Indonesia adalah satu-satunya negara di dunia yang terdiri dari aneka keragaman yang sungguh mengagumkan: agama, suku, ras, ormas keagamaan, afiliasi politik dan sebagainya. Dengan keragaman yang ada, potensi terjadinya konflik tentu terbuka lebar. Dan nyatanya, beberapa konflik yang dilatari oleh perbedaan itu masih saja terjadi. Bahkan akhir-akhir ini, keretakan kecil ...
Read more 0 Narasi
Agama adalah sumber kebahagiaan, kasih sayang, dan kedamaian. Agama bukanlah sumber bencana, bukan perusak harmoni antar sesama. Kalau ada pihak yang bertindak atas nama agama terbukti merusak harmoni antar sesama, besar kemungkinan ada salah paham dan gagal paham dalam memahami ajaran agama. Termasuk dalam berbangsa dan bernegara. Jangan sampai agama ...
Read more 0 “..dinamika hubungan agama dan negara telah menjadi faktor kunci dalam sejarah peradaban umat manusia. Di samping dapat melahirkan kemajuan besar, hubungan antara keduanya juga telah menimbulkan malapetaka besar…” (Masdar F. Mas’udi, 2006). Problematika keagamaan (Islam) global dewasa ini, dalam perkembangannya bukan hanya berkisar pada soal interpretasi teks keagamaan, melainkan ...
Read more 0 Banyak umat Islam menganggap bahwa sistem demokrasi bertentangan dengan syariat Islam. Tidak hanya bertentangan, demokrasi juga dituduh sebagai sistem thaghut ciptaan manusia yang penuh hawa nafsu. Sementara Islam menghendaki agar segala seluk beluk kehidupan umat Islam termasuk sistem negara harus menyatu. Karena itu marak tawaran sistem politik Islam yang disebut ...
Read more 0 Pada tahun 1964, Presiden Soekarno mengeluarkan Kepres No. 108 Tahun 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan. Presiden Soekarno juga menetapkan hari lahir Kartini, 21 April, sebagai Hari Kartini. Kini, Hari Kartini diperingati setiap tahun untuk menyuarakan kesetaraan kaum perempuan, baik dalam hal pendidikan maupun berbagai aspek lainnya. Makna Hari ...
Read more 0 Sekalipun masih ada yang mengatakan bahwa peran perempuan tidak signifikan, nyatanya perempuan sampai hari ini masih mewarnai dinamika kehidupan dunia. Dalam konteks Indonesia, misalnya, ada srikandi-srikandi yang luar biasa. Dikatakan demikian karena sumbangsihnya dan dedikasinya untuk negeri ini benar-benar dirasakan sampai sampai hari ini. Diantara srikandi itu ada yang namanya ...
Read more 0 Pelibatan wanita dalam kegiatan teroris adalah hal yang sangat meresahkan. Semakin hari, jumlahnya pun terus bertambah. Wanita tidak hanya dimanfaatkan di balik layar gerakan radikal, pada beberapa kasus bahkan wanita sendiri yang didorong untuk menjadi “pengantin”. Kita beruntung, Indonesia belum pernah mengalami kejadian wanita yang langsung melakukan aksi terorisme dan ...
Read more 0 Perempuan menjadi aktor penting dibalik maraknya radikalisme. Perempuan bisa menjadi korban, karena banyak laki-laki yang ikut jaringan teroris kemudian meninggalkan keluarga. Perempuan akhirnya harus menanggung keluarga sendiri, menjadi ibu rumah tangga sekaligus kepala keluarga. Isri para korban bom bunuh diri termasuk kategori ini, karena mereka menanggung beban berat setelah ditinggalkan ...
Read more 0 Dalam beberapa waktu belakangan ini, penyebaran benih-benih radikalisme tidak hanya mengincar anak-anak muda. Namun juga anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan. Bahkan, anak-anak yang masih senang bermain kerap kali dicekoki ajaran-ajaran radikalisme. Tentunya, cara ini dilakukan untuk menciptakan regenerasi sejak dini dari kalangan kaum radikal. Ketika benih-benih radikalisme ditanamkan sejak ...
Read more 0 “Saya Dulu Pendukung Negara Islam”. Itulah ungkapan bernada humoris Buya Ahmad Syafii Maarif, pada saat penulis silaturahim dan ngobrol santai dengan Sang Guru Bangsa ini di Nogotirto, Yogyakarta beberapa waktu lalu. Bagi penulis, pernyataan itu tidak mengagetkan, karena pemikiran beliau pada mulanya memang begitu adanya. Naluri “fundamentalis” dalam diri Buya ...
Read more 0
