Hubungan antara agama dengan kebudayaan merupakan sesuatu yang ambivalen. Di dalam menggunakan Tuhan dan di dalam mengungkapkan rasa indah akan hubungan manusia dengan “Sang Khalik”, agama-agama kerap menggunakan kebudayaan secara massif. Kita dapat melihat hal ini, umpamanya, ikon-ikon, patung-patung, lukisan-lukisan, atau prosesi-prosesi pada saat penyaliban Isa al-Masih. Bahkan, drama politik ...
Read more 0 Narasi
“Yang bukan saudaramu seiman, adalah saudara dalam kemanusiaan.” Sayyidina Ali bin Ali Thalib. Komposisi masyarakat Indonesia yang beragam adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Oleh Nur Kholis Madjid, ditegaskan bahwa keragaman atau perbedaan yang diterima tanpa perselisihan merupakan rahmat Allah yang membawa kebahagian dan perdamaian abadi. Sebaliknya, perbedaan yang ...
Read more 0 Tonggak awal sejarah persatuan bangsa dimulai jauh sebelum kemerdekaan, sebelum penjajahan, bahkan sebelum islam mendiami tanah air. Gajah mada, nama yang besar karena sumpah palapannya, mengawali persatuan di bumi nusantara sejak abad ke-14. Kitab Negarakertagama karya Empu Prapanca menyebut wilayah di bawah kekuasaan Majapahit (Jawa) meliputi pulau Sumatera, Kalimantan, Nusa ...
Read more 0 Sejarah Islam telah mencatat, bahwa Rasulullah SAW mempersatukan para sahabatnya yakni kaum Muhajirin dengan kaum Anshar yang terdiri dari berbagai macam suku dan kabilah kedalam suatu ikatan (ukhuwah) masyarakat yang kuat, senasib, dan seperjuangan. Setiap kaum Muhajirin dipersaudarakan dengan kaum Anshar seperti layaknya saudara kandungnya sendiri. Kaum Muhajirin di dalam ...
Read more 0 Masih menarik dan relevan apa yang pernah diucapkan mendiang Bung Karno dalam beberapa puluh tahun yang lalu. Dalam sebuah pidatonya, Presiden RI pertama itu berkata: “Negeri ini, Republik Indonesia, bukanlah milik suatu golongan, bukan milik suatu agama, bukan milik suatu kelompok etnis, bukan juga milik suatu adat-istiadat tertentu, tapi milik ...
Read more 0 “Memuliakan manusia berarti memuliakan penciptanya”. (KH. Abdurrahman Wahid) Kata-kata bijak dari Gus Dur tentang bagaimana memuliakan manusia tanpa harus melihat status keagamaan yang mengikatnya. Itu harus direalisasikan dalam bentuk kemanusiaan tanpa identitas, atau marga, apalagi jabatan yang disandangnya. Lepas dari itu semua, berbagai sentimen keagamaan sering dijadikan sumbu untuk menyulut ...
Read more 0 Di era media sosial saat ini, kita mudah melihat orang saling menghujat satu sama lain. Mula-mula sebuah kabar bernada provokatif berdar dan menciptakan kemarahan banyak orang. Kemarahan tersebut kemudian meluas. Akibatnya, timeline media sosial kerap dipenuhi parade kemarahan, hujatan, prasangka, yang lebih mengedepankan emosi. Ketika ada pihak yang tidak sependapat ...
Read more 0 Fitrah Indonesia ialah berdiri di atas kemajemukan suku, agama, ras dan budaya. Kemajemukan bangsa inilah yang menjadikan kita kuat, dengan spirit gotong royong untuk saling bahu-membahu memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini. Kemajemukan bangsa ini dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika terbukti sudah final dan mampu merajut persatuan bangsa secara komprehensif. Tetapi kebhinnekaan ...
Read more 0 Merebaknya narasi jihad di masyarakat adalah isu yang perlu mendapat perhatian. Bukan karena doktrin jihadnya yang bermasalah, melainkan pengisahan atas ajaran jihad yang sering problematis. Sebab makna jihad yang paling sering diambil adalah berperang melawan orang kafir. Padahal pengertian jihad tidak sesederhana itu. Tambahan lagi, tidak setiap orang kafir harus ...
Read more 0 Universalisme Islam menampakkan diri dalam berbagai manifestasi ajaran-ajarannya. Rangkaian ajaran yang meliputi berbagai bidang, seperti hukum agama (fiqh), keimanan (tauhid) serta etika (akhlaq), seringkali disempitkan oleh masyarakat hingga menjadi hanya kesusilaan belaka dan dalam sikap hidup. Padahal unsur-unsur itulah yang sesungguhnya menampilkan kepeduliaan yang sangat besar kepada unsur-unsur utama dari ...
Read more 0
