Kamis, 29 September, 2022
Informasi Damai
Archives by: Heru harjo hutomo

Heru harjo hutomo

0 comments

Heru harjo hutomo Posts

Pancasila dan Cita Rasa Sosial

Pancasila dan Cita Rasa Sosial
Kebangsaan
Pancasila iku wus Dadya mupakating panemu Sakehing kabhinekan sampun katali Rinengga eloking kluwung Lestantun manggon kelakon —Gambuh, Heru Harjo Hutomo Dalam dunia kuliner orang mengenal yang dinamakan cita rasa. Cita rasa inilah yang membedakan makanan dan pola makan antara satu daerah dan bahkan satu orang dengan daerah ataupun orang lainnya. Lazim bahwa orang Jawa Timuran, ketika mencicipi masakan Jogja, akan terasa terlalu manis dan kurang pedas, ataupun sebaliknya, ketika orang ...
Read more 0

Kejawen, Moderasi, dan Toleransi

Kejawen, Moderasi, dan Toleransi
Kebangsaan
Pada dasarnya “Jawa” tak sekedar sebuah etnis ataupun kebudayaan. Ia adalah sebuah pandangan hidup yang kemudian dikenal sebagai kejawen, atau ketika bersinggungan dengan agama, Islam Jawa, Kristen Jawa, Hindu Jawa, dst. Sebagai sebuah pandangan hidup tentunya tak hanya orang yang berasal dari etnis Jawa saja yang mempraktikkan kejawen itu. Dalam bahasa keseharian orang Jawa istilah “Jawa” juga merupakan sebuah kategori ataupun tanda kedewasaan seseorang. Orang yang dikatakan belum atau bahkan tak tahu adab lazimnya akan disebut sebagai “oang yang ...
Read more 1

Konflik dan Roda Sejarah

Konflik dan Roda Sejarah
Narasi
You may say I’m dreamer But I’m not the only one I hope some day you’ll join us And the world will be as one –John Lennon, Imagine Barangkali, saya adalah salah seorang yang tak mau mengikuti ajakan sang pangeran kembang, John Lennon, yang menginginkan dunia bersatu serta melenyapkan segala perbedaan dan konflik. Saya pun bukan tipe orang biru yang, sembari nyimeng atau pesta seks, berbusa-busa mengkampanyekan perdamaian dan menyatukan ...
Read more 0

Islamofobia dan Menipu Secara Elegan

Islamofobia dan Menipu Secara Elegan
Narasi
Islamofobia pada dasarnya adalah sebuah mekanisme untuk menggoreng diri dimana pada akhirnya simpati akan tercurah laiknya hujan yang membasahi bumi (Melankolia dan patologi sosial, Heru Harjo Hutomo, https://jalandamai.org). Maka sebenarnya apa yang saya debut sebagai gaya mengiba diri ini tak melulu identik dengan agama tertentu. Ia bisa saja berkaitan dengan hal-hal yang remeh-temeh atau sama sekali tak berkaitan dengan akidah ataupun ideologi: kandidat pemimpim yang ingin mendulang suara, selebritis yang ...
Read more 0

Tanah Air dan Surga yang Hilang

Tanah Air dan Surga yang Hilang
Narasi
Agama dan kepercayaan sepertinya hadir pula laiknya peta yang merupakan gambaran umum atas suatu keadaan yang telah terkubur ribuan atau bahkan jutaan tahun yang silam. Seperti peta pula, agama dan kepercayaan itu berupaya menunjukkan jalan untuk kembali lagi padanya. Demikianlah ketika sedikit mengulik hasil penelitian Prof. Arysio Santos yang telah dilakukan selama puluhan tahun tentang peradaban Atlantis yang kerap dilukiskan sebagai “surga yang hilang.” Atlantis: The Lost Continent Finally Found ...
Read more 0

