Jumat, 10 April, 2020
Informasi Damai
Archives by: Ahmad Kamil

Ahmad Kamil

Ahmad Kamil Posts

Totalitas dalam Perang Melawan Corona

Totalitas dalam Perang Melawan Corona
Suara Kita
Wabah corona bukan musuh kecil. Ia tak nampak, tetapi ganas. Abstrak, tetapi mematikan. Corona tak pandang bulu. Semua orang, agama, jenis kelamin, dan negara diserangnya. Korban sudah ribuan berjatuhan. Di Italia saja ada sembilan ratus lebih per-hari yang mati, di Amerika seribu lebih per-hari. Perang terhadap pandemi ini harus dilakukan secara totalitas. Ini bukan virus biasa. Wabah bernama resmi coronavirus disease 2019 (Covid-19) ini sangat mematikan. Penyebarannya begitu cepat karena bisa ditularkan ...
Read more 0

Menertibkan Media Penyebar Infomasi Negatif

Menertibkan Media Penyebar Infomasi Negatif
Video Damai
Pemberitaan di seputar virus Corona (Covid 19) sering kali membuat masyarakat ketakutan. Ini tidak lain, konten berita yang menyebar sering menakut-nakuti, berisi hoax, rumor, bahkan kadang terkesan tidak bisa dibedakan mana fakta, mana opini. Informasi mengenai Corona kebanyakan adalah informasi negatif. Media tak ubahnya sarana mencari rating yang tidak mempertimbangkan kemanusiaan dan kecemasan masyarakat akibat pemberitaan yang berlebihan. Sebagai media sudah menyadari ini. Lahirnya tagar #MediaLawanCovid19 yang disuarakan oleh puluhan ...
Read more 3

Menjaga Kondusifitas, Melawan Hoax Corona

Menjaga Kondusifitas, Melawan Hoax Corona
Suara Kita
Saat ini, dunia dihadapkan dengan musuh berbahaya berbentuk virus Corona. Puluhan negara telah dimasukinya. Sudah ribuan yang terinfeksi dan ada sebagaian yang meninggalkan dan dapat disembuhkan. Dalam kondisi seperti ini, selain melawan virus berbahaya itu. Kita juga mesti melawan hoax yang banyak menyertainya. Media sosial dipenuhi banyak hoax tentang Corona yang membuat masyarakat semakin takut dan panik. Akibatnya, masyarakat bukan hanya takut dengan Corona tetapi ditakut-takuti dengan hoax yang kadang ...
Read more 3

Mewaspadai Strategi Bunglon Pengusung Khilafah

Mewaspadai Strategi Bunglon Pengusung Khilafah
Suara Kita
Penyebaran ideologi khilafah dilakukan secara teroganisir, massif, dan terstruktur. Hizbut Tahrir Indonesia sebagai corong paling vokal dalam mengampanyekan tentang khilafah mempunyai kader-kader militan. Mereka seperti bunglon bisa adaptifdan  masuk ke mana saja dan dalam kondisi apapun demi tersebarnya ideologi khilafah. Dulu awal-awal masuknya ideologi ini dilakukan dengan kerja-kerja dakwah. Mereka mengumpulkan pengikut, semakin hari semakin bertambah bertambah.Ketika sudah ada pasukan, mereka mulai frontal menyerang Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.Setiap usaha ...
Read more 1

Masker, Corona, dan Solidaritas Kemanusiaan Kita

Masker, Corona, dan Solidaritas Kemanusiaan Kita
Suara Kita
Pasca pengumuman Presiden bahwa ada dua WNI yang positif kena virus corona, jagat maya jadi heboh. Semua media ikut mewartakannya, dan tak sedikit yang mendramatisir dan justru membuat ketakutan. Soalah-olah, corona adalah kiamat. Corona memang sangat berbahaya, tetapi mendramatisir dan melebih-lebihkan pemberitaan itu jauh lebih berbahaya. Di tengah ketakutan dan kecemasan yang dibutuhkan adalah upaya saling menguatkan, saling merangkal, dan saling bergandengan tangan melawan virus berbahaya itu. Anehnya, ada saja ...
Read more 0

