Jumat, 4 Desember, 2020
Informasi Damai
Archives by: Heru harjo hutomo

Heru harjo hutomo

0 comments

Heru harjo hutomo Posts

Moderatisme: Arah Baru Iklim dan Dakwah Keagamaan di Indonesia?

Suara Kita
Ketersisihan kalangan yang notabene menjadi simbol gerakan-gerakan politik-keagamaan yang radikal akhir-akhir ini seperti mengisyaratkan arah baru iklim keagamaan di Indonesia. Mulai dari tersudutkannya Rizieq Shihab dan Bahar bin Smith, redupnya pamor Amien Rais, gagalnya berbagai aksi yang berujung anarkisme atas kebijakan-kebijakan pemerintah, ketersingkiran para pengikut dan simpatisan Rizieq di MUI, bangkitnya kesadaran publik atas sisi gelap populisme yang hanya menguntungkan kalangan sektarian dan radikal belaka dengan bentuk penolakan di berbagai ...
Read more 0

Wayang dan Dakwah Substansial

Wayang dan Dakwah Substansial
Suara Kita
Wayang pada dasarnya merupakan warisan budaya yang sifatnya terbuka, dapat maknai dan digunakan untuk apapun (Ma-Hyang: Melibatkan yang Silam Pada yang Mendatang, Heru Harjo Hutomo, CV. Kekata Group, Surakarta, 2020). Dalam sejarahnya, wayang dan pertunjukannya identik dengan ritual tertentu. Dalang, dalam hal ini, adalah seorang yang secara ideal dituntut untuk tak sekedar memiliki kemampuan teknis pertunjukannya, tapi juga memahami dan membabarkan kebajikan, hikmah ataupun dharma. Karena itulah istilah “dalang” ada ...
Read more 0

Balada Generasi Bingung

Balada Generasi Bingung
Suara Kita
Pada sebuah kesempatan, bersama beberapa kawan, saya mendiskusikan keadaan yang secara sekilas tampak keseharian, tapi ternyata memiliki efek yang tak dapat diremehkan. Pada beberapa aksi demonstrasi yang berujung ricuh di Indonesia beberapa tahun terakhir ini, kepolisian berhasil menangkap para pelakunya yang di antaranya masih duduk di bangku sekolah menengah dan bahkan sekolah menengah pertama. Apakah hal ini berarti civil society yang dimimpikan oleh para aktivis sudah tercapai atau ada yang ...
Read more 0

Menghapus Jejak: Pahlawan, Kekalahan Republik dan Nasib Populisme Sesudahnya

Menghapus Jejak: Pahlawan, Kekalahan Republik dan Nasib Populisme Sesudahnya
Suara Kita
Pernah dalam suatu masa pahlawan adalah justru bukanlah sebagaimana yang selama ini digambarkan banyak orang: seorang yang gigih dalam membela kebenaran dan keadilan yang sering tanpa suatu imbalan. Citra pahlawan yang demikian ternyata pernah luntur, digantikan oleh seorang dengan citra yang betul-betul manusiawi hingga tak laik dikategorikan sebagai pahlawan dalam standar konvensional: dapat berbuat jahat, licik, membingungkan, pragmatis, egois, pecundang dan pengecut. Populisme yang selama ini mewabah di Indonesia memang ...
Read more 0

Zaman yang Terbolak-balik: Ronggawarsita dan Penyikapannya atas Hoaks dan Fitnah

Suara Kita
Dhasar karoban pawarta Bebaratan ujar lamis Pinudya dadya pangarsa Wekasan malah kawuri Yen pinikir sayekti Pedah apa aneng ngayun Andhedher kaluputan Siniraman banyu lali Lamun tuwuh dadi kekembenging beka Ujaring panitisastra Awewarah asung peling Samangsa keneng musibat Wong ambeg jatmika kontit Mengkono yen niteni Pedah apa amituhu Pawarta lolawara Mundhak angreranta ati Angur baya ngiketa cariteng kuno —Serat Kalatidha, Heru Harjo Hutomo Sebagaimana manusia pada umumnya, Ronggawarsita juga pernah mengalami ...
Read more 0

