Rabu, 30 November, 2022
Informasi Damai
Archives by: Hamka Husein Hasibuan

Hamka Husein Hasibuan

0 comments

Hamka Husein Hasibuan Posts

Menuju Masyarakat Tangguh Bebas dari Provokasi

Menuju Masyarakat Tangguh Bebas dari Provokasi
Narasi
Indonesia memang sudah merdeka dan sudah terbebas dari buta huruf. Akan tetapi, harus dicatat, separuh lebih masyarakat Indonesia masih terjebak pada buta huruf fungsional. Data Bank Dunia (2018) menyatakan, sebanyak 55% masyarakat Indonesia masih buta huruf fungsional. Buta huruf fungsional bukan berarti tidak bisa membaca, melainkan ketidakmampuan dalam memahami informasi yang dicerna. Ketidakmampuan itu termasuk tidak kritis, tidak mengecek, dan tidak memverifikasi terhadap infomasi yang diterima; atau bisa juga ketidakmauan ...
Read more 0

Hijrah dan Persaudaraan Lintas Agama

Hijrah dan Persaudaraan Lintas Agama
Narasi
Hijrah Nabi begitu monumental. Menjadi titik balik sejarah dan diabadikan sebagai awal perhitungan kalender umat Islam. Apa yang membuatnya begitu monumental? Jawabannya adalah ukhwah, persaudaraan. Nabi hijrah secara substansial. Persaudaraan adalah hal yang paling substansial dalam membangun masyarakat.   Sesampainya di Madinah yang pertama kali dibangun oleh Nabi bukan bentuk fisik Madinah dan manusia di dalamnya, melainkan mental dan batin masyarakat, berupa rasa persaudaraan, rasa solidaritas, dan rasa senasib sepenanggungan ...
Read more 0

Merawat Demokrasi Itu dengan Kritik Bukan Provokasi!

Merawat Demokrasi Itu dengan Kritik Bukan Provokasi!
Narasi
Kritik itu vitamin, provokasi itu racun. Ibarat ini sangat pas ketika kita membicarakan demokrasi. Demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang diisi dengan kritik konstruktif-positif. Sebaliknya, demokrasi akan hancur jika dihantam dengan provokasi dan narasi destruktif-negatif. Jika ada kebijakan dan peraturan yang menyalahi konstitusi dan semangat kebangsaan, maka sangat dianjurkan untuk melancarkan kritik, memberikan masukan konstruktif, dan menyampaikan aspirasi yang membangun. Itulah gambaran demokrasi ideal. Yang terjadi akhir-akhir ini pada alam ...
Read more 0

Maqasid Syariah Pembatalan Kebarangkatan Jemaah Haji 2021

Maqasid Syariah Pembatalan Kebarangkatan Jemaah Haji 2021
Narasi
Pemerintah secara resmi membatalkan keberangkatan jemaah haji tahun 2021 yang tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M. Setidaknya ada tiga alasan utama sebab pembatalan keberangkatan haji 2021. Pertama, situasi pendemi Covid-19 yang masih berlangsung. Kedua, penyebaran varian baru Covid-19 yang berkembang di sejumlah negara. Ketiga, mengutamakan dan mengedepankan kesehatan dan keselamatan jiwa jemaah. ...
Read more 0

Dasar Syariah NKRI Itu Bernama Pancasila

Dasar Syariah NKRI Itu Bernama Pancasila
Narasi
Seiring dengan munculnya gagasan NKRI Bersyariah, perdebatan lama tentang hubungan Pancasila dengan agama menyeruak kembali. Sekalipun menurut  para pengusungnya, gagasan NKRI Bersyariah itu tidak bertentangan dengan Pancasila. Para pengkritiknya menyebut itu sebagai langka mundur. Sebab debat mengenai Pancasila dengan syariah sudah tuntas dahulu. Pancasila sudah diterima secara konsensus dan final oleh kaum muslim. Wajar bila sebagian kelompok menuding gagasan itu mubazir, penuh intrik politik elektoral, dan sia-sia belaka. Sebab, usulan ...
Read more 0

Konflik Palestina-Israel Selesai Hanya dengan Khilafah, Benarkah?

Konflik Palestina-Israel Selesai Hanya dengan Khilafah, Benarkah?
Narasi
“Palestina bebas dari penindasan Israel hanya dengan khilafah Islamiyah” demikian beberapa komentar dalam acara live yang berjudul Bincang AQSA dengan narasumber Ustad Felix Siauw dan Ustad Adi Hidayat yang disiarkan lewat Youtube (18/05/2021). Seperti sudah bisa ditembak, acara ini dipenuhi dengan komentar yang menawarkan khilafah sebagai solusi. Sejak dulu, bagi para pengasung khilafah, seluruh akar permasalahan yang ada di dunia ini, baik itu kecil maupun besar, tidak lepas dari tidak ...
Read more 0

Menutup Pintu-pintu Hoax

Menutup Pintu-pintu Hoax
Narasi
“Ketika masuk bulan suci Ramadan, maka setan-setan dibelenggu, pintu-pintu surga dibuka, dan pintu-pintu neraka ditutup.” Demikian hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim yang sangat populer di masyarakat. Apa makna hadis ini? Dan bagaimana mengkontekstualisasikannya? Hadis ini bagi sebagian ulama hanyalah metafora dari gambaran keagungan bulan Puasa, sebab keagungangannya, seolah-olah setan itu diikat, pintu surga dibuka, dan pintu neraka ditutup. Dengan demikian, dia bukanlah sesuatu yang otomatis. Seolah-olah kalau datang Ramadan akan ...
Read more 0

Ramadan, Melawan Kebencian dengan Asketisme

Narasi
Dalam konteks berbangsa dan bernegara, kebencian adalah awal mula dari segala bentuk kejahatan. Intoleransi, rasisme, dan paling esktrim, terorisme, semuanya berpangkal bibit kebencian. Kebencian itu ibarat virus yang masuk kedalam tubuh manusia. Ia tidak kelihatan, tetapi efeknya justru sangat kuat. Ia merusak sendi-sendir persaudaraan sesama bangsa. Merobek tenun kebangsaan. Dan, merobek-robek keharmonisan dan kedamaian antara sesama manusia.  Imunitas kolektif bisa rusak kerana kebencian terhadap liyan. Jika boleh diibaratkan, bulan Ramadan ...
Read more 0

Menertibkan Penceramah Berpaham Radikal

Narasi
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Siaran pada Bulan Ramadan (23/3/21). Edaran ini sebagai panduan dalam bersiaran pada bulan suci Ramadan 1442 H nantinya. Salah satu poin utama dari surat edaran itu, KPI hanya mengizinkan TV dan Radio menampilkan dai moderat (dai wasyatiyah). Ini dilakukan oleh KPI karena mengingat makin dekatnya Bulan Suci Ramadan, di mana intensitas ceramah, dakwah, pengajian, entah apa ...
Read more 0

3 Rukun Kesalehan Bernegara

3 Rukun Kesalehan Bernegara
Narasi
Ada semacam anggapan, semakin religius seseorang, semakin intoleran dia terhadap liyan. Atau semakin religius seseorang semakin dia tidak taat terhadap (hukum) negara. Anggapan itu tentu salah. Sebab fakta di lapangan menunjukkan, bahwa banyak orang yang taat agama sekaligus taat bernegara. Atau bukankah dalam agama itu juga ada perintah taat pada ulilamri, yakni pemerintah, yang notabenenya adalah refresentasi dari negara. Memang betul, –dan ini juga fakta –ada sebagian orang yang semakin ...
Read more 0