Minggu, 1 November, 2020
Informasi Damai
Archives by: Ahmad Kamil

Ahmad Kamil

0 comments

Ahmad Kamil Posts

Kontrak Sosial dan Mosi Kepercayaan

Suara Kita
Konsep negara dibangun di atas kesalingpercayaan. Dalam teorinya, semua lapisan diasumsikan memberikan kepercayaan kepada satu kolompok  tertentu untuk menjalankan negara. Pihak yang terakahir ini disebut pemerintah, pihak yang pertama disebut rakyat. Inilah yang disebut kontrak sosial. Artinya, negara lahir dari rahim budaya saling-percaya. Rakyat percaya kepada pemerintah, pemerintah percaya terhadap amanat yang diberikan oleh rakyat. Kepercayaan rakyat berwujud penyerahan mandat pengelolaan, kebijakan, dan regulasi negara. Sementera wujud kepercayaan pemerintah adalah ...
Read more 0

Dari Narasi Provokasi Menuju Narasi Persatuan

Dari Narasi Provokasi Menuju Narasi Persatuan
Suara Kita
Politik identitas belum sepenuhnya hilang. Ia masih dimainkan oleh oknum-oknum tertentu. Selama ini, ia dijadikan sebagai senjata. Politik identitas adalah politik yang membedakan aku versus engkau, kami versi kalian,  kita versus mereka. Semuanya tersekat dalam batas-batas yang ditentukan. Batas-batas itu sebagai penegasan dan penentu siapa yang diterima (kami) dan siapa yang ditolak (mereka). Agama, suku, etnis, kepentingan ekonomi, dan ideologi, sering dijadikan sebagai pembatas dan pembeda. Konsekuensinya,  intoleransi, kekerasan, polarisasi, ...
Read more 0

Menakar Kesaktian Pancasila

Menakar Kesaktian Pancasila
Suara Kita
Disebut sakti apabila sudah lolos dan lulus ujian. Keris yang sakti adalah keris yang sudah lolos dari ujian berkali-kali. Hal yang sama dengan Pancasila, disebut sakti sebab sudah diuji berkali. Di usianya yang sudah 75 tahun, Pancasila sudah melewati berbagai ujian. Sejak pembentukannya, ia diuji oleh para pendiri bangsa di BPUPKI. Sehari setelah kemerdekaan, ia mendapatkan ujian, tujuh kata sila pertama harus dihapus. Tak berhenti di sini, ujian dari luar ...
Read more 0

Menertibkan Juru Dakwah Anti-Kebinekaan

Suara Kita
Tak diragukan lagi, dakwah dan ngaji on-line semakin ke sini semakin diminati. Bahkan boleh dikatakan, Indonesia adalah negara di mana intesitas konten-konten agama sangat tinggi. Bukan hanya vlog artis saja yang dicari, tapi materi-materi yang disajikan oleh ustad, kyai, motivator via on-line juga mendapat perhatian yang serius. Lihat saja, hampir setiap juru dakwah mempunyai followers ratusan ribu, bahkan jutaan orang. Materi yang disajikan, di-like, dikomentari, di-share ke berbagai sosial media ...
Read more 0

Mencari Vaksin Radikalisme

Mencari Vaksin Radikalisme
Suara Kita
Virus radikalisme sudah merebak kemana-mana. Hampir semua sektor dan lini kehidupan manusia sudah dimasukinya. Mulai dari dunia keagamaan, sosial, budaya, sampai ke mimbar akedemik dunia pendidikan. Bukan hanya Covid-19 yang perlu kita carikan vaksinnya, melainkan juga radikalisme harus ditemukan vaksinnya sebagai anti-virus untuk memproteksi imunitas kolektif sosial kita. Bentuknya pun bermacama-macama. Ada virus radikalisme berbentuk takfiri, jihadi, dan ideologi-politik. Virus radikalisme berbentuk takfiri adalah suatu sikap atau tindakan yang meng-kafir-kan ...
Read more 0

