Senin, 25 Mei, 2020
Informasi Damai
Archives by: Hamka Husein Hasibuan

Hamka Husein Hasibuan

Hamka Husein Hasibuan Posts

Kebangkitan Nasional Keluar dari Pandemi

Kebangkitan Nasional Keluar dari Pandemi
Suara Kita
Kita sudah dua bulan lebih berada pada lingkaran pandemi. Segala cara dan strategi sudah dilakukan. PERPU kemudian menjadi undang-undang tentang Covid-19 sudah disahkan. Semua sektor dan lini sudah ikut berpartisipasi. Anggaran besar sudah digelontorkan. Semuanya satu tujuan: agar kita bisa keluar dari pandemi berbahaya ini. Meskipun demikian, ada satu syarat  fundamental yang tak boleh absen, yakni kesadaran bersama. Kesadaran bersama akan melahirkan gerak bersama. Gerak bersama akan melahirkan kolektivitas. Kolektivitas ...
Read more 0

Egalitarianisme Puasa

Egalitarianisme Puasa
Suara Kita
“Elite kafir Quraish tidak masuk Islam bukan karena tidak suka dengan ajaran Islam, melainkan takut akan konsekuensi dari ajaran Islam itu sendiri.” Demikian kurang lebih statemen Fazlur Rahman dalam bukunya yang sudah klasik (Islam:1966). Konsekuensi itu adalah kesetaraan. Sejak dini, salah satu tujuan pokok Islam adalah kesetaraan. Terutama kesetaraan (baca: keadilan) sosial. Semua rukun Islam mengandung prinsip ini. Bahkan kata Rahman, jauh sebelum Islam melarang riba, yang pertama diperintahkan adalah ...
Read more 0

Menyambut Ramadan: Jauhi Provokasi, Mari Bersinergi

Menyambut Ramadan: Jauhi Provokasi, Mari Bersinergi
Suara Kita
Ramadan sudah di depan mata. Puasa dan segala turunannya akan kita laksanakan. Beda dengan tahun-tahun sebelumnya, Ramadan kali di bawah bayang-bayang wabah Corona. Selain cemas dengan peningkatan korban Corona, sebagian masyarakat juga khawatir dan cemas, kalau Ramadan kali ini tidak meriah, tidak berwarna, dan tidak keliatan euforianya. Bagaimana tidak, segala aktivitas yang mengundang orang banyak sudah dilarang. Sebagian daerah sudah mengumumkan peniadaan salat tarawih berjamaah di Mesjid. Tadarus, buka bersama, ...
Read more 0

Meredakan Kepanikan Publik dengan Media Distancing

Meredakan Kepanikan Publik dengan Media Distancing
Video Damai
Salah satu cara terbaik mencegah virus Corona adalah dengan mencegah kepanikan. Menjaga kepanikan tentu tidak cukup bersifat pribadi, tetapi harus dengan kolektif. Kepanikan publik bisa dihilangkan jika semua lapisan, semua aspek, dan semua informasi saling menguatkan. Bila salah satu aspek saja absen, maka akan sulit terbangun kepanikan publik itu. Salah satu aspek terpenting itu adalah informasi mengenai Corona. Informasi yang baik, mendidik, serta mempunyai empati akan sangat kuat pengaruhnya terhadap ...
Read more 0

Wabah Corona dan Pentingnya Jurnalisme Empati

Wabah Corona dan Pentingnya Jurnalisme Empati
Suara Kita
Virus Corona (Covid 19) menjadi bahan pemberitaan dunia. Hampir setiap negara sedang berjuang untuk terbebas dari ancaman virus berbahaya ini. Di tengah perlawanan menghadapi pandemi ini, kita juga dihadapkan pada format pemberitaan yang justru menakut-nakuti. Pemberitaan terhadap Corona yang terkadang lebay dan berlebihan membuat ketakutan masyarakat menjadi double, takut sama Corona plus takut sama stigma mengerikan yang dibuat oleh media. Media –baik itu massa, daring, maupun sosial –justru dalam konteks ...
Read more 5