Massa yang Berjeda

Massa yang Berjeda
Suara Kita
Jejaring radikalisasi yang berkemas keagamaan maupun sekularisme di Indonesia juga menggunakan “keluarga” sebagai unit terkecil dari masyarakat (Radikalisasi dari Bawah: Mengurai Jejaring Radikalisasi Keagamaan di Indonesia, Heru Harjo Hutomo, https://jurnalfaktual.id). Taruhlah suami sebagai seorang kepala negara dan isteri beserta anak sebagai rakyatnya—bukankah dalam bahasa Jawa anak dan isteri sering dibahasakan secara halus sebagai “rakyat” seperti dalam ungkapan keseharian: “Menika rakyat kula”? Dengan analogi demikian apa yang terjadi pada tataran nasional, ...
Read more 0

Kurun yang Tersisa: Mencermati Laskar Penolak Omnibus Law dan Gerakan Oposan Kontemporer di Indonesia

Suara Kita
Pada Perang Jawa kita disajikan oleh sebuah kemampuan dari seorang Dipanegara yang dapat menarik simpati dari beragam orang dan dari berbagai latar-belakang untuk ikut bersamanya dalam mengobarkan sebuah perang yang tak dapat dimaknai secara tunggal. Banyak anggota laskar Dipanegara berasal dari kalangan ningrat Jawa, penganut kejawen, kyai dan santri yang lebih menunjukkan orientasinya sebagai muslim Jawa, dan juga para muslim puritan yang alergi terhadap kejawen. Perang itu pun, karena juga ...
Read more 0

Melankolia dan Patologi Sosial

Melankolia dan Patologi Sosial
Suara Kita
Politik melankolia adalah salah satu pendekatan politik yang lumrah disaksikan dalam tipe masyarakat tontonan seperti saat ini (Pilkada dan Politik Melankolia, Heru Harjo Hutomo, https://jurnalfaktual.id). Pada wilayah politik praktis seringkali seorang kandidat, entah legislator maupun eksekutor, terpilih karena berbagai narasi biru yang sarat dengan luka dan nestapa, padahal tak banyak orang yang tahu akan kiprah-nya selama ini. Masyarakat tontonan memang bukanlah tipe masyarakat yang menilai seseorang berdasarkan kapabilitas, rekam jejak, ...
Read more 0

Yang Tertolak: Menguak Struktur Jaringan Radikalisme dan Terorisme Kontemporer di Indonesia

Yang Tertolak: Menguak Struktur Jaringan Radikalisme dan Terorisme Kontemporer di Indonesia
Suara Kita
Dalam diskursus radikalisme dan terorisme terdapat dua macam bentuk aksi lapangannya: tunggal dan komplotan. Dalam hal ini saya ingin mengupas pola dan mekanisme radikalisme dan terorisme yang berkomplot. Mengingat pengutamaan program pencegahan daripada penindakan yang dicanangkan pemerintah dan beberapa bukti terkait dengan corak radikalisme dan terorisme kontemporer yang tak lagi lekat dengan citra agama, bahkan terkesan politis, saya kira menjadi penting untuk dikupas pola dan mekanisme mereka (Radikalisme dan Terorisme ...
Read more 0

Menggadaikan Nurani: Mengenali Radikalisme dan Terorisme Mutakhir di Indonesia

Suara Kita
Pada dasarnya radikalisme dan terorisme di Indonesia mutakhir tak jauh dari peristiwa-peristiwa politik harian. Para aktivis kontra radikalisme dan terorisme serta pihak yang berkompeten perlu menyeksamai perhelatan politik semacam pilpres dan pilkada, sebab pada tataran diskursif ekspresi-ekspresi radikalisme Islam seperti khilafah semakin ramai dan berkelindan dengan isu-isu politik praktis . Taruhlah pada momen pilkada Jakarta pada 2018 dan pilpres 2019 lalu, ekspresi radikalisme keagamaan seperti membonceng atau menjadi bagian dari ...
Read more 0