Sabtu, 16 Mei, 2026
Informasi Damai
Narasi

Narasi

Santri Sebagai Duta Damai

Pesantren Duta
Narasi
Ribuan nyawa telah dipertaruhkan. Ratusan juta harta benda dihancurkan. Rusaknya alam dibiarkan. Mereka melakukan semua itu atas nama agama. Lihat berapa juta nyawa, harta dan alam yang luluh akibat perang atas nama agama. Kita saat ini masih melihat darah mengalir, tangis menggelegar dan air mata menetes di mana-mana. Itu semua ...
Read more 0

Pesantren dan Santri sebagai Pilar Bangsa

Hari Santri Nasional 1 1
Narasi
Bangunan bernama Indonesia mungkin tidak akan berdiri tegak tanpa kehadirnya pesantren. Sebab pesantren merupakan salah satu penyokong utama eksistensi bangsa ini. Dari lembaga pendidikan agama tertua di Indonesia inilah kemudian dikenal istilah santri. Kata santri merujuk kepada mereka yang secara khusus belajar agama di pesantren. Dan menariknya, kelahiran Indonesia pun ...
Read more 0

Merawat Warisan Persatuan

Persatuan Dan Kesatuan
Narasi
Akhir-akhir ini kebhinekaan berbangsa kita diusik dengan sejumlah insiden yang membuat was-was perasaan kita. Mulai dari teror bom di Thamrin, dianugerahinya Jawa Barat oleh PBB sebagai provinsi yang paling tidak toleran di Indonesia, geliat gembong teroris daerah timur oleh Santoso, dan video ISIS yang diduga melakukan pembaiatan di Masjid di ...
Read more 0

Is World Projects Genuine or Perhaps Another Scam

Creating A Perfect Personal Profile For A British Internet Dating Service The personal account that you simply post onto an online dating internet site may be the key to getting and achieving the person that is right. Particularly when up against a clear monitor, nonetheless writing about yourself can be ...
Read more 0

Tasawuf Untuk Perdamaian Dunia

Photo 2016 10 07 13 44 52
Narasi
Dikutip Amin Haedari, dkk, dalam Amin Haedari, dkk, Masa Depan Pesantren dalam Tantangan Modernitas dan Tantangan Kompleksitas Global (Jakarta: IRD Press, 2004, h. 63), Martin van Bruinessen menyatakan, jika kita meninjau sejarah Islam Indonesia, penekanan fikih tidak sekuat belakangan ini. Pada mulanya, Islam Indonesia sangat berorientasi pada tasawuf dan hanya ...
Read more 0

Pancasila; Kontrak Sosial dan Pemersatu Bangsa

Photo 2016 10 06 14 36 10
Narasi
Pancasila sebagai “ideologi negara” bersifat komprehensif berkembang pada tahun 1960-an. Pada awal kelahirannya; 1 Juni 1945, Pancasila tidak lebih dari sebuah kontrak sosial, sebagaimana hasil penelusuran Onghokham dan Andi Achdian, sejarawan dari Universitas Indonesia (Mendamaikan Politik Identitas dan Modernitas, 2006: 107). Hal serupa ditegaskan oleh Gus Dur yang menyatakan, proses ...
Read more 0

Mempraksiskan Pancasila Dalam Beragama

20141226095855676
Narasi
Persoalan konflik sosial-keagamaan di Indonesia semakin akut, nilai-nilai rukun dan saling menghormati umat beragama semakin pudar dan tidak lagi dijadikan pedoman bertingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Ketika nilai toleransi dan kerukunan antar sesama tidak dikedepankan dalam suatu tindakan, maka yang terjadi adalah benturan sosial-keagamaan serta disintegrasi bangsa Indonesia. ...
Read more 0

Merawat Kesaktian Pancasila

Merawat Kesaktian Pancasilak
Narasi
Kesaktian Pancasila bukanlah sesuatu yang diberikan begitu saja kepada bangsa Indonesia. Kesaktian Pancasila harus selalu diusahakan dan dirawat. Tanpa ada yang melakukannya, niscaya Pancasila tidak lagi sakti dan sekedar simbol tanpa makna. Salah satu elemen bangsa yang bisa menjadi garda depan penjaga kesaktian Pancasila adalah pemuda yang memiliki kemampuan yang ...
Read more 0

Pancasila Itu (Bukan) Berhala?

TAFSIR PANCASILA 5 Pancasila Ijtihad Ulama
Narasi
Penolakan untuk mengakui Pancasila sebagai dasar negara Indonesia pada akhir-akhir ini semakin merebak walaupun hanya segelintir. Alasan yang mereka tetap sama sejak dahulu bahwa Pancasila adalah landasan etika yang dibuat oleh manusia. Dengan pernyataan demikian, selanjutnya menimbulkan anggapan bahwa orang yang menjalankan dan mengamininya dianggap orang yang menyembah berhala atau ...
Read more 0

Tahun Baru, Semangat Berislam Baru

Taun
Narasi
Tahun 1437 H meninggalkan peraduannya dan berpindah ke tahun 1438 H. Menyambut tahun baru Islam, beragam kegiatan digelar untuk menyemarakkannya. Semangat perayaan ini tentu mesti diiringi dengan semangat perpindahan menuju berislam yang baru. Sebuah semangat keagamaan yang mengembalikkan Islam pada khittahnya. Meminjam bahasa Raditya Dika dalam film “manusia setengah salmon”, ...
Read more 1