Minggu, 5 Desember, 2021
Informasi Damai
Archives by: Heru harjo hutomo

Heru harjo hutomo

0 comments

Heru harjo hutomo Posts

Ulama dan Jebakan-Jebakan Religiositas

Ulama dan Jebakan-Jebakan Religiositas
Suara Kita
Dalam spiritualitas Jawa berlaku sebuah pepali bahwa hijab teragung manusia adalah justru tangga yang digunakannya untuk meraih apa yang diinginkan. Konon, banyak orang yang kandheg karena terlalu meributkan tangga itu: terbuat dari apa ia dan siapa yang membuatnya. Padahal, tangga itu bukanlah satu-satunya media yang dapat digunakan untuk beranjak naik. Masih ada pohon, tambang, dan segala sesuatu yang dapat dijadikan sarana untuk meraih tujuan. Dalam khazanah budaya Jawa, pada dasarnya ...
Read more 0

Paradoks Kepemudaan

Paradoks Kepemudaan
Suara Kita
Dalam khazanah budaya Jawa istilah “pemuda” adalah salah satu istilah yang memiliki makna yang ambivalen. Selain padanan katanya adalah “anom,” ia juga memiliki istilah lainnya yang terkadang merujuk pada pupus atau dedaunan yang baru merekah dari tunasnya sehingga kelihatan rapuh: “sinom.” Bukankah dalam bahasa Indonesia istilah “pupus” lebih berkonotasi negatif sebagaimana dalam ungkapan “pupus harapan”? Ronggawarsita pun rupanya juga menggunakan istilah yang merujuk pada dedaunan muda itu sebagai sebentuk ekspresi ...
Read more 0

Muhammad, Santri, dan Keterlibatan

Muhammad, Santri, dan Keterlibatan
Suara Kita
Keterlibatan intelektual pernah menjadi perdebat di kalangan akademik seiring dengan tuntutan tanggung-jawab sosial pada sains. Dari sikap ini dapat diketahui bahwa meskipun sains itu, dengan tumbuhnya positivisme, mesti obyektif atau bebas nilai, perkembangannya ternyata tak dapat dilepaskan pula dari kepentingan politik. Taruhlah teori falsifikasi Karl Raymond Popper yang tercipta karena kondisi totalitarian sebuah sistem politik. Beranjak dari ketertutupan masyarakat komunis, Popper menawarkan sebuah pemecahan dimana ketika sains atau teori-teori di ...
Read more 0

Kedaulatan Desa dan Urbanisasi Radikalisme

Kedaulatan Desa dan Urbanisasi Radikalisme
Suara Kita
Pada dasarnya desa, dengan segala warisan kebudayaannya, menyediakan berbagai mekanisme untuk menghalau dan bahkan menderadikalisasi radikalisme ketika ia sudah masuk ke dalamnya. Di sebuah dusun yang terletak di antara provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah, Sodong, pernah mengalami upaya “islamisasi” dan terbukti masjid mereka pernah diduduki oleh HTI (Berpijak di Akar Budaya yang Sama, Heru Harjo Hutomo, https://jalmandamai.org). Para pelaku “islamisasi” itu menggunakan berbagai macam cara untuk masuk dan menguasai ...
Read more 0

Ekspansi danToleransi di Tengah Pandemi

Ekspansi danToleransi di Tengah Pandemi
Suara Kita
Ingkang lumrah ing mangsa puniki Mapan ki guru kang golek sabat Tuhu kuwalik karepe Kang wis lumrah karuhun Jaman kuna mapan ki murid Ingkang padha ngupaya Kudu anggeguru Ing mengko iki ta nora Kyai guru naruthuk ngupaya murid Dadia kanthinira —Serat Wulangreh Pagebluk Corona yang sudah terjadi lebih dari setahun ini rupanya juga menyingkapkan fenomena lain yang menggelikan. Nietzsche, salah satu pemikir yang pernah menyingkapkan kemunafikan manusia, mengungkapkan bahwa kehendak ...
Read more 0

