Senin, 24 Januari, 2022
Informasi Damai
Archives by: Nur Atikah Rahmy

Nur Atikah Rahmy

0 comments

Nur Atikah Rahmy Posts

Arif dalam Berdakwah, Kunci Merawat Kebhinekaan

Suara Kita
Ada semacam anggapan bahwa dakwah kalau tidak kasar, tidak menjelek-jelekkan agama/kepercayaan orang lain atau tidak menghina pemerintah, itu bukanlah dakwah dan itu bukanlah ulama yang sebenarnya. Ini bisa dilihat dari komentar-komentar di media sosial. Para penceramah yang kasar, provokatif, dan penuh caci-maki lebih banyak penontonnya ketimbang dakwah yang lembut, sejuk, dan penuh kedamaian. Bahkan ada semacam standar di sebagian pihak, penceramah atau ulama yang benar itu adalah ulama yang dibencii ...
Read more 0

Stop Provokasi yang Berlindung di Bawah Tameng Kebebasan

Stop Provokasi yang Berlindung di Bawah Tameng Kebebasan
Suara Kita
Kebebasan sering ditafsirkan sebagai sesuatu yang tanpa ada aturan. Seolah-oleh kebebasan itu adalah bebas melakukan apa saja, tanpa mengindahkan kaidah pergaulan antar manusia dan rambu-rambu dalam berbangsa dan bernegara.   Provokasi dan aspirasi, misalnya, keduanya sering kali tidak bisa dibedakan atau malah dikaburkan. Padahal, keduanya adalah hal yang sangat berbeda. Yang pertama adalah aksi anarkis yang ingin membuat suasana menjadi ruwet, tak terkontrol, dan memanas. Yang kedua merupakan pendapat publik ...
Read more 3

Menangkal Provokasi Berkedok Demokrasi

Menangkal Provokasi Berkedok Demokrasi
Suara Kita
Sering kali demokrasi itu disalahpahami atau disalahgunakan. Seolah-olah demokrasi itu adalah bebas sebebas-bebasnya tanpa batas. Atas nama kebebasan, seolah-olah apapun boleh dilakukan. Menjelek-jelakkan orang lain, menyerang pribadi, memprovokasi, menyebar hoax, mencaci-maki, dan mengumbar ujaran kebencian. Ketika orang model beginian ditegur. Mereka langsung menjawab. Ini negara demokrasi bung. Semua boleh bersuara. Bukan hanya media besar. Siapa pun punya hak, kata mereka. Memang betul bahwa demokrasi mengakuai itu. Konstitusi menjamin kebebasan itu. ...
Read more 1

Sertifikasi Wawasan Kebangsaan bagi Penceramah, Perlukah?

Sertifikasi Wawasan Kebangsaan bagi Penceramah, Perlukah?
Suara Kita
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kembali mewacankan akan adanya sertifikasi wawasan kebangsaan bagi para penceramah. Ini dilakukan mengingat menjamurnya para penceramah agama yang provokatif, jauh dari nilai-nilai kebangsaan, bahkan tak jarang ada yang secara terbuka menentang konsensus kebangsaan. Gus Yaqut, sapaan akrabnya, sudah memastikan akan melakukan sertifikasi itu. Sertifikasi dilakukan dengan memberikan bimbingan soal moderasi beragama bagi para dai. “ Fasilitas pembinaan ini untuk meningkatkan kompetensi para dalam menjawab dan ...
Read more 0

Sertifikasi Wawasan Kebangsaan bagi Penceramah, Perlukah?

