Eksistensi santri diakui dalam kehidupan bernegara. Puncak pengakuan adalah penetapan Hari Santri Nasional oleh Presiden Jokowi melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015. Hari Santri Nasional diperingati bangsa Indonesia setiap tanggal 22 Oktober. 70 tahun silam, tepatnya 22 Oktober 1945 Kiai Hasyim Asy’ari mengumumkan fatwanya yang disebut sebagai Resolusi ...
Read more 0 Narasi
Perbedaan dan kebhinekaan Indonesia sudah menjadi ketentuan Ilahi. Perbedaaan ini akan menjadi kekuatan dalam membangun bangsa, apabila dimaknai sebagai sumber motivasi pembangunan generasi par excellent (unggul). Tetapi juga sebaliknya, perbedaan akan membawa petaka atau musibah jika dimaknai sebagai spirit yang harus dienyahkan, sedikit-sedikit gampang saling menuduh, saling hujat ketika berbeda, ...
Read more 0 Menurut Surat Edaran (SE) Kapolri No. SE/6/X/2015 yang dikeluarkan 8 Okober 2015, hate speech atau ujaran kebencian adalah tindak pidana yang berbetuk penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, memprovokasi, menghasut, menyebarkan berita bohong, dan semua tindakan tersebut memiliki tujuan atau bisa berdampak pada tindak diskiminasi, kekerasan, penghilangan nyawa, ...
Read more 0 Keputusan Presiden No. 22 Tahun 2015 menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, kiranya telah memacu spirit publik. Penetapan itu bukan sekadar mengkristalkan kaleidoskop siklik, tetapi lebih substantif, ia menjadi bukti sejarah bahwa santri memiliki kontribusi riil dalam mempertahankan NKRI. Secara sederhana, Hari Santri adalah justifikasi historis atas prinsip patriotisme ...
Read more 0 Resolusi jihad, 22 Oktober 1945 merupakan bukti otentik sejarah bahwa santri memiliki peran penting dalam mempertahankan kesatuan negara republik Indonesia dari penjajahan Belanda. KH. Hasyim As’ary, KH. Ahmad Dahlan, dan yang lain merupakan tokoh central santri yang ikut andil untuk mengusir penjajah dari bumi nusantara ini. Santri telah mengorbankan jiwa ...
Read more 0 Sungguh, pluralisme agama dan beragamnya suku serta ras yang ada di negara Indonesia merupakan modal kekayaan yang mesti dipelihara keberadaannya. Namun, akhir-akhir ini tak sedikit perbedaan menuntut adanya perpecahan hingga pertikaian. Perang mulut hingga pertumpahan darah tak dapat dihindarkan. Semua itu dapat terjadi karena semakin terkikisnya rasa persatuan antara satu ...
Read more 0 Keberadaan pondok pesantren (Ponpes) di Indonesia memiliki andil besar dalam banyak hal. Baik dalam hal pendidikan dan penyebaran Islam, maupun dalam perjuangan menuju kemerdekaan. Memandang jauh ke belakang, ponpes memiliki sejarah panjang. Ponpes telah ada sejak masa Wali Songo sekitar abad ke-18, masa-masa penjajahan, masa kemerdekaan, dan terus berkembang hingga ...
Read more 0 “Saya ingin bertanya. Kan Rasulullah Saw pernah bersabda: Saya diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka mengucapkan La Ilaha Illa Allah. Apabila mereka mengucapkannya, maka mereka telah menghalangiku (untuk menumpahkan) darah dan (merampas) harta mereka, kecuali dengan haknya. Sedangkan (apabila mereka menyembunyikan kekafiran dan kemaksiatan), maka Allah-lah yang menghisab mereka. Bagaimana ...
Read more 0 Komitmen santri dalam menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah tidak diragukan lagi. Fakta sejarah menjadi bukti. Ketika resolusi jihad dikumandangkan pada 22 Oktober 1945, semua santri yang berada dalam radius 94 kilometer bergerak massif untuk melawan penjajah yang datang lagi untuk merebut kemerdekaan yang baru saja diproklamasikan Sukarno-Hatta. Saat ...
Read more 0 Santri merupakan salah satu komponen strategis bagi NKRI. Partisipasi dan kontribusi santri selalu menyertai setiap dinamika perjalanan bangsa, mulai dari masa perjuangan merebut hingga mengisi dan mempertahankan kemerdekaan. Kementerian Agama (2011) melaporkan bahwa terdapat sekitar 3,65 juta santri yang tersebar di 25.000 pondok pesantren se-Indonesia. Santri merupakan sosok yang dinisbatkan ...
Read more 0