Strategi Budaya Menolak Ideologi Khilafah

Suara Kita
Setidaknya Pemerintah sudah mengeluarkan dua peraturan terkait dengan pelarangan ideologi khilafah. Pertama, adalah pelarangan terkait dengan organisasi. Kedua, pelarangan terkait individu untuk menyebarkan ideologi khilafah. Melihat semakin massifnya penyebaran ideologi khilafah yang bertentangan dengan Pancasila dan NKRI, kedua bentuk peraturan itu sama-sama bertujuan untuk stabilitas politik dan keamanan negara. Pelarangan pemerintah ini ternyata mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, terutama ormas moderat seperti NU dan Muhammadiyah. NU sedari awal adalah ...
Read more 0

Siap Siaga Digital Membendung Paham Radikal

Siap Siaga Digital Membendung Paham Radikal
Suara Kita
Perkembangan teknologi-informasi membuat pola relasi  masyarakat berubah. Perubahan ini bisa dilihat dari sikap yang ditampilkan oleh  manusia yang seolah-olah menempatkan liyan di pojok nan jauh di sana. Relasi masyarakat  yang berbasis kemanusiaan di satu sisi, dan teknologi yang berbasis skill di sisi yang lain, ikut memperluas jarak itu.  Hampir keseluruhan hidup manusia tidak jauh dari internet. Internet bagi sebagaian orang –terutama kaum milenial –hampir sudah cukup memenuhi kebutuhan mereka. Termasuk ...
Read more 0

Kurban, Kemanusiaan, dan Semangat Nir-kekerasan

Kurban, Kemanusiaan, dan Semangat Nir-kekerasan
Suara Kita
Sebagai ibadah ritual, pertanyaan yang sering diajukan pada kurban adalah: Mengapa binatang kurban itu harus disembelih? Bukankah, menyembelih binatang merupakan suatu tindakan kekerasan (violence)? Apalagi sebelum disembeli, binatang itu diikat, ditarik, diinjak, dan darahnya mengalir kemana-mana. “Itu sangat tidak manusiawi,” kata sebagian pihak. Mengapa tidak diberikan saja binatang itu kepada fakir-miskin untuk dipelihara sehingga bisa berkembang biak dan hasilnya bisa dinikmati mereka? Pertanyaan itu sah-sah saja. Akan tetapi, pada konteks ...
Read more 0

Menangkal Kamuflase Kuda Troya Khilafah

Suara Kita
Berkamuflase adalah salah satu strategi jitu yang dimainkan oleh para pengusung khilafah untuk bertahan. Saat pemerintah sudah menjadikan organisasi mereka sebagai organisasi terlarang, mereka pun mencari segala cara –apa pun itu –untuk bisa eksis dalam menyebarkan paham khilafah. Salah satu bentuk kamuflase yang dimainkan sekarang adalah lewat aksi membela Pancasila. Dengan berkoar-koar bahwa mereka sangat peduli dengan Pancasila; sangat menjaga keberlangsungan Pancasila; dan sangat semangat dalam “mempertahankan” Pancasila, seolah-olah meraka ...
Read more 1

Siaga dari Provokasi yang Memecah Belah Persatuan

Siaga dari Provokasi yang Memecah Belah Persatuan
Suara Kita
Pancasila itu sejatinya alat pemersatu. Segala perbedaan dan keragaman bisa bernaung di bawah payung Pancasila. Pancasila sangat akomodatif terhadap pluralitas budaya, agama, tradisi, suku dari bangsa ini. Akan tetapi, akhir-akhir ini, seolah-olah ada yang memanfaatkan Pancasila sebagai alat untuk memecah bela bangsa. Pancasila diperalat sebagai cambuk untuk “menghakimi dan menjatuhkan” orang/kelompok lain. Kalian tidak Pancasilais, kami yang Pancasilais. Kalian ingin melemahkan Pancasila, kami yang membela Pancasila. Dan, sederet pembelahan lainnya, ...
Read more 1