jilbab yang dibuat oleh akun Youtube Zavilda TV. Ia melakukan objektifikasi kepada perempuan berpakaian agak terbuka yang sedang nongkrong di sekitaran area wisata Malioboro Jogja. Akun Youtube Zavilda TV dengan kreatornya yang bercadar akhirnya mendapat banyak kecaman publik. Baik di Twitter maupun di Instagram, tidak sedikit akun yang menggugat konten tersebut karena diduga melakukan pemaksaan berjilbab dan telah melangggar prinsip-prinsip hak asasi ...
Read more 1

Mahfud MD dan Omong Kosong Narasi Kebijakan Islamofobia

Mahfud MD dan Omong Kosong Narasi Kebijakan Islamofobia
Narasi
Belakangan ini kelompok radikal semakin marak memproduksi wacana Islamofobia di Indonesia. Wacana Islamofobia menjadi narasi mereka untuk mendiskreditkan kebijakan pemerintah. Bahkan mereka menuding pemerintah banyak membuat kebijakan yang fobia terhadap Islam.   Sebagaimana dikutip dari jalandamai.org mereka memproduksi narasi bahwa “umat Islam terdzalimi, tokoh agama dikriminalisasi dan agama sedang ditindas” sebagai serangkaian narasi yang kerap muncul untuk menggugah emosi dan perlawanan umat. Bagi mereka, segala bentuk kebijakan pemerintah yang tidak ...
Read more 0

Abu Bakar Baasyir, Pancasila dan Peran Deradikalisasi

Abu Bakar Baasyir, Pancasila dan Peran Deradikalisasi
Narasi
Pada video yang beredar viral di media sosial (01/08), Abu Bakar Baasyir (selanjutnya disebut ABB) menerima Pancasila sebagai ideologi negara yang sesuai dengan ajaran tauhid dalam Islam. Sehingga, negara Indonesia dianggap dapat ditata sesuai aturan yang bersumber pada prinsip-prinsip ketuhanan sebagaimana telah diatur dalam Pancasila. Ini menjadi tanda keberhasilan proses deradikalisasi yang dilakukan pemerintah kepada ABB sebagai mantan pentolan teroris di Indonesia. Karena dalam perjalanannya sangat sulit untuk memberikan pengaruh ...
Read more 0

Problem ACT dan Bahaya Donasi untuk Kelompok Radikal

Problem ACT dan Bahaya Donasi untuk Kelompok Radikal
Narasi
Belakangan ini terkuak Investigasi yayasan Filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang ternyata telah membohongi para donatur yang notabene masyarakat Indonesia. Sebagaimana dikutip dari Malajah Tempo (04/07), lembaga ini tidak sesuai dengan namanya, lembaga ini justru menjadi lembaga “Aksi Cepat Tilap” donasi masyarakat. Para petinggi lembaga pengelola dana tersebut diduga menyelewengkan donasi publik. Sementara itu, sejumlah penyaluran donasi pun bermasalah dan mereka diduga menjadi donatur kelompok radikal ISIS dan kelompok separatis ...
Read more 0

Beginilah Mencegah Masjid menjadi Mimbar Penceramah Radikal

Beginilah Mencegah Masjid menjadi Mimbar Penceramah Radikal
Narasi
Dewasa ini Mimbar agama (masjid) menjadi lahar subur dalam mensosialisasikan ideologi radikalisme dan intoleransi. Para penceramah radikal memanfaatkan Masjid sebagai basis ideologisasi Islam mereka dengan khutbah-khutbah penuh kebencian dan takfiri terhadap kelompok liyan. Dengan pendekatan persuasif, mereka mampu mengambil alih pusat-pusat kajian Islam yang awalnya dikuasai oleh kalangan moderat seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.       Menurut penelitian lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) NU bahwa terdapat sekitar 41 Masjid ...
Read more 0

Mimbar Radikal dan Empat langkah Mengembalikan Fungsi Otentik Masjid

Mimbar Radikal dan Empat langkah Mengembalikan Fungsi Otentik Masjid
Narasi
Dalam Islam, fungsi Masjid sangatlah penting, baik sebagai media aktualitas ibadah mahdoh maupun penguatan nilai-nilai keislaman. Secara historis, Masjid sejak awal berdirinya pada masa Nabi Muhammad Saw hingga kini telah menunjukkan perannya yang strategis dalam Dakwah Islamiyyah. Dari Masjid, pintu awal penyebaran Islam dilakukan dan melalui “Rumah Allah” ini pula konsolidasi serta koordinasi Umat Islam disusun bahkan Pusat Pemerintahan dan lembaga pendidikan Islam pun diawali dari Masjid. Di samping itu, ...
Read more 0

Pemilu 2024 dan Urgensi Mewaspadai Politisasi Agama

Pemilu 2024 dan Urgensi Mewaspadai Politisasi Agama
Narasi
Acara deklarasi dukungan terhadap Gubernur aktif DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024 sempat menuai ricuh, setelah munculnya empat bendera khilafah yang diduga sebagai atribut dari Hizbut Tahrir di panggung acara. Deklarasi bertajuk “Mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Presiden RI 2024-2029” ini dilaksanakan di Hotel Bidakara Pancoran, Jakarta Selatan, (8/06).             Faktor kericuhan ini terjadi akibat dari perdebatan (adu mulut) antara panitia dan peserta deklarasi merespon kemunculan bendera HT ...
Read more 0

Buya Syafii, Teologi Maut dan Urgensi Membumikan Pancasila

Buya Syafii, Teologi Maut dan Urgensi Membumikan Pancasila
Narasi
Jumat, 27 Mei 2020 kemaren bangsa Indonesia kehilangan sang “Muadzin bangsa”, yakni Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif (Buya Syafii). Istilah Muadzin ini meminjam bahasa Alois A Nugroho (2015) dimaknai sebagai sosok pengingat yang selalu menyuarakan kebaikan. Menyeru bukan untuk kepentingan pribadinya, namun untuk kepentingan bangsanya. Sebagaimana kita tahu, Buya Syafii hingga di di usia senjanya tak henti-hentinya terus mengoreksi dan mengkritik kalangan elit pemerintah melalui berbagai tulisannya di media. Beliau ...
Read more 0

Idul Fitri, Lebaran Ketupat dan Seni Memaafkan

Idul Fitri, Lebaran Ketupat dan Seni Memaafkan
Narasi
Idul fitri merupakan kelanjutan dari ibadah puasa dan zakat (fitrah), yang di dalam esensi ibadah ini mengandung makna pembersihan jiwa bagi seorang Muslim. Idul fitri menjadi momentum umat Islam kembali kepada fitrahnya, yaitu menjadi manusia baru, yang jiwanya bersih suci dan tidak ada dosa.  Perayaan Idul fitri menjadi momentum membersihkan jiwa dengan jalan memperbanyak bertakbir, bertahmid berhalal-bihalal dan bermaaf-maafan dengan semesta baik manusia dan alam. Sedangkan puasa mengandung dimensi pembersihan ...
Read more 30