Kuasa media—terutama media sosial—seperti telah menyibak integrasi warga. Masyarakat seperti terpecah pada kungkungan polarisasi opini yang terbangun dari informasi elektronik. Media sosial seperti dua mata pedang: selain satu sisi memiliki kontribusi positif bagi masyarakat, pada sisi lain juga begitu mudah disalahgunakan. Seperti fenomena mutakhir yang nyaris mendekte keutuhan NKRI. Keterlibatan ...
Read more 0 Narasi
“Four hostile newspapers are more to be feared than a thousand bayonets..” ― Napoléon Bonaparte “If you don’t read the newspaper, you’re uninformed. If you read the newspaper, you’re mis-informed.” ― Mark Twain Tiga puluh tahun yang lalu Marshall McLuhan telah memprediksi akan adanya global village dan pentingnya world wide ...
Read more 0 Media sosial dewasa ini telah membongkar batas-batas pergaulan yang sebelumnya masih menyisakan sekat norma dan etika. Media sosial juga melabrak batas usia dalam berinteraksi. Tidak ada strata sosial dalam berkomunikasi di media sosial. Bayangkan seorang tokoh nasional, kyai, ulama, pejabat yang dengan posisi terhormat dan disegani dapat berkomunikasi langsung dengan ...
Read more 0 Media sosial seperti facebook dan twitter diharapkan menjadi ruang publik baru, guna terciptanya sebuah kesepakatan bersama. Namun akhir-akhir ini, alih-alih menjadi ruang publik yang sehat, media sosial jurtru menjadi lahan subur berkembanganya caci-maki, yang disekenal dengan nama hate speech. Salah satu faktor yang mendukung kemajuan negara dengan sistem demokrasi adalah ...
Read more 0 Pew Research Center pernah melakukan survey dengan tema “The Political Environment on Social Media”. Meskipun survey ini dilakukan terhadap usia dewasa di Amerika Serikat, tetapi hasilnya sangat relevan dibandingkan dengan kondisi di Indonesia. Survey tersebut diselenggarakan sejak 12 Juli-12 Agustus 2016. Hasilnya, 20% pengguna media sosial menyukai postingan dan diskusi ...
Read more 0 Benar apa yang ada di dalam salah teori media dan masyakarat, betapa media menjadi jembatan jurang dan waktu. Kali ini, media sosial (medsos) menjadi salah satu media yang paling banyak digunakan masyarakat. Hampir bagi setiap individu menggunakannya. Mereka dapat dengan mudah, cepat, dan murah dalam rangka menginformasikan diri kepada publik ...
Read more 0 Islam (di) Indonesia terkesan menyeramkan akhir-akhir ini. Selain mengacu pada kasus-kasus tindakan barbar seperti bom bunuh diri (terorisme) yang pelakunya memang orang muslim, juga pada kasus mutaakhir yang saat sekarang sedang berlangsung, tentang efek tuntutan sebagian kelompok yang tidak sabar menunggu proses hukum terhadap tersangka Basuki Tjahaya Purnama, sehingga berencana ...
Read more 0 Di antara yang getol memusuhi Muhammad adalah Shofwan bin Umayyah. Setali tiga uang denganya, ayahnya, Umayyah, juga sangat memusuhi putera Abdullah dan Aminah itu. Anak dan Ayah yang kompak memusuhi kebenaran. Tidak hanya keduanya, banyak lagi orang Quraisy yang memusuhi Muhammad. Mereka bahkan tega mengusirnya dari Makkah, tanah kelahiran yang ...
Read more 0 Dwi warna merah dan putih yang menjadi warna bendera negara Indonesia bukanlah sekedar paduan warna. Founding Fathers bangsa ini, terutama Bung Karno tidak asal comot warna bendera merah putih itu. Bukan pula sekedar peristiwa heroik arek-arek Suroboyo pada 20 November 1945 yang berjibaku memanjat dinding hotel di Surabaya lantas merobek ...
Read more 0 Posisi antar kelompok di negara yang menjunjung kebhinnekaan ini, semakin tercerabut dari akar perdamaian dan larut dilanda kegoncangan dan ketidakharmonisan dalam bergaul. Premis-premis yang bersifat datar, temporer dan tidak mendalam dijadikan sebagai dasar pemantik kesenjangan sosial bahkan kekerasan oleh sebagian masyarakat Indonesia. Perubahan premis dari menjunjung tinggi persatuan dan perdamaian ...
Read more 0
