Kamis, 4 Maret, 2021
Informasi Damai
Archives by: Nur Atikah Rahmy

Nur Atikah Rahmy

0 comments

Nur Atikah Rahmy Posts

Kembali ke Dakwah Nusantara yang Damai dan Toleran

Kembali ke Dakwah Nusantara yang Damai dan Toleran
Suara Kita
Beberapa minggu lalu, dunia maya sempat heboh gara-gara pengakuan seorang ustad-muallaf, Yahya Waloni dalam ceramahnya yang sengaja menabrak anjing hingga kakinya pincang. “Kutabrak juga seekor anjing, enggak tahu punya siapa. Dia lari pincang kakinya. Kalau kambing masih saya rem, tapi kulihat anjing, najis kutembak satu yang paling depan,’’ ungkapnya. Pernyataan ini diungkapkan dengan penuh kesombongan, seolah-olah itu adalah perilaku yang sangat terpuji. Publik pun  mengutuk. Bagaimana bisa seorang ustad justru ...
Read more 0

Ormas Jangan Menjadikan Ulama dan Umara Bermusuhan

Ormas Jangan Menjadikan Ulama dan Umara Bermusuhan
Suara Kita
Pada dasarnya ormas itu adalah wadah yang bisa menjembatani antara ulama dan umara. Masukan, kritikan, dan pandangan ulama sering disuarakan lewat ormas. Itulah sebabnya, oleh sebagian pakar menyebut, salah satu cara mewujudkan masyarakat madani adalah dengan mengaktifkan ormas. Mengaktifkan ormas maksudnya bukan berarti ormas menjadi rival negara atau ormas menjadi seperti negara dalam negara, melainkan bersifat aktif dalam menjalankan dan membantu agar tercapainya tujuan-tujuan negara. Posisi strategis ini, belakangan dirusak ...
Read more 0

Resolusi 2021, Gerak Kolektif Menebar Narasi Perdamaian

Resolusi 2021, Gerak Kolektif Menebar Narasi Perdamaian
Suara Kita
Dari tahun ke tahun, masalah yang dihadapi oleh negeri ini hampir sama, yakni menguatnya polarisasi di tengah masyarakat akibat dari merebaknya ujaran kebencian dan segala turunannya. Muara dari semuanya, adalah masih massifnya politik identitas dimainkan oleh pihak-pihak tertentu. Pilpers sudah berlalu, tetapi pola pikir dikotomik, yang membagi manusia menjadi ke dalam dua kubu yang bersitegang, masih saja dipelihara. Pilkada sudah selesai, tetapi dendam sebab jagoanya kalah masih bisa kita lihat ...
Read more 0

Para Pembela yang Merusak Agama

Para Pembela yang Merusak Agama
Suara Kita
Pasca reformasi, muncul satu gerakan keagamaan di Indonesia yang mengatasnamakan dirinya sebagai pembela Islam. Islam perlu dibela menurut kelompok ini, sebab seringkali Islam terzalimi. Perasaan terzalimi inilah yang menggerakkan banyak anak muda yang tergiur dan masuk ke gerakan ini. Makna membela versi kelompok ini ternyata beda dengan makna “membela” versi Al-Quran. Membela versi Al-Quran adalah membumikan tujuan agama. Tujuan agama tidak lain adalah kemanusiaan dan perdamaian. Maka membela Islam –Al-Quran ...
Read more 0

Yang Hilang dari Dakwah: Kesejukan!

