Minggu, 21 Juli, 2019
Informasi Damai
Archives by: Hamka Husein Hasibuan

Hamka Husein Hasibuan

Hamka Husein Hasibuan Posts

Membudayakan Gotong Royong, Membendung Ancaman Radikalisme

Membudayakan Gotong Royong, Membendung Ancaman Radikalisme
Suara Kita
Al-haq bila nizhamin, yaglibuhu al-bathil binizhamin; Kebenaran yang tidak terorganisi, bisa dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisr (Ali bin Abi Talib) Ungkapan ini tepat dalam menggambarkan fenomena radikalisme saat ini. Radikalisme sebagai refresentasi dari kebatilan bisa mengalahkan kedamaian sebagai perwujudan dari kebenaran. Adalah sebuah fakta, bahwa orang-orang radikal itu sejatinya hanya segelintir orang, tetapi mereka terorganisir. Sebaliknya, pihak yang mendambakan perdamaian berada dalam jumlah yang banyak, tetapi tidak bisa berjamaah. Gemerlap ...
Read more 1

Moderasi Agama dan Literatur Pro-Kebhinekaan

Moderasi Agama dan Literatur Pro-Kebhinekaan
Suara Kita
Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2020-2025 menjadikan moderasi beragama sebagai salah satu prioritas. Pemerintahan lima tahun kedepan, mau tidak mau harus berjibaku memasuki semua lini untuk mengampanyekannya. Di tengah kecenderungan cara beragama yang praktis, instan, dan tidak mau ribet, di satu sisi; di tambah penetrasi media sosial –meminjam bahasa Tom Nicholas (Matinya Kepakaran, 2017) – terjadi demokratisasi infomasi, semua orang setara di dalamnya, di sisi lain. Membuat proyek pengarusutamaan moderasi ...
Read more 2

Kaum Moderat Harus Berani Bersuara

Kaum Moderat Harus Berani Bersuara
Suara Kita
Narasi kebencian, intoleran, dan radikalisme semakin menguat di tengah masyarakat. Catatan Kontras (14/11/2018) menunjukkan, bahwa intimidasi dan kekerasan atas nama agama masih terus meningkat dan berulang-ulang dari tahun ketahun. Budaya damai dan saling memahami menjadi terpinggirkan. Media sosial adalah salah satu lahan subur bersemainya aksi-aksi yang kontra terhadap nilai-nilai persatuan. Sifatnya yang anonymous membuat setiap orang bisa dengan bebas membuat akun-akun penyebar konten intoleran dan penuh permusuhan. Kaum radikal dan ...
Read more 2

Menjunjung Konstitusi, Mengawal Persatuan

Menjunjung Konstitusi, Mengawal Persatuan
Suara Kita
Tahun ini adalah tahun sangat melelahkan bagi bangsa ini. Masa kampanye pemilu yang sangat panjang membuat  masyarakat terpolarisasi sesuai pilihan politiknya. Media sosial, setiap hari dihiasi dengan pertarungan dua kubu. Pemilu selesai, ternyata hiruk-pikuk itu beleum selesai juga. Masih ada oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan momentum untuk membuat hura-hara yang mengkhawatirkan terhadap kesatuan dan persatuan bangsa ini. Pada akhirnya, sengketa pilper itu pun berlabuh di Mahkamah Konstitusi. MK bersidang dan disaksikan ...
Read more 2

Smart Netizen: Merajut Jejaring Perdamaian di Dunia Maya

Smart Netizen: Merajut Jejaring Perdamaian di Dunia Maya
Suara Kita
Dunia maya adalah dunia jejaring tanpa batas. Setiap individu mempunyai ruang kebebasan untuk berekspresi sesuai keinginannya. Galibnya, setiap netizen mengikuti jejaring yang sesuai dengan seleranya. Tokoh-tokoh idola yang dianggap otoritatif pun bermunculan sebagai panutan, baik karena kepakarannya maupun sebab sengaja diciptakan untuk tujuan ideologi dan preferensi pilihan politik. Jejaring ini kemudian membesar dan menimbulkan blok-blok. Bukan suatu yang mengherankan, jika antar blok saling mengklaim, menghujat, memprovokasi, bahkan sampai kepada tingkat ...
Read more 3