Sertifikasi Wawasan Kebangsaan bagi Penceramah, Perlukah?
Suara Kita
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kembali mewacankan akan adanya sertifikasi wawasan kebangsaan bagi para penceramah. Ini dilakukan mengingat menjamurnya para penceramah agama yang provokatif, jauh dari nilai-nilai kebangsaan, bahkan tak jarang ada yang secara terbuka menentang konsensus kebangsaan. Gus Yaqut, sapaan akrabnya, sudah memastikan akan melakukan sertifikasi itu. Sertifikasi dilakukan dengan memberikan bimbingan soal moderasi beragama bagi para dai. “ Fasilitas pembinaan ini untuk meningkatkan kompetensi para dalam menjawab dan ...
Read more 1

Belajar kepada Gus Dur Bagaimana Menyikapi Konflik Israel-Palestina

Belajar kepada Gus Dur Bagaimana Menyikapi Konflik Israel-Palestina
Suara Kita
Jika ingin mendamaikan dua pihak yang bertikai, maka langkah paling riil adalah dengan tidak memihak kepada salah satu pihak. Ini adalah logika sederhana, tetapi dalam realitanya sangat sulit kita laksanakan. Dalam konteks konflik Israel-Palestina misalnya, kita bukan saja tidak bisa bersikap di tengah, malah terjebak pada luapan emosi yang menggebu-gebu, memojokkan satu pihak, sambil membela habis-habisan pihak lain. Selama masih ada permusuhan, perdamaian tak akan tercapai. Selama masih kita memojokkan ...
Read more 0

Lebaran Virtual, Memperkokoh Persaudaraan di Era Pandemi

Lebaran Virtual, Memperkokoh Persaudaraan di Era Pandemi
Suara Kita
Idul Fitri tahun ini kita masih dalam suasana pendemi. Covid-19 belum ada tanda-tanda akan hilang. Berkaca pada tahun sebelumnya (2020), angka kasus positif Corona meningkat seiring dengan banyaknya warga yang mudik. Sama dengan tahun 2020, tahun ini pun pemerintah melarang warga untuk melakukan mudik dalam arti tradisional. Artinya, untuk sementara waktu, pulang kampung dan berjumpa dengan sanak family ditunda dulu. Ini semua dilakukan demi kamaslahatan bersama. Meski mudik tradisional, saya ...
Read more 0

Menahan Diri dari Hoax

Menahan Diri dari Hoax
Suara Kita
Tingkat penyebaran hoax di sosial media  semakin akut. Data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan, bahwa ada 94 hoax per minggu berseliweran di sosial media. Banyaknya hoax dan ujaran kebencian baik di dunia nyata maupun maya, tidak lepas dari hilangnya rasa kemanusiaan di antara kita, khususnya pengguna medsos. Kemanusiaan adalah rasa untuk melihat dan memposisikan manusia sebagai makhluk yang bermartabat dengan segenap hak yang dimilikinya. Rasa aman, diperlakukan dengan baik, ...
Read more 0

Dakwah Moderasi Milenial, Membendung Paham Radikal Lewat Dunia Digital

Dakwah Moderasi Milenial, Membendung Paham Radikal Lewat Dunia Digital
Suara Kita
Kita dikejutkan dengan fakta bahwa pelaku bom bunuh diri di Makassar dan aksi teror di Mabes Polri dilakukan oleh anak-anak muda. Anak yang mudah yang seharusnya menjadi generasi bangsa, justru masuk dalam kubangan aksi teror yang jauh kemanusiaan. Milenial sebagai aktor terorisme di Indonesia bukan kali ini saja. Beberapa kasus teror di Indonesia pelakunya adalah anak-anak muda kelahiran sembilan puluhan.  Bagaimana ini bisa terjadi? Sebagian kalangan menyatakan ini akibat dari ...
Read more 5

Pentingnya Laku Kesalehan Publik

Pentingnya Laku Kesalehan Publik
Suara Kita
Kesalehan publik beda dengan dua kesalehan yang sudah dikenal di masyarakat, yakni kesalehan individual dan kesalehan sosial. Kesalehan individual ditandai dengan tingkat ketaatan seorang terhadap segala bentuk ibadah ritual, seperti shalat, puasa, zakat, dan haji. Ada sebagian orang –dengan salah kaprah –menyamakan kesalehan sosial dengan kesalehan publik. Padahal keduanya sangat berbeda. Kesalehan sosial ditandai dengan sikap hidup filantropis, suka membantu orang, mau berempati dengan yang lain. Sementara, keselehan publik adalah ...
Read more 0