Kerelaan Pada Pancasila dan Nasib Para Libertarian Agama

Kerelaan Pada Pancasila dan Nasib Para Libertarian Agama
Narasi
Take me to the magic of the moment On a glory night Where the children of tomorrow dream away In the wind of change —Wind of Change, Scorpions            Radikalisme dan terorisme di Indonesia, pada dasarnya, tak pernah berwajah tunggal. Dari berbagai kasus yang ada mereka memiliki banyak perbedaan. Taruhlah, untuk merujuk organisme terorisme internasional dimana organisasi-organisasi terorisme di Indonesia berinduk, al-Qaeda dan IS, pada praktiknya keduanya memiliki perbedaan dalam menentukan ...
Read more 0

Jilbabisasi, Radikalisasi, dan Pemaksaan Diri

Jilbabisasi, Radikalisasi, dan Pemaksaan Diri
Narasi
Radikalisme ternyata adalah juga sebuah problem yang konyol. Ia seperti halnya orang luar yang lazimnya ingin tampil melebihi keaslian orang dalam, sehingga dalam taraf tertentu, mampu menyingkirkan orang-orang yang dianggap sebagai orang dalam tersebut. Atau setidaknya, paham mereka yang diklaim sebagai paham yang sebenarnya mampu untuk menyingkirkan orang-orang yang tadinya dipandang sebagai orang dalam. Kisah tumbuh dan matinya ideologi, yang tentu saja dalam arti negatifnya sebagaimana Karl Marx memandangnya, adalah ...
Read more 0

Terbentuk dan Terburainya Narasi Kebencian

Terbentuk dan Terburainya Narasi Kebencian
Narasi
Nalar kebencian pada dasarnya adalah sebuah nalar yang beranjak bukan dari hal-hal yang besar. Ia kecil-kecil saja. Namun, pikiran dan pengetahuan manusia mampu membuatnya kelihatan besar dan bahkan seperti terlembagakan. Sangkuni dan Drona adalah beberapa tamsil tentang terbentuk dan terburainya nalar kebencian. Sebermulanya Sangkuni adalah seorang yang patah hati karena Kunti, wanita idamannya, lebih memilih Prabu Pandu sebagai suaminya. Naluri patah hati ini pada akhirnya menyebabkan Sangkuni untuk menyingkirkan Prabu ...
Read more 0

Ptotisma dan Fenomena-Fenomena Berani Malu

Ptotisma dan Fenomena-Fenomena Berani Malu
Narasi
Dalam sebuah adegan di tiktok tampak seorang yang berhijab tengah memakan daging babi. Tak sekedar itu, banyak beredar pula di media-media sosial lainnya seorang yang juga berhijab ngeclub laiknya para perempuan urban yang cenderung memilih kehidupan malam untuk melepaskan kepenatan hidup. Pun di pusat-pusat perbelanjaan sejenis mall, telah jamak kini orang-orang berjambang dan bercadar berlalu-lalang dan ngerumpi laiknya ABG dan kaum sosialita yang terpaksa membangun citra diri yang tak ndesa ...
Read more 0

Melawan Api dengan Api: A. Wahid Hasyim, Hukum Agama, dan Hukum Negara

Melawan Api dengan Api: A. Wahid Hasyim, Hukum Agama, dan Hukum Negara
Narasi
Khilafatul Muslimin Indonesia yang baru saja dibekukan oleh pemerintah, dengan berbagai karakteristiknya, dimana di antara salah satunya adalah “taqiyah” atau kebohongan, seandainya pergerakannya lancar-lancar saja adalah karena sedemikian pintarnya mereka selama ini menutupi paham dan aktifitasnya. Pada tahun 2017-2018 pergerakan-pergerakan yang memiliki aspirasi Islam, yang dalam bentuk ekstrimnya dapat berwujud khilafah, sudah mengecambah dengan berbagai topengnya. Salah satu di antara beberapa topeng itu adalah apa yang pernah saya sebut sebagai ...
Read more 0