Kiai Hasyim, ia seorang ulama yang mempunyai kepedulian tinggi terhadap umat dan bangsa yang majemuk. Sebab, ulama bukanlah identitas yang terisolasi dengan realitas sosial. Ulama adalah pemimpin umat, perannya melakukan pencerahan dan pemberdayaan umat. Zuhairi Miswari yang menuliskan tentang Hadratussaikh Hasyim Asy’ari. Mengemukakan bahwa sebagai seorang warga negara, kiai Hasyim ...
Read more 0 Narasi
Dalam karyanya Republik, Plato (427-437 SM) meresmikan alasan bahwa sebuah negara ideal akan bersandar pada empat sifat baik (kebijakan, keberanian, pantangan, dan keadilan). Disini salah satu sifat baiknya adalah keadilan. Keadilan menurut sebagian orang adalah kesamaan. Padahal tentu bukan kesamaan tujuan esensial dari keadilan. Keadilan bermakna menempatkan segala sesuatu pada ...
Read more 0 Generasi muda merupakan penentu nasib bangsa dan dunia di masa mendatang. Ketika generasi mudanya bisa menjaga persatuan dalam perbedaan, maka negara akan menjadi aman dan tenteram. Sebaliknya, jika generasi mudanya mengedepankan egoisme sehingga radikalisme terjadi di mana-mana, maka kerusakan zaman tinggal menunggu saatnya (fantaziri sa’ah). Radikalisme merupakan salah satu penyakit ...
Read more 0 “Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia, dan mereka kembali mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka diliputi kerendahan.”(QS. Ali Imran 12) Ayat ini menjadi refleksi sangat penting untuk pahlawan zaman now, yakni Islam sangat menjaga segala ...
Read more 0 Sejarah telah membuktikan bahwasanya pemuda adalah salah satu pilar yang memiliki peran besar dalam perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga maju mundurnya suatu negara sedikit banyak ditentukan oleh pemikiran dan kontribusi aktif dari pemuda di negara tersebut. Begitu juga dalam lingkup kehidupan bermasyarakat, pemuda merupakan satu identitas yang potensial dalam ...
Read more 2 Dalam banyak kejadian, anak muda merupakan sasaran empuk kelompok kekerasan, bahkan sudah banyak yang menjadi pelaku berbagai aksi terorisme. Pertanyaannya kenapa yang muda rentan menjadi radikal? Banyak perdebatan seputar faktor yang menyebabkan generasi muda jatuh dalam godaan dan buaian kelompok kekerasan. Beberapa riset empiris terhadap beberapa kelompok radikal terorisme menyebutkan ...
Read more 0 Generasi muda merupakan target untuk direkrut menjadi anggota jaringan radikalisme-teroris. Selain itu, karena memang radikalisme-terorisme sangat dekat sekali dengan generasi muda. Sehingga tidak heran jika mereka dengan mudah meracuni pikiran generasi muda dengan paham radikal. Apalagi generasi muda tersebut adalah mereka yang putus sekolah, buta huruf, miskin, dan juga penganguran. ...
Read more 0 Pemuda menjadi target utama doktrinasi ideologi radikal terorisme bagi gerakan kelompok radikal. Bahwa hampir mayoritas pelaku bom dan kekerasan teror di Indonesia berumur antara 19-35. Fakta bahwa 80% dari 600 terduga teroris yang ditangkap adalah remaja berumur 18-30 tahun. Saya sontak merinding sekaligus merenung ketika disuguhkan data mengenai hal ini ...
Read more 0 “Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda. Kalau sekedar mewarisi abu, Saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir,” (Bung Karno) Kutipan pidato Bung Karno di atas menegaskan pada kita semua sebagai generasi muda ...
Read more 0 Pujangga asal Mesir, Syeikh Musthafa al-Ghulayaini, menyatakan: “Inna fi yadd al-syubban amr al-ummah wa fi aqdamihim hayataha / Sungguh, di tangan para pemudalah urusan umat ini. Dan di bawah kaki pemudalah hidup mereka.” Sebab, syubban al-yaum rijal al-ghadd / the young today is the leader tomorrow. Pemuda hari ini adalah ...
Read more 0
