Minggu, 14 April, 2024
Informasi Damai
Archives by: Haris Fatwa

Haris Fatwa

0 comments

Haris Fatwa Posts

Mitos Kematian ISIS dan Zero Terrorism Attack sebagai Alarm Pencegahan Dini

Mitos Kematian ISIS dan Zero Terrorism Attack sebagai Alarm Pencegahan Dini
Analisa
Bulan Suci Ramadhan harusnya menjadi momentum perdamaian dan berbagai kasih di penjuru dunia, namun tidak di Moskow. Setidaknya 40 orang tewas dan 145 luka-luka pada Jumat (22/3) ketika orang-orang bersenjata yang mengenakan kamuflase melepaskan tembakan dengan senjata otomatis ke arah penonton konser di dekat Moskow. Serangan itu adalah salah satu serangan paling mematikan di Rusia dalam beberapa dekade. Mengutip Reuters, sebagaimana dilansir dari kantor berita Amaq melalui Telegram, ISIS, kelompok ...
Read more 0

Millenarianism dan Kausa Kekerasan dalam Agama

Millenarianism dan Kausa Kekerasan dalam Agama
Narasi
Pernahkah kita termenung, membayangkan betapa kelamnya hidup ini, betapa semrawutnya masyarakat, rusaknya moral sosial, dan hal-hal negatif lainnya. Bersama dengan perenungan itu kita mengandaikan hadirnya ‘sang juru selamat’ atau ‘ratu adil’ yang akan mengeluarkan kita dari semua keterpurukan dan gulita kehidupan. Jika pernah, maka di saat itu kita sejatinya sedang menjadi seorang millenarian. Tetapi imaji itu sebetulnya masih berada di permukaan. Seorang millenarian lebih dari sekedar mengandaikan, namun juga berpikir ...
Read more 0

Bisa Apa Digital Native dalam Atmosfer Kontestasi Politik?

Narasi
“Rabu 14 Februari, Hari Kasih Sayang, Hari Kasih Suara.” Adalah bacaan salah satu poster mini di Universitas Surabaya untuk mengingatkan sivitas akademika agar memberikan hak pilih dalam pemungutan suara Pemilu 2024. Mengutip Kompas.id, poster tersebut adalah rangkaian kampanye anti-golput yang diinisiasi oleh Michelle Angelina dan Kiera Ashley, dua mahasiswi di Universitas Surabaya, Senin (12/2/2024). Data Komisi Pemilihan Umum menunjukkan jumlah generasi Z (kelahiran 1997-2012) yang berhak memilih mencapai 46,8 juta atau ...
Read more 0

Direktur Deradikalisasi BNPT: Paham Takfiri adalah Paham Kekafiran yang Tidak Disadari!

Direktur Deradikalisasi BNPT: Paham Takfiri adalah Paham Kekafiran yang Tidak Disadari!
Tokoh
Kelompok takfiri menganggap bahwa label kafir “harus” dilekatkan kepada mereka yang menolak ajaran Tuhan, atau konkretnya yang berbeda paham dengan mereka. Kelompok takfiri tidak menyadari bahwa kata “kafir” yang mereka tudingkan justru merupakan kekafiran itu sendiri. Mereka tidak memahami bahwa kata “kafir” memuat konsekuensi teologis yang sangat serius. “Paham takfiri adalah paham kekafiran yang tidak disadari.” Terang Direktur Deradikalisasi BNPT Brigjen. Pol. R. Ahmad Nurwakhid. Jenderal Bintang Satu itu menegaskan ...
Read more 0

Membaca Afirmasi Politik Abu Bakar Ba’asyir Lewat Kaca Mata Pierre Bourdieu

Membaca Afirmasi Politik Abu Bakar Ba’asyir Lewat Kaca Mata Pierre Bourdieu
Narasi
Beredar di media sosial sebuah potongan audio yang menampilkan suara Abu Bakar Ba’asyir sedang menuturkan perlunya memilih salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden. Ia melanjutkan bahwa pilihannya dapat membawa aspirasi Islam di Indonesia. “Pilpres itu bukan ideologi, tapi itu adalah alat. Maka kalau memang tujuan kita ikut pilpres untuk membela Islam itu boleh. Caranya yaitu memilih presiden yang paham Islam.” Terang Ba’asyir dalam audio. “Calon presiden kita itu yang paham ...
Read more 0

