Dewasa ini, konsep Khilafah Islamiyah kembali disuarakan oleh kelompok Islam. Meskipun kelompok tersebut minoritas, gerakan dan narasi-narasi yang dibangun di ruang publik cukup massif dan signifikan untuk merusak ideologi Pancasila yang sejak pertama telah disepakait oleh mayoritas warganegara Indonesia. Slogan-slogan yang dimunculkan cukup persuasif, salah satunya melalui pamflet atau spanduk ...
Read more 0 Narasi
Dalam kajian historikal atas bangsa ini, peran dan komitmen para ulama untuk memperjuangkan kemerdekaan sekaligus menjaga keutuhan NKRI tidak perlu lagi diragukan. Bahkan, lahirnya dasar negara Pancasila merupakan salah satu sumbang sih pemikiran para ulama. Demi tegaknya suatu negara yang menghargai perbedaan dan menjamin keberagaman, maka bangsa Indonesia dilahirkan bukan ...
Read more 0 Meskipun suatu persoalan yang kompleks, pokok dari upaya memerangi terorisme adalah melawan ideologi radikalisme yang menggerakkan orang-orang melakukan teror dan kekerasan. Melawan suatu ideologi dapat dilakukan dengan menanamkan, menguatkan, dan menyebarkan ideologi kebalikannya. Jika ideologi terorisme meracuni pikiran dan menggerakkan orang melakukan kekerasan, maka untuk menghadapinya kita harus menebarkan “ideologi” ...
Read more 0 Beberapa waktu lalu, di Stasiun Tanah Abang Jakarta, saya melihat serombongan wanita berjilbab panjang membawa spanduk seruan penegakan khilafah. Mereka membagi-bagikan bendera kecil yang disebutnya Liwa’ al-Nabi (bendera Nabi) pada anak-anak kecil yang tak tahu apa-apa. Bendera bertuliskan la ilaha illa Allah, itu dibagikan sembari berpoto selfi di dalam kereta ...
Read more 0 Di antara argumen kelompok maupun individu yang pro-khilafah, termasuk konteks Indonesia, adalah keyakinan bahwa kesempurnaan dalam berislam harus didukung oleh sistem negara yang secara formal menerapkan pula syariat Islam. Perjuangan mendirikan negara Islam, bagi kelompok ini, merupakan cita-cita yang harus diraih untuk mewujudkan—dalam istilah populer disebut “Islam kaffah”. Itulah sebabnya, ...
Read more 0 Dalam sejarah politik manapun, konsensus politik yang dicapai oleh kelompok mayoritas tidak serta-merta diterima oleh sebuah orang atau lapisan masyarakat. Karena pada dasarnya sbuah keputusan tidak bisa memuaskan semua pihak, pasti ada yang merasa dirugikan dengan alan masing-masing. Akan tetapi, kesepakatan mayoritas harus diterima dengan lapang dada. Dari sinilah muncul ...
Read more 0 Hal yang paling mengesankan bicara Islam di Indonesia adalah mayoritas. Namun kuantitas menunjukkan kualitas berupa nilai-nilai yang rahmatan lil alamin. Sejarahnya Islam hadir di Indonesia melalui cara-cara yang unik dan beragam. Islam hadir tanpa perang maupun pedang. Islam hadir dengan keramahan serta kesantunan, melalui perdagangan, pelayaran, dan dialog kebudayaan. Identitas ...
Read more 0 Berbicara tentang agama dalam diskursus tentang politik, tentu akan menempatkan kita pada luasnya literatur yang telah mengulas akan hal ini. Namun bila kita mempersempitnya pada locus tentang negara kita, maka mayoritas perdebatan banyak didominasi tentang bagaimana Islam sebagai agama mayoritas memberikan pengaruhnya pada negara ini. Sehingga bila kita mengikuti dinamika ...
Read more 0 Indonesia baru saja kehilangan salah satu guru bangsa. Kali ini adalah KH. Hasyim Muzadi, anggota Wantimpres dan mantan Ketum PBNU dua periode. Alumnus Ponpes Gontor ini wafat pada Kamis (16/3) pukul 06.15 WIB. Hasyim Muzadi selama hidupnya dikenal bersahaja, humoris, dan konsisten memperjuangkan terciptanya toleransi hingga level internasional. Indonesia sendiri ...
Read more 0 Saya mempelajari sistem khilafah yang ditawarkan banyak orang dari berbagai literatur klasik. Salah satu yang saya pelajari adalah sebuah kitab berjudul “al Khiafah Wal Mulk” karya Ibn Taymiyyah. Defenisi yang ditawarkan Ibn Taymiyyah dalam buku ini soal khalifah adalah orang yang mengganti posisi atau kedudukan orang lain. Dasar pemikiran Ibn ...
Read more 0