Mencegah Sekterianisme, Merawat Solidaritas Kebangsaan

Mencegah Sekterianisme, Merawat Solidaritas Kebangsaan
Suara Kita
Ancaman sektarianisme selalu mengancam Indonesia, yakni konflik horizontal yang didasarkan pada primordialisme, baik itu suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Meskipun Indonesia belum sampai kepada sektarianisme, usaha-usaha untuk menutup jalan ke arah ke sana harus dilakukan. Ancaman sektarianisme itu bisa kita dari meningkatnya tindakan intoleransi yang disertai tindakan kekerasan. Pembakaran rumah ibadah, pengusiran penganut kepercayaan tertentu, penyegelan pengajian, perusakan masjid, gereja, dan tempat ibadah lainnya adalah serangkaian tindakan sektarianisme yang ...
Read more 0

Salam Kebangsaan Perekat Persaudaraan

Salam Kebangsaan Perekat Persaudaraan
Suara Kita
Adalah suatu fakta, pasca reformasi semangat beragama juga identitas agama semakin mewarnai lingkungan kita. Tak jarang ruang publik yang seharusnya netral dan akomodatif terhadap semua kelompok agama, justru semakin eksklusif, akibat atribut, identitas, serta simbol-simbol agama tertentu semakin dominan. Salah satunya adalah tentang salam keagamaan yang dilontarkan di kegiatan-kegiatan publik. Salam keagamaan ini dalam praktiknya didominasi agama tertentu, sementara agama-agama lain tidak mendapatkan tempat. Memang sudah ada terobosan dengan salam ...
Read more 0

Toleransi Resiprokal Pancasila dan Agama

Toleransi Resiprokal Pancasila dan Agama
Suara Kita
Pernyataan Yudian Wahyudi, Kepala BPIP yang baru saja dilantik, bahwa agama adalah musuh terbesar Pancasila membuat debat hubungan agama dan Pancasila kembali mengemuka lagi. Meskipun Yudian sendiri sudah mengklarifikasi bahwa ia tak bermaksud mempertentangkan keduanya, sebab konteks pembicaraannya adalah oknum yang mereduksi dan mempolitisasi agama, tetapi pro-kontra sudah ramai di sosial media. Secara konseptual hubungan keduanya sudah final dan selesai. Agama-agama di Indonesia menerima Pancasila sebagai ideologi negara. Pancasila mengakui ...
Read more 0

Pelajaran dari Eks-ISIS: Jangan Tertipu Propaganda Atas Nama Agama

Pelajaran dari Eks-ISIS: Jangan Tertipu Propaganda Atas Nama Agama
Suara Kita
“Saya sangat lelah di sini, jadi kami sangat berterima kasih jika ada (yang memaafkan kami)”, demikian ungkapan penyesalan Nada, salah satu WNI eks-ISIS. Bagi Nada, ISIS telah menipu dirinya begitu juga dengan ayahnya. Janji manis ISIS hanyalah isapan jempol belaka. Surga yang mereka janjikan, ternyata neraka yang didapat. Perekrutan yang dilakukan oleh ISIS dengan membajak agama dan selalu menjadikan agama sebagai embel-embel dalam usahanya menarik simpati khalayak membuat orang tertipu. ...
Read more 0

Merawat Akal Sehat Publik di Sosial Media

Merawat Akal Sehat Publik di Sosial Media
Suara Kita
Wajah media sosial kita seharusnya penuh dengan kedamaian dan rasionalitas. Media sosial harus jadi perekat kemanusian antara sesama. Akan tetapi, dalam realitasnya, wajah media sosial kita penuh dengan debu kotor. Debu kotor itu berbentuk ujaran kebencian, irrasionalitas, rasisme, intoleransi, paham-paham radikal, hoax, dan sederet konten negative lainnya. Buruknya wajah media sosial kita memang tak lepas dari sifatnya sendiri yang bersifat maya. Karena bersifat maya, akibatnya setiap orang bisa lebih leluasa ...
Read more 2
Translate »