Berpulangnya Buya Syakur: Sang Ulama Revolusioner yang Tetap Setia pada Persatuan Bangsa

Berpulangnya Buya Syakur: Sang Ulama Revolusioner yang Tetap Setia pada Persatuan Bangsa
Tokoh
Pengasuh Pondok Pesantren Cadangpinggan, KH. DR. Abdul Syakur Yasin MA suatu kali pernah mengingatkan masyarakat Indonesia untuk mewaspadai aliran dan gerakan radikalisme yang merusak keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Apalagi, beberapa hari ini, isu terorisme cukup santer di lingkungan masyarakat. Aliran radikalisme berkembang dengan mengatasnamakan agama dan dapat mengancam keutuhan NKRI,” kata Buya Syakur, panggilan akrabnya dikutip mubadalah.id dari laman Facebook Santri Buya Syakur. Jauh sebelum Buya Syakur populer di media online, ia ...
Read more 0

Membangun Toleransi dan Memberdayakan Pengetahuan Lokal ala Penghayat Kepercayaan

Membangun Toleransi dan Memberdayakan Pengetahuan Lokal ala Penghayat Kepercayaan
Narasi
Salah satu komunitas rentan yang seringkali menjadi target “dakwah” kelompok radikal terorisme adalah penghayat kepercayaan. Penghayat Paguyuban Eklasing Budi Murko (PEBM) di Kulon Progo Yogyakarta misalnya, pernah mendapat pertentangan dari sebuah kelompok Islam di desa tersebut dengan melabeli bahwa ritual PEBM adalah sesat, bertentangan dengan akidah, dan karena itu perlu diluruskan. Realitas ini tak hanya terjadi di Kulon Progo. Banyak komunitas agama lokal di penjuru Nusantara yang merasa terancam karena ...
Read more 0

Review Film 13 Bom di Jakarta; Potret Realisme Kekerasan dan Tantangan Pencegahan Terorisme di Indonesia

Review Film 13 Bom di Jakarta; Potret Realisme Kekerasan dan Tantangan Pencegahan Terorisme di Indonesia
Faktual
Tak banyak film ber-genre action muncul di tahun kalender 2023. Gantinya, genre sinema didominasi oleh film horor dan drama. Hingga akhirnya film 13 Bom di Jakarta tayang di layar lebar sekaligus memperkenalkan genre terbaru, yaitu action-spionage. Ide gila Angga Dwimas Sasongko ini membawa membawa angin segar bagi sinema Indonesia. IMDb sampai mengganjar rating 8,4/10 dalam review film ini. Film ini terinspirasi dari salah satu serangan teror paling tragis di Indonesia ...
Read more 0

Relasi Islam-Kristen dan Peluang Dialog Non-Formal di Indonesia

Relasi Islam-Kristen dan Peluang Dialog Non-Formal di Indonesia
Narasi
Di Indonesia, agama-agama hidup dalam tatanan sosial yang bersifat majemuk. Meski demikian, orang-orang beragama dapat saja menjadi musuh bagi sesamanya, bahkan orang yang paling dicintai sekalipun. Hal itu salah satunya disebabkan oleh kecenderungan masyarakat yang sibuk mengurusi urusan doktrin agamanya saja, sehingga urusan-urusan itu menjadi alat paling ampuh untuk melunturkan toleransi antar umat beragama. Fenomena ini bisa disebut eksklusifitas beragama. Hal itu melahirkan fanatisme keagamaan dan stereotipe antar agama. Dua ...
Read more 0

Bom Misa Filipina: Babak Baru Kebangkitan Sel-sel ISIS di Asia Tenggara?

Bom Misa Filipina: Babak Baru Kebangkitan Sel-sel ISIS di Asia Tenggara?
Faktual
Pada awal berdirinya pada 2013, Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) atau IS dianggap lebih berbahaya dari pendahulunya, Al-Qaeda. Hal ini, dikarenakan ISIS mempunyai ribuan pasukan yang siap mendeklarasikan perang terhadap mereka yang dianggap menentang berdirinya negara Islam. Gerakan ini hanya beroperasi di Irak, namun ketika muncul konflik oposisi di Suriah, gerakan ini memanfaatkan kekisruhan dengan memperlebar kawasan menjadi ISIS/ISIL. Dengan penaklukan Mosul yang sempat menggemparkan dunia pada Juni ...
Read more 0