Halal Bihalal dan Deradikalisasi Dunia Maya

Suara Kita
Halal bihalal merupakan tradisi khas Indonesia. Ia dicipta sebagai wadah perjumpaan lintas batas. Sekalipun secara historis, maksud awalnya adalah perjumpaan politik, akan tetapi, dalam perkembangan selanjutnya ia berkembang sebagai wadah silaturrahmi, maaf-maafan, bahkan dalam beberapa hal sebagai tempat konsolidasi. Halal bihalal sudah menjadi tradisi yang menjamur dan mendarah daging dalam setiap profesi, intansi, dan intitusi mana pun di negeri ini. Hampir bisa dipastikan, tidak ada lembaga –baik negeri atau swasta ...
Read more 2

Ramadan dan Semangat Kembali Ke Fitrah Bangsa

Ramadan dan Semangat Kembali Ke Fitrah Bangsa
Suara Kita
Kegaduhan sosial semakin hari, semakin menjadi-jadi. Hampir setiap sudut di media sosial dipenuhi umpatan, caci-maki, hoax serta ujaran kebencian. Polarisasi masyarakat baik menjelang maupun  pasca pemilihan umum terus menyeruak. Tak syak lagi, masyarakat pun terbelah dan menjadikan preferensi pilihan politiknya sebagai hakim untuk menilai individu/pihak lain di luar dirinya. Akibatnya, nilai-nilai persaudaraan dan semangat toleransi yang selama ini menjadi citra dan identitas kebangsaan ini mulai terkoyak-koyak. Dalam kondisi seperti ini, ...
Read more 1

The Power of Ramadan: Merajut Damai, Meneguhkan Kolektivitas Sosial

The Power of Ramadan: Merajut Damai, Meneguhkan Kolektivitas Sosial
Suara Kita
Minggu-minggu ini, kita disibukkan oleh istilah people power dan segala turunannya. Pers, media sosial, para ahli,  tokoh agama serta masyarakat di tingkat bawah ramai-ramai membicarakannya. Mulai dari yang mendukung dan mengapresiasi;  yang melarang dan mengutuk efek yang ditimbulkan, sampai kepada aparat TNI dan Polri yang harus memastikan keamanan dan jalannya aksi. Akan tetapi, ada satu  power yang hampir luput dari perhatian kita bersama dan kita berada persis di dalamnya, yaitu ...
Read more 1

Ramadan dan Pendidikan Jihad Melawan Kebencian

Ramadan dan Pendidikan Jihad Melawan Kebencian
Suara Kita
Bulan Ramadan itu ibarat sekolah, tempat manusia belajar dan berperoses menuju suatu tujuan –dalam bahasa Al-Quran –disebut dengan taqwa. Laiknya sekolah ada proses pembelajaran yang harus ditempuh oleh semua siswa, yakni puasa. Puasa adalah menahan dan menjaga seluruh tindak-tanduk anggota tubuh, baik fisik maupun psikis dari sifat yang tercela/dilarang. Dengan kata lain, puasa itu bukanlah tujuan pada dirinya, melainkan hanya sekadar proses. Tujuan utamanya adalah menjadi manusia bertaqwa, dalam al-Quran ...
Read more 0

Rekonsiliasi Ramadhan: dari Kesucian Laku Individual Menuju Kedamaian Laku Sosial

Rekonsiliasi Ramadhan: dari Kesucian Laku Individual Menuju Kedamaian Laku Sosial
Suara Kita
Ramadahan adalah bulan rokonsiliasi. Bulan berdamai dengan diri sendiri, yakni puasa penyucian individu manusia; juga berdamai dengan sosial, yakni puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan juga memupuk kepekaan sosial. Puasa yang hanya membuat manusia saleh secara indivual, tetapi minus dari laku kesalehan sosial, sejatinya puasanya itu adalah sia-sia. Tujuan utama puasa adalah membentuk laku kesalehan sosial, yang diawali dari kesucian laku individual. Ini terlihat dari redaksi ayat al-Baqarah ...
Read more 1
Translate »