Hikayat Kalah Ganteng

Hikayat Kalah Ganteng
Suara Kita
Ujaring panitisastra Awewarah asung peling Samangsa keneng musibat Wong hambeg jatmika kontit Mengkono yen niteni Pedah apa amituhu Pawarta lolawara Mundhak angreranta ati Angurbaya ngiketa cariteng kuno —Serat Kalatidha, Ronggawarsita Wabah Corona yang hampir dua tahun ini menjadi fenomena tersendiri dalam kehidupan sebagian besar orang, telah mengubah banyak tatanan yang sebelumnya seolah berjalan secara mapan. Tak kurang dari dunia politik, ekonomi, budaya, pendidikan, dan bahkan agama terpaksa menyesuaikan diri dengan ...
Read more 0

Geliat Ekor yang Seturut dengan Kepala

Geliat Ekor yang Seturut dengan Kepala
Suara Kita
Dari khazanah sufisme cukup banyak ditemukan kisah-kisah yang seolah tak lazim dilakukan oleh orang-orang yang beragama. Entah kenapa citra agama selalu saja mesti berbalut dengan ideal kesucian, atau setidaknya, kepatutan. Hal ini, saya kira, jelas tak ada sandarannya sama sekali dalam syari’at sejauh ia dimaknai sebagai seperangkat tata aturan. Tapi agama, dalam hal ini Islam, rupanya juga memberi ruang pada perspektif non-syari’at sebagai sandaran untuk bersikap atau melakukan sesuatu sehingga ...
Read more 0

Corona, Radikalisme-Terorisme, dan Pendekatan Semesta

Corona, Radikalisme-Terorisme, dan Pendekatan Semesta
Suara Kita
Telah lama saya mencatat bahwa persoalan radikalisme-terorisme kontemporer di Indonesia sudah menjadi habitus (Hikayat Binatang Beragama, Heru Harjo Hutomo, https://jalandamai.org). Dengan demikian, ia tak lagi berkaitan dengan mindset semata. Habitus di sini lebih saya maknai sebagai kondisi mental yang dapat timbul-tenggelam laiknya sinyal ponsel atau internet. Maka, begitu “lancar” sinyal itu, berbagai jejaring yang sebelumnya sudah ada akan langsung terhubung dan tinggal menunggu momen yang tepat untuk bergerak. Persoalan ideologi ...
Read more 0

Letak Kritik dalam Konsep Hikmat Kebijaksanaan

Letak Kritik dalam Konsep Hikmat Kebijaksanaan
Suara Kita
Demokrasi di Indonesia, ketika kita meniliknya dari Pancasila, ternyata tak sekedar sebuah sistem pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat dimana rakyatlah pada akhirnya yang memutuskan segala hal yang berkaitan dengan dirinya. Ideal dari demokrasi semacam ini pada dasarnya tak menghendaki pemerintah untuk turut menentukan nasib rakyatnya. Ia hanya berfungsi sebagai fasilitator belaka. Tapi tentu, demokrasi semacam ini menuntut keberdayaan dan kedewasaan rakyatnya untuk terwujud. Adagium yang lekat dengan ...
Read more 0

Relasi Ulama-Umara: Berkaca Pada Tata Mandala

Relasi Ulama-Umara: Berkaca Pada Tata Mandala
Suara Kita
Menelisik relasi antara ulama dan umara di Indonesia adalah laiknya menelisik hubungan antara agama dan negara. Indonesia memang bukanlah negara agama, tapi berbagai aspirasi yang meninggikan agama di atas negara pernah beberapa kali menghiasi perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Dari mulai DI/TII, NII hingga demam khilafah seperti membelalakkan mata kita pada kenyataan bahwa konsensus tentang Indonesia sebagai bukan negara agama hanyalah di atas kertas belaka. Pancasila dan UUD 1945 pada dasarnya ...
Read more 0