Suara Kita
Seorang kawan pernah berkomentar ketika dia melihat saya mendengarkan ceramah agama di Youtube: “Kamu masih suka dengarin ceramah?” “Ya sesekali” saya jawab. “Saya udah lama tak mau mendengarkan ceramah agama.” “Kenapa?” Saya bilang. “Muak saya dengarin ceramah. Isinya marah-marah, kata-kata kotor, melaknat, dan menyesatkan agama orang lain.” Saya sebenarnya pengen menjelaskan kepadanya, bahwa masih banyak ustad, tokoh agama, yang menyampaikan pesan-pesan agama penuh dengan kelembutan dan kesejukan. Tapi toh, dari ...
Read more 0

Menyoal Islamisasi Kepahlawanan

Suara Kita
Pasca orde baru, ada semacam upaya untuk menyodorkan sejarah alternatif ke publik yang berbeda dari sejarah mainstream versi pemerintah. Usaha ini kadang disebut oleh para pengusungnya sebagai upaya “meluruskan” sejarah. Usaha seperti ini tentu sangat perlu dan harus diapresiasi, dengan catatan selama ia tetap dalam prinsip-prinsip penelitian sejarah bukan hasil rekaan, imajinasi kosong, apalagi terjebak pada romantisme yang kebablasan. Salah satu usaha itu adalah Islamisasi sejarah. Puncak dari Islamisasi sejarah ...
Read more 0

Euforia Kebebasan dan Demo Anarkis

Suara Kita
Kebebasan untuk mengekspresikan pendapat dijamin oleh konstitusi. Itu adalah hak yang dilindungi, dan setiap orang (juga negara) harus menghormati hak itu. Akan tetapi, kebebasan itu bukan kebebasan sebebas-bebasnya. Ada batasan dan aturan mainnya. Apa batasannya? Setidaknya ada dua: pertama, tetap dalam koridor ketertiban umum, kedua, tidak keluar dari kerangka damai. Ketertiban yang dimaksud termasuk jangan sampai membuat suasana anarkis, merusak fasilitas umum, tindakan yang mencederai rasa keamanan warga. Dengan demikian, ...
Read more 0

Konsensus Nasional: Menolak Ekstremisme, Merawat Kemaslahatan Bangsa

Suara Kita
Sejak awal, konsensus yang dibangun Indonesia adalah kesepakatan (ijma’) dengan sistem dan cara berpikir yang moderat. Kesepakatan Indonesia tidak ekstrem kanan, yang meletakkan kebebasan individu sebagai dasar (liberal). Juga tidak ekstrem kiri, yang menjadikan kemasyarakatan sebagai simbol kebebasan, yang berujung pada otoritarianisme penguasa (komunis). Konsensus Indonesia berada di tengah-tengah, menjadikan manusia sebagai makhluk hidup penuh hikmah-kebijaksanaan. Jika liberalisme memiliki falsafah manusia sebagai  individu yang bebas. Komunisme meneguhkan kerakyatan sebagai komponen ...
Read more 0

Dakwah Moderasi Berbasis Budaya

Dakwah Moderasi Berbasis Budaya
Suara Kita
Salah satu keistimewaan dakwah Islam di Indonesia adalah adanya dakwah pendekatan kultural. Para ulama zaman dulu berusaha meninggalkan metode dakwah surga-neraka, mukmin-kafir, halal-haram, dan hitam-putih. Dakwah dengan pendekatan politik, provokasi, apalagi ada ideologi tertentu yang dibawa –sangat dihindari. Khusus cara yang disebutkan terakhir malah akan menimbulkan konfrontasi dengan penguasa dan penduduk setempat. Indonesia dengan ragam budaya, adat istiadat, dan tradisi, tentunya sangat cocok dan menjadi tempat subur untuk menggunakan pendekatan ...
Read more 0

Yang Hilang Dari Juru Dakwah: Akhlak!

Yang Hilang Dari Juru Dakwah: Akhlak!
Suara Kita
Kelemahan sebagian besar dari para juru dakwah saat ini adalah tidak bisa menyelaraskan pemahaman keagamaan dan pemahaman kebangsaan. Padahal, dalam konteks Islam Nusantara –keduanya ibarat dua sisi mata uang: tidak bisa dipisahkan! Efek dari tidak terkoneksinya wawasan agama dan wawasan kebangsaan adalah ruang publik dakwah dan media media sosial hari ini dibanjiri dengan dakwah yang mempertajam jurang perbedaan, sibuk dengan agamanya sendiri, menutup diri, dan membangun tembok eksklusifitasnya masing-masing. Bahkan ...
Read more 0