Senin, 18 Januari, 2021
Informasi Damai
Archives by: Hamka Husein Hasibuan

Hamka Husein Hasibuan

0 comments

Hamka Husein Hasibuan Posts

Meneguhkan Politik Kebangsaan Ulama

Meneguhkan Politik Kebangsaan Ulama
Suara Kita
“Politik itu ada tiga. Politik kerakyatan, politik kebangsaan, dan politik praktis. Politik ulama itu  ya, yang pertama dan kedua ini, sambil menunjukkan jarinya.” Demikian kira-kira komentar Gus Mus pada acara Kick Andy beberapa tahun lalu. “Kalau warga berlawanan dengan pengusaha, maka ulama berada di belakang warga,” jelasnya. Penjelasan Gus Mus ini saya kira sangat relevan sekali diungkapkan sekarang, di tengah situasi politik (sebagain) ulama yang justru juah dari khittahnya. Politik ...
Read more 0

Menciptakan Ruang Publik Virtual yang Sejuk

Menciptakan Ruang Publik Virtual yang Sejuk
Suara Kita
“Di saat seharusnya kita semua bersatu padu berkerjasama melawan pandemi, yang justru kita lihat adalah masih terjadinya perpecahan dan rivalitas yang semakin menajam.” Demikian komentar Jokowi pada 23 September 2020 lalu. Apa yang dikatakan oleh Pak Presiden ini 3 bulan yang lalu, justru semakin menguat sampai sekarang. Kita lihat, media sosial sebagai ruang publik virtual kita, penuh dengan caci-maki, provokasi, dan bentuk ujaran kebencian lainnya yang berujung pada meningkatnya perpecahan ...
Read more 0

Dakwah Nusantara Itu Akomodatif, Bukan Konfrontatif

Dakwah Nusantara Itu Akomodatif, Bukan Konfrontatif
Suara Kita
Salah satu keistimewaan yang dimiliki oleh Islam Nusantara adalah Islam masuk ke wilayah ini dengan cara damai. Islam masuk melalui dakwah yang bijak. Ada proses akulturasi, proses saling sapa antara normativitas agama dengan historisitas budaya setempat. Itulah sebabnya, proses “Islamisasi” di wilayah ini cukup cepat dibandingkan dengan wilayah lain. Dalam teorinya, sebagaimana disebutkan Hugh Kennedy dalam bukunya The Great Arab Conquest, proses penaklukan dan pendudukan suatu wilayah itu membutuhkan waktu ...
Read more 0

Menjadikan Agama Sebagai Jalan Damai

Suara Kita
Agama pada hakikatnya adalah jalan damai bagi manusia. Di dalamnya terdapat rambu-rambu, pentunjuk, dan aturan bagaimana seharusnya hidup damai. Agama memberikan jawaban sekaligus solusi terhadap kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh manusia. Agama bukan hanya mengatur bagaimana seharusnya menjadi individu yang baik, melainkan juga bagaimana menjadi warga dan rakyat yang baik. Nilai ideal dan visi progresif yang dimiliki oleh agama, merupakan kekuatan untuk saling memberdayakan antara dan antar pemeluk agama. ...
Read more 0

Pentingnya Dakwah Santun di Ruang Publik Virtual

Suara Kita
Penetrasi media sosial membuat pola hubungan manusia berubah dan menghilangkan sekat-sekat yang dulu ada. Tak terkecuali dalam hal ruang privat dan ruang publik. Hampir-hampir tidak ada batas lagi, mana ruang privat, tempat eksklusif yang pihak lain tidak bisa masuk; dan mana dunia publik tempat bersama untuk berinteraksi dan berdealektika.  Hilangnya batas-batas itu menjadi tantangan bagi para juru dakwah. Sebab para penceramah agama berada pada dua sisi. Satu sisi ia harus ...
Read more 0

Ulama, Antara Tugas Keummatan dan Kebangsaan

Suara Kita
Ulama memiliki dua tugas sekaligus: tugas keummatan serta tugas kebangsaan. Dalam diri ulama seharusnya kedua nilai itu harus terintegrasi. Ulama bukan hanya bisa jadi teladan dalam beragama, melainkan juga harus bisa jadi teladan dalam berbangsa dan bernegara. Ulama harus bisa mengkombinasikan keduanya, sebab meraka adalah public figure. Laku dan wejangannya menjadi rujukan masyarakat. Yang keluar dari seorang ulama seharusnya adalah pesan-pesan perdamaian, persatuan, saling menghargai, cinta tanah air, tanggung jawab ...
Read more 0

Milenial, Superhero, dan Refleksi Hari Pahlawan

Milenial, Superhero, dan Refleksi Hari Pahlawan
Suara Kita
Laporan terakhir Kompas (5/11) menunjukkan, bahwa generasi milenial lebih familiar dengan aktor-aktor superhero di film-film Hollywood ketimbang para pahlawan nasional Indonesia. Tentu ini bukan hal yang perlu ditakuti, mengingat salah satu karakter dan ciri khas dari generasi milenial adalah lebih suka sesuatu yang bersifat digital dibandingkan yang berbau konvensional-manual. Kondisi ini, harus dilihat sebagai sebuah tantangan bagi semua pihak, bahwa penyajian sejarah pahlawan nasional harus berbasis digital, kreatif, inovatif, dan ...
Read more 0

Basis Demokrasi Pancasila itu Kesalingpercayaan

Suara Kita
Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang dibangun atas dasar kesalingpercayaan. Ini bisa dilihat dari sila keempat sebagai dasar Demokrasi Pancasila berada di antara sila ketiga, yakni persatuan dan sila kelima, yakni keadilan sosial. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah/kebijaksanaan dalam permusyaratan mempunyai dua syarat sekaligus: persatuan dan keadilan sosial. Kedua syarat ini ibaratkan dua sayap, yang jika salah satunya hilang, maka dasar kesalingpercayaan itu akan rapuh. Dalam Demokrasi Pancasila, negara tidak boleh ...
Read more 0

Merawat Sejarah, Melindungi Falsafah Bangsa

Merawat Sejarah, Melindungi Falsafah Bangsa
Suara Kita
Tersiar kabar di media sosial, mata pelajaran sejarah mau dihapus dari kurikulum nasional. Sontak saja terjadi pro-kontra dan sebagian besar pihak merasa kecewa. “Bagaimana nanti nasib bangsa ini? Karakter bangsa ini akan hilang? Nasionalisme akan lenyap? Generasi bangsa akan buta terhadap sejarah negaranya sendiri?” –adalah sebagian pertanyaan yang dilontarkan oleh netizen. Dari akun resmi Kemendikbud di twitter, Nadiem Makarim, selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengklarifikasi bahwa penghapusan sejarah dari kurikulum ...
Read more 0

Dai Moderat Harus Merebut Panggung Dakwah

Dai Moderat Harus Merebut Panggung Dakwah
Suara Kita
Juru dakwah yang radikal dan intoleran sejatinya hanya berjumlah kecil. Mereka sedikit, tetapi berisik. Segelintir, tetapi terorganisir. Dengan membuat akun puluhan bahkan ratusan, mereka sudah bisa membuat wacana anti-kerhamonisan dan kedamaian. Dai atau tokoh agama moderat harus tampil bersuara untuk melawan. Selama ini, juru dakwah dan tokoh agama moderat lebih banyak menjadi silence moyority, banyak tetapi diam. Suara mereka tidak terdengar. Akibatnya panggung dikuasai oleh oknum-oknum penceramah intoleran yang tidak ...
Read more 0