Tentang Corona, Kita Perlu Belajar Solidaritas kepada Wuhan

Tentang Corona, Kita Perlu Belajar Solidaritas kepada Wuhan
Suara Kita
Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, tiba-tiba saja jadi pembicaraan dunia. Pasalnya, di kota ini muncul virus yang berbahaya nan mematikan. Dunia menyebutnya virus Corona. Warga Wuhan ratus ribu yang positif Corona. Ribuan yang sudah meninggal, dan sebagian besar bisa disembuhkan. Ketika Wuhan diserang virus Corona, para pakar menyebut, ini disebabkan oleh makanan ekstrem yang sudah menjadi tradisi did Wuhan, yakni memakan binatang liar. Wuhan pun jadi sasaran cacian. Wuhan secara ...
Read more 2

Puncak Keberagamaan itu Kemanusiaan

Puncak Keberagamaan itu Kemanusiaan
Suara Kita
Ada anggapan bahwa semakin religius seseorang, maka semakin intoleran kepada liyan. Ini tentu salah, sebab religiusitas sejatinya bergandengan tangan dengan humanitas. Semakin tinggi tingkat keberagamaan seseorang, seharusnya semakin tinggi rasa kemanusiaannya. Jika terjadi sebaliknya, seperti anggapan di atas, yakni semakin religius seseorang, maka semakin intoleran kepada liyan, maka ada dua kemungkinan. Pertama, ajaran agama yang ia terima berasal penafsiran yang salah serta dari sumber yang salah. Kedua, boleh jadi ajaran ...
Read more 1

Membendung ‘Asabiyah, Meneguhkan Ukhwah

Suara Kita
Pluralitas adalah sunatullah. Pluralitas aliran, golongan, bahasa, agama, dan budaya adalah fakta sosial yang tak bisa dinafikan. Al-Quran sejak dini sudah menyatakan “Seandainya Kami mau menjadi kalian umat yang satu, Kami pasti bisa.” Kata “seandainya” menunjukkan bahwa keseragaman itu adalah mustahil. Dan, keserba-beragaman itu suatu keniscayaan. Perbedaan sebagai fakta sosial harus dirawat. Manusia tidak boleh terjebak pada sekteranisme, suatu sikap/tindakan yang didasarkan pada mengauatnya satu kelompok/golongan tertentu yang mengakibatkan terjadinya ...
Read more 1

Menguji Nalar Publik Keberagamaan Kita

Menguji Nalar Publik Keberagamaan Kita
Suara Kita
Isu agama  menjadi isu yang seksi di negeri ini. Hampir tidak ada hari tanpa pembicaraan tentang agama. Penelitian menunjukkan, agama menempati nomor wahid  dalam urutan hal yang paling banyak diperbincangkan masyarakat, selain politik, human interest, sex, dan humor di dunia maya. Agama yang dihadirkan di ruang publik adalah agama dalam bentuk kulit, artifisial, dan luarnya saja. Akibatnya, umpatan, saling klaim,  menyalahkan, bahkan menegasikan sering terjadi. Kondisi ini diperparah dengan penetrasi ...
Read more 0

Pendidikan Moderasi, dan Literatur Pro-Keberagaman

Pendidikan Moderasi, dan Literatur Pro-Keberagaman
Suara Kita
Pendidikan sejatinya membuat manusia lebih menghargai perbedaaan dan memahami keragaman. Sekolah mengarjakan keterbukaan, moderasi, dan kedamaian, bukan ketertutupan, ekstrim, dan kekerasan. Akan tetapi fakta di lapangan, sekolah justru tidak streril dari wabah intoleransi dan virus radikalisme. Sejumlah penelitian menunjukkan pada satu setu kesimpulan –yang hampir disepakati—bahwa intoleransi dalam dunia pendidikan semakian meningkat. Mulai dari menolak pemimpin beda agama, tidak mau menghormat bendera, pewajiban jilbab, sampai yang terang-terangan mendukung khilafah. Masuknya ...
Read more 